Kompas.com - 09/08/2021, 21:12 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIWali Kota Medan, Bobby Nasution

MEDAN, KOMPAS.com - Mengantisipasi tingginya animo masyarakat Kota Medan dalam mengikuti program vaksinasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan memperbanyak titik layanan vaksinasi.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkapkan, pihaknya akan memperbanyak titik vaksinasi di Medan hingga skala terkecil, bahkan hingga ke tingkat kelurahan.

Baca juga: Mulai Penuh, RS di Medan Mendirikan Tenda untuk Pasien Covid-19

"Jadi vaksinasi massal ke depannya, mulai agak kita kurangi, tapi kita perbanyak titiknya," kata Bobby usai rapat paripurna di DPRD Medan, Senin (9/8/2021).

Dia mengungkapkan, titik vasksinasi di Medan ke depan akan dipusatkan di puskesmas dan puskesmas pembantu (Pustu) yang ada di Medan.

Adapun saat ini kurang lebih ada 80 puskesmas dan Pustu di Medan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pantau Isolasi Lingkungan, Bobby Nasution: Saya Lihat Warga Senang

Fasilitas layanan kesehatan itu akan dijadikan pusat vaksinasi, sehingga warga Medan tak perlu jauh-jauh untuk memperoleh vaksin.

Rumah sakit juga tetap disiagakan untuk program ini. Pemkot Medan sendiri memasang target, setidaknya 200 dosis suntikan vaksin per hari untuk setiap puskesmas.

Dengan begitu, setidaknya sebanyak 16.000 dosis vaksin Covid-19 disuntikkan tiap hari di Medan.

"Itu baru dari faskes saja. Belum lagi dari rumah sakit dan vaksinasi yang dilaksanakan TNI-Polri," ungkap Bobby.

Bobby mengakui, dalam beberapa waktu belakangan, animo masyarakat Kota Medan dalam mengikuti program vaksinasi cukup tinggi.

Akibatnya, Kota Medan sampai saat ini masih kekurangan pasokan vaksin.

Kondisi ini juga membuat Pemkot Medan membatasi suntikan dosis pertama. Stok yang ada diprioritaskan untuk suntikan dosis kedua.

"Ke depan, harapan kita, seperti sudah diinformasikan, mudah-mudahan minggu depan dosis dari pemerintah pusat bisa lancar," pungkas Bobby.

Adapun dari 1,9 juta lebih jiwa penduduk Kota Medan yang menjadi target program vaksinasi, kini sebanyak 22,10 persen telah mendapat suntikan dosis pertama dan sebanyak 14,58 persen untuk suntikan dosis kedua.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Regional
Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Regional
Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Regional
Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Regional
Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Regional
Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Regional
Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Regional
Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Regional
Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Regional
Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Regional
Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Regional
Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Regional
Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Regional
Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.