Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/08/2021, 15:35 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Polisi menangkap dua pelaku kasus pemerkosaan terhadap seorang gadis yang bekerja sebagai pemasar produk atau sales promotion girl (SPG) di Kota Serang, Banten.

Kedua pelaku yakni Widodo (28) dan Maksun (21) diamankan petugas. Sementara pemerkosaan terjadi pada Sabtu (7/8/2021) dini hari.

"Kita amankan dua orang pelaku inisial W dan M yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan terhadap seorang wanita berumur 19 tahun," kata Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Ahiles Hutapea kepada wartawan, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Misteri Mayat Terbungkus Karpet Terungkap Berkat Rekaman CCTV, Korban Dibunuh Sopir dan Kernet yang Coba Memerkosanya

Korban tak curiga karena kenal dengan pelaku

Hutapea menjelaskan, kasus pemerkosaan bermula saat pelaku Widodo menghubungi korbannya untuk mengajak nongkrong.

Korban yang merasa tidak curiga akan diperkosa lantas meminta untuk dijemput.

"Pelaku sebelumnya sudah kenal dengan korban, tapi sudah lost contact cukup lama. Kemudian dihubungi kembali dan mengajak untuk ketemu," ujar Hutapea didampingi Kasat Reskrim AKP M. Nandar.

Gayung pun menyambut, pelaku Widodo kemudian menjemput korban menggunaan mobil Toyota Agya dengan nomor polisi B 1633 NIE.

Baca juga: Jual Ponsel via Facebook, Mahasiswi di Padang Malah Dirampok dan Nyaris Diperkosa

Korban dibawa ke lokasi kerja pelaku

Setelah bertemu, pelaku Widodo kemudian membawa korban ke sebuah toko pot bunga tempat pelaku bekerja di daerah Ciracas, Kota Serang.

Di lokasi, korban disuguhi minuman keras oleh pelaku dan empat orang temannya hingga mabuk.

Setelah korban mabuk, pelaku Widodo langsung mengajak dan memaksa korban ke dalam kamar. Korban pun diperkosa. 

Usai puas, pelaku lainnya Maksun masuk ke dalam kamar untuk memerkosa korban.

"Salah satu teman masuk dan melakukan perbuatan yang sama, korban teriak tidak berdaya," ungkap Hutapea.

 

Korban berhasil melarikan diri

Korban lalu berhasil melarikan diri dan meminta tolong kepada warga sekitar, kemudian melaporkan kasus pemerkosaan tersebut ke Mapolres Serang.

Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Seeang Kota langsung bergerak melakukan penangkapan di sekitar lokasi kejadian.

"Kita tangkap pelaku di sekitar lokasi, karena korban juga mengenal salah satu pelaku,"  kata Hutapea.

Pelaku terancam 12 tahun penjara, korban trauma

Kedua pelaku dikenakan Pasal 285 KUHPidana tentang tindak pidana pemerkosaan dengan anacaman kurungan penjara 12 tahun.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP M. Nandar menambahkan, korban yang berprofesi sebagai Sales Promotion Girl itu kini mengalami trauma.

"Korban kerjanya SPG produk, kalau pelaku penjaga toko," kata Nandar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemensos Dampingi 10 Siswa Korban Pencabulan Guru di Sumenep

Kemensos Dampingi 10 Siswa Korban Pencabulan Guru di Sumenep

Regional
Setubuhi Gadis 15 Tahun, 2 Pria di Nunukan Diamankan Polisi

Setubuhi Gadis 15 Tahun, 2 Pria di Nunukan Diamankan Polisi

Regional
Wali Kota Surabaya Ancam Pidanakan ASN Kedapatan Pungli

Wali Kota Surabaya Ancam Pidanakan ASN Kedapatan Pungli

Regional
Polisi Depresi Teror Warga Pakai Sajam, Dirawat Inap di Rumah Sakit Jiwa

Polisi Depresi Teror Warga Pakai Sajam, Dirawat Inap di Rumah Sakit Jiwa

Regional
Buaya 4 Meter Ditangkap Warga di Maluku Tengah Saat Hendak memasuki Kebun

Buaya 4 Meter Ditangkap Warga di Maluku Tengah Saat Hendak memasuki Kebun

Regional
Pesawat Gagal Mendarat, Airlangga Batal Hadiri Natal Nasional Partai Golkar di Manado

Pesawat Gagal Mendarat, Airlangga Batal Hadiri Natal Nasional Partai Golkar di Manado

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 Januari 2023

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 Januari 2023

Regional
Cerita di Balik Kaesang Tertarik Politik yang Bikin Jokowi Kaget, Sebelumnya Presiden Bertemu FX Rudy

Cerita di Balik Kaesang Tertarik Politik yang Bikin Jokowi Kaget, Sebelumnya Presiden Bertemu FX Rudy

Regional
Update Banjir dan Longsor di Manado, 3 Orang Tewas

Update Banjir dan Longsor di Manado, 3 Orang Tewas

Regional
22 Orang Jadi Tersangka Penambang Emas Ilegal di Jember

22 Orang Jadi Tersangka Penambang Emas Ilegal di Jember

Regional
Gibran Ingatan Kaesang Lagi, Segera Bertemu FX Rudy jika Serius Ingin Terjun ke Politik

Gibran Ingatan Kaesang Lagi, Segera Bertemu FX Rudy jika Serius Ingin Terjun ke Politik

Regional
16.000 Pekerja Konstruksi Akan Berdatangan ke IKN di Bulan Februari hingga Maret

16.000 Pekerja Konstruksi Akan Berdatangan ke IKN di Bulan Februari hingga Maret

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Januari 2023

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Januari 2023

Regional
Ternak Babi Mati Mendadak di NTT Terus Meluas, Tersebar di 8 Wilayah

Ternak Babi Mati Mendadak di NTT Terus Meluas, Tersebar di 8 Wilayah

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2023

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.