Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Wisatawan Diselamatkan WNA Saat Terseret Ombak di Pantai Klingking Bali, Kondisi Pingsan dan Lemas

Kompas.com - 09/08/2021, 14:30 WIB
Ach Fawaidi,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

KLUNGKUNG, KOMPAS.com - Dua orang wisatawan domestik bernama Abdurrahman Ridho dan Dewi Amelia terseret ombak saat berkunjung ke Pantai Klingking Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Kepala BPBD Kabupaten Klungkung I Putu Widiada mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kedua wisatawan tersebut sempat bermain di pesisir pantai sembari berfoto bersama.

"Sebelumnya sempat bermain di pinggir pantai, akhirnya terseret ombak," kata Widiada saat dihubungi, Senin (9/8/2021).

Baca juga: WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang Bali, Sempat Kirim Pesan Tak Tahu Jalan

Kronologi

Menurut Widiada, peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/9/2021) sekitar pukul 11.00 Wita saat keduanya mandi dan bermain di Pantai Klingking.

Selang beberapa saat, wisatawan bernama Dewi Amelia terseret ombak hingga beberapa meter.

Melihat Dewi Amelia terseret ombak, Abdurrahman Ridho kemudian bermaksud menolong.

Namun karena kondisi ombak yang saat itu sangat besar, Abduraahman Ridho juga terseret arus ke tengah laut.

Beruntung, ada WNA yang menyelamatkan keduanya.

"Salah satu warga asing (WNA) yang ada di lokasi melihat kejadian tersebut, langsung membantu untuk menyelamatkan keduanya," kata Widiada.

Baca juga: Penny Terancam Hukuman Seumur Hidup Usai Korupsi Dana Bantuan PKH Rp 450 Juta

 

Tim gabungan lakukan evakuasi

Pada pukul 13.05 Wita, tim gabungan Basarnas, BPBD, Kepolisian, TNI dan masyarakat sekitar tiba di lokasi dan langsung melaksanakan evakuasi turun ke Pantai Klingking.

Saat diselamatkan ke pesisir, Abdurrahman Ridho yang berasal dari Batam tersebut dalam keadaan pingsan.

Sementara, Dewi Amelia yang berasa dari Jakarta sudah tampak lemas dan sangat kelelahan.

Kemudian pukul 14.00 Wita, keduanya dievakuasi naik dari Pantai Kelingking menuju parkiran atas Pantai Klingking dan langsung dibawa ke Puskesmas.

"Dibawa menuju Puskesmas 3 Nusa Penida dengan menggunakan Ambulance Puskesmas 3 Nusa Penida, keduanya selamat," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

2 Perahu Tabrakan di Perairan Nunukan, Dishub: Tak Ada Sanksi untuk Agen Pelayaran

2 Perahu Tabrakan di Perairan Nunukan, Dishub: Tak Ada Sanksi untuk Agen Pelayaran

Regional
Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Regional
Pangdam Kasuari Ingatkan Prajurit Kodam Tetap Waspada setelah Perubahan KKB Jadi OPM

Pangdam Kasuari Ingatkan Prajurit Kodam Tetap Waspada setelah Perubahan KKB Jadi OPM

Regional
Mentan Puji Merauke sebagai Surganya Pertanian

Mentan Puji Merauke sebagai Surganya Pertanian

Regional
Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Regional
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Regional
Misteri Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Palembang, Ada Pisau Berlumurah Darah dan Sandal di TKP

Misteri Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Palembang, Ada Pisau Berlumurah Darah dan Sandal di TKP

Regional
Bertemu Pembunuh Ibu dan Kakaknya, Bocah di Palembang Telepon Ayah Sambil Ketakutan

Bertemu Pembunuh Ibu dan Kakaknya, Bocah di Palembang Telepon Ayah Sambil Ketakutan

Regional
Anggota Polres Yahukimo Bripda OB Meninggal Dianiaya OTK

Anggota Polres Yahukimo Bripda OB Meninggal Dianiaya OTK

Regional
Mantan Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah Ditahan Kejati Sumsel

Mantan Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah Ditahan Kejati Sumsel

Regional
26 Pekerja Migran Asal NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 4 Bulan

26 Pekerja Migran Asal NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 4 Bulan

Regional
Perincian Sanksi untuk ASN di Semarang apabila Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2024

Perincian Sanksi untuk ASN di Semarang apabila Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2024

Regional
127 Perusahaan di Jateng Bermasalah soal THR, Paling Banyak Kota Semarang

127 Perusahaan di Jateng Bermasalah soal THR, Paling Banyak Kota Semarang

Regional
Kisah Jumadi, Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam dari Jambi ke Lubuk Linggau karena Upah Kerja Tak Dibayar

Kisah Jumadi, Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam dari Jambi ke Lubuk Linggau karena Upah Kerja Tak Dibayar

Regional
Gagalkan Aksi Pencurian hingga Terjungkal, Karyawan Alfamart di Semarang Naik Jabatan

Gagalkan Aksi Pencurian hingga Terjungkal, Karyawan Alfamart di Semarang Naik Jabatan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com