Kompas.com - 09/08/2021, 02:00 WIB
Sebanyak tiga pelaku perusakan ambulans asal Desa Mauta, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditangkap oleh Polres Alor. Dok Polres AlorSebanyak tiga pelaku perusakan ambulans asal Desa Mauta, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditangkap oleh Polres Alor.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Mobil ambulans puskesmas dirusak tiga pemuda saat melintas di Pasar Puntaru, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Ketiga pelaku diketahui berinisial NSB (25), RRM (21), dan RL (28), warga Desa Mauta, Kecamatan Pantar Tengah.

Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas mengatakan, insiden tersebut terjadi pada 31 Juli 2021.

Kejadian berawal saat mobil yang ditumpangi oleh tiga orang tenaga kesehatan (nakes) tersebut tidak bisa melintas di lokasi kejadian karena motor pelaku melintang di tengah jalan.

Baca juga: Tak Diberi Uang Rp 5.000 saat Palak Petugas Nakes, Tiga Pemuda Rusak Mobil Ambulans Puskesmas di NTT

Sang sopir ambulans bernama Jafudin Thalib kemudian turun dari mobil dan berusaha memindahkan motor tersebut.

Tapi tak lama setelah turun dari mobil itu, pelaku datang dan berusaha mendekati Jafudin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Melihat gelagat tidak baik dari salah satu pelaku, Jafudin Thalib langsung ketakutan dan masuk ke mobil," kata Agustinus, Minggu (8/8/2021).

Salah satu pelaku berinisial RRM kemudian berusaha melakukan pemalakan dengan meminta uang sebesar Rp 5.000 kepada salah satu nakes berinisial MB yang berada di dalam mobil.

Pelaku keponakan korban

Tapi saat sedang meminta uang tersebut, korban MB terkejut. Karena pelaku ternyata adalah keponakannya sendiri.

MB kemudian memukul kepala RRM dengan sandal karena malu dengan rekannya yang lain.

Merasa direndahkan oleh saudaranya itu, RRM tidak terima dan sempat cekcok mulut.

Mengetahui hal itu, rekan pelaku lainnya kemudian tidak terima dan langsung melakukan perusakan terhadap mobil ambulans milik Puskesmas Maliang tersebut.

"Kaca mobil, bodi dan spion mobil tersebut rusak," ujar Agustinus.

Baca juga: Kronologi 3 Pemuda Rusak Ambulans Puskesmas, gara-gara Tak Diberi Uang Rp 5.000 dan Dipukul Sendal

Saat terjadi keributan itu, beruntung ada warga sekitar yang memergokinya. Akhirnya pelaku kabur dan mobil ambulans tersebut diminta untuk melanjutkan perjalanan.

Lapor polisi dan pelaku ditangkap

Setelah berhasil meninggalkan lokasi kejadian, para korban selanjutnya mendatangi Mapolsek terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut.

Polisi yang mendapat laporan itu kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengembangan penyelidikan.

Setelah mendapatkan petunjuk lokasi persembunyian pelaku, polisi lalu melakukan penyisiran.

Para pelaku yang bersembunyi di dalam hutan itu akhirnya menyerahkan diri karena kelaparan dan kedinginan.

"Tiga pelaku ini kabur usai melakukan perusakan. Kita tangkap kemarin," ungkapnya.

Ketiga pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Alor untuk proses hukum lebih lanjut.

Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : I Kadek Wira Aditya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 November 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 November 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2021

Regional
Viral, Video Perempuan Histeris Dikirimi Peti Mati dan Salib Bertuliskan Namanya, Polisi Periksa Pengirimnya

Viral, Video Perempuan Histeris Dikirimi Peti Mati dan Salib Bertuliskan Namanya, Polisi Periksa Pengirimnya

Regional
UMK 2022 di Banten Sudah Ditetapkan, Ini Besarannya

UMK 2022 di Banten Sudah Ditetapkan, Ini Besarannya

Regional
Pemotor Tewas Setelah Tabrak Pikap Parkir di Jalan Trans Sulawesi, Sopirnya Kabur

Pemotor Tewas Setelah Tabrak Pikap Parkir di Jalan Trans Sulawesi, Sopirnya Kabur

Regional
Identitasnya Diketahui, Penyerang Asrama Mahasiswa di Makassar Diminta Serahkan Diri

Identitasnya Diketahui, Penyerang Asrama Mahasiswa di Makassar Diminta Serahkan Diri

Regional
Terjun ke Jurang 30 Meter untuk Bunuh Diri, Pria Ini Malah Selamat Setelah Bertahan 19 Jam

Terjun ke Jurang 30 Meter untuk Bunuh Diri, Pria Ini Malah Selamat Setelah Bertahan 19 Jam

Regional
Pemprov Jatim Pertimbangkan Usulan Kenaikan Upah, Massa Buruh di Gedung Grahadi Membubarkan Diri

Pemprov Jatim Pertimbangkan Usulan Kenaikan Upah, Massa Buruh di Gedung Grahadi Membubarkan Diri

Regional
Suami Merantau ke Jepang, Istrinya Diduga Selingkuh dengan Oknum Polisi

Suami Merantau ke Jepang, Istrinya Diduga Selingkuh dengan Oknum Polisi

Regional
Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan GOR di Kulon Progo Menang Praperadilan

Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan GOR di Kulon Progo Menang Praperadilan

Regional
Ridwan Kamil Tolak Rekomendasi UMK Karawang 2022 Naik 7,68 Persen

Ridwan Kamil Tolak Rekomendasi UMK Karawang 2022 Naik 7,68 Persen

Regional
Pemprov Jatim Buat Kesepakatan dengan Buruh soal Upah Minimum, Ini Isinya

Pemprov Jatim Buat Kesepakatan dengan Buruh soal Upah Minimum, Ini Isinya

Regional
Pembunuhan Wanita Muda di Jalan Kaliurang, Polisi Tangkap Pelajar SMK dan Amankan Barang Bukti

Pembunuhan Wanita Muda di Jalan Kaliurang, Polisi Tangkap Pelajar SMK dan Amankan Barang Bukti

Regional
Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Seksual Dosen Saat Bimbingan Skripsi Akhirnya Lapor Polisi

Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Seksual Dosen Saat Bimbingan Skripsi Akhirnya Lapor Polisi

Regional
Sakit Hati Sering Diejek, Pemuda di Lampung Bunuh Temannya, 4 Pelaku Ditangkap

Sakit Hati Sering Diejek, Pemuda di Lampung Bunuh Temannya, 4 Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.