Jurus Gibran Lawan Covid-19 di Solo, Naikkan Anggaran Darurat 1.000 Persen hingga Rencana Potong Tunjangan PNS

Kompas.com - 08/08/2021, 06:30 WIB
Calon Wali Kota Solo dari Partai PDI Perjuangan Gibran Rakabuming Raka menggelar jumpa pers terkait hasil hitung cepat internal partai di kantor DPC PDI Perjuangan, Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12/2020). Berdasarkan hasil hitung cepat internal partai hingga Rabu (9/12/2020) sore, pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa memperoleh suara sekitar 85 persen, atau unggul atas pasangan Bagyo Wahyono-FX. Suparjo dengan suara sekitar 14 persen pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Pilkada 2020. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHACalon Wali Kota Solo dari Partai PDI Perjuangan Gibran Rakabuming Raka menggelar jumpa pers terkait hasil hitung cepat internal partai di kantor DPC PDI Perjuangan, Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12/2020). Berdasarkan hasil hitung cepat internal partai hingga Rabu (9/12/2020) sore, pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa memperoleh suara sekitar 85 persen, atau unggul atas pasangan Bagyo Wahyono-FX. Suparjo dengan suara sekitar 14 persen pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Pilkada 2020. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.

KOMPAS.com - Di usianya yang ke-34 tahun, Gibran Rakabuming Raka terpilih sebagai Wali Kota Solo.

Berbagai masalah menanti Gibran sejak dilantik pada Februari 2021, terutama tentang penanganan Covid-19..

Dengan semangat muda, Gibran selalu mengusung jargon tentang percepatan vaksinasi sejak awal kepemimpinan.

"Kebut vaksinasi, kebut pemulihan ekonomi," kata Gibran usai dilantik di Gedung Graha Paripurna DPRD Solo, Jumat (26/2/2021).

Berbagai inovasi program penanganan Covid-19 dilakukan putra sulung Presiden Joko Widodo itu, mulai dari percepatan vaksinasi, memasifkan testing, hingga menyelesaikan persoalan oksigen.

Selain itu, ada juga kebijakan lainnya, seperti pemotongan tunjangan PNS untuk memenuhi anggaran Covid-19 yang mencapai Rp 110 miliar.

Baca juga: Gibran Optimistis Herd Immunity Tercapai Akhir Agustus di Solo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Klaim capaian vaksinasi tertinggi di Jateng

Ilustrasi vaksinasi covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi vaksinasi covid-19.

Enam bulan menjabat, Gibran menyebutkan, vaksinasi di Solo telah mencapai 71,5 persen dari target pada 6 Agustus 2021.

Dia pun optimistis target vaksinasi bisa tercapai di akhir Agustus 2021.

"Vaksinasi kita paling cepat. Capaiannya paling tinggi di Jawa Tengah. Lebih tinggi dari Semarang," terang Gibran, Selasa (29/6/2021).

Rinciannya, ada 298.361 warga dari 417.151 orang target yang sudah divaksin dosis pertama.

Sementara jika dibandingkan dengan total penduduk Kota Solo yang berjumlah sekitar 570.000 jiwa, vaksinasi dosis pertama itu mencapai 52 persen.

Target utama vaksinasi ialah tenaga kesehatan, lansia, dan juga para pedagang pasar sebagai pelaku penggerak perekonomian.

Solo kini juga sudah memulai vaksinasi untuk kategori pelajar usia 12-17 tahun.

Pada 17 Juli 2021 lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun mengakui bahwa Solo termasuk salah satu daerah dengan capaian vaksinasi tertinggi.

Baca juga: Aksi Wali Kota Muda Bobby Nasution Perangi Covid-19 di Medan, Diwarnai Pencopotan Kadinkes

Vaksin keliling

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Suami Selvi Ananda ini meluncurkan mobil vaksinasi keliling sebagai terobosan baru untuk mempercepat vaksinasi.

Mobil vaksinasi keliling ini diperuntukan bagi warga pra-lansia dan lansia.

Layanan mobil vaksinasi keliling bertujuan untuk mendekatkan masyarakat, terutama pra-lansia dan lansia dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19.

Program vaksinasi yang lebih dikenal dengan sebutan 'go show' ini diperuntukkan bagi warga ber-KTP Solo usia 50 tahun ke atas, terutama bagi warga yang tidak mengakses internet.

Sedangkan secara umum, pendaftaran vaksinasi sudah dilakukan oleh kelurahan dan melalui pendaftaran secara online.

"Masyarakat sangat antusias sekali untuk vaksin. Link pendaftaran baru dibuka beberapa jam sudah habis. Makanya kita suplai terus vaksinnya. Biar mereka tidak kecewa," ungkap ayah dari Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah itu.

Baca juga: Gibran Larang Warga Solo Gelar Lomba 17 Agustus dan Malam Tirakatan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan dan Angin Kencang Landa Nusa Penida Bali, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan dan Angin Kencang Landa Nusa Penida Bali, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Regional
Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Regional
Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Regional
Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Regional
Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Regional
Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Regional
Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Regional
Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Regional
Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Regional
Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Regional
Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Regional
Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Regional
PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

Regional
Mensos Kunjungi Kakak Adik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Mensos Kunjungi Kakak Adik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.