Fakta Baru Kasus Balon Udara Meledak di Ponorogo, 12 Orang Diamankan Polisi

Kompas.com - 07/08/2021, 21:23 WIB
RUSAK- Rumah seorang warga Desa Somoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, rusak setelah balon udara yang memuat mercon jumbo meledak, Jumat (6/8/2021). KOMPAS.COM/Dokumentasi Polsek Somoroto- PonorogoRUSAK- Rumah seorang warga Desa Somoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, rusak setelah balon udara yang memuat mercon jumbo meledak, Jumat (6/8/2021).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kasus meledaknya balon udara bermuatan petasan di pemukiman warga di Desa Somoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Pasalnya, akibat kejadian tersebut sebanyak empat rumah warga dan satu ruang sekolah di lokasi kejadian mengalami kerusakan cukup serius.

Menindaklanjuti insiden yang terjadi pada Jumat (6/8/2021) pagi tersebut, polisi langsung melakukan pendalaman penyelidikan.

Baca juga: Buntut Ledakan Balon Udara Rusak 4 Rumah, Polisi Amankan 12 Warga

Sehari setelahnya, polisi mendapatkan petunjuk dan berhasil mengamankan 12 terduga pelaku yang membuat balon udara tersebut.

Belasan orang yang diamankan itu berasal dari Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Ponorogo.

“Dua belas warga itu tinggal di satu desa terdiri 11 orang berusia dewasa dan satu masih di bawah umur,” kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Ponorogo, Ipda Guling Sunaka, kepada wartawan, Sabtu (7/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengakui perbuatannya

Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan, para pelaku mengaku telah membuat balon udara berisi petasan tersebut.

Balon udara itu dibuat dengan diameter hingga 40 meter.

“Untuk ukuran petasan yang digunakan untuk menerbangkan balon bervariasi. Ada petasan yang berukuran hingga empat dim,” kata Guling.

Baca juga: Fakta Balon Udara Bermuatan Mercon Meledak di Ponorogo, 4 Rumah Rusak, Polisi Turun Tangan


Untuk membuat balon udara raksasa itu, para pelaku memiliki peran masing-masing. Adapun dananya berasal dari patungan.

Meski demikian, polisi hingga saat ini belum menetapkan tersangka kepada terduga pelaku yang diamankan tersebut.

“Sementara masih kami minta keterangannya dan pemeriksaan terkait kejadian kemarin,” ujar Guling.

Penulis : Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi | Editor : Robertus Belarminus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2021

Regional
Perbincangan Satu Menit Ganjar Pranowo dan Risma di Makam Bung Karno

Perbincangan Satu Menit Ganjar Pranowo dan Risma di Makam Bung Karno

Regional
Bobby Nasution Minta Bantuan KSP untuk Perbaikan Lapangan Merdeka Medan

Bobby Nasution Minta Bantuan KSP untuk Perbaikan Lapangan Merdeka Medan

Regional
Kisah Ida Ayu Nyoman Rai, Nenek Sukmawati Asal Bali, Gadis Pura Hindu yang Jatuh Cinta Pada Sang Guru

Kisah Ida Ayu Nyoman Rai, Nenek Sukmawati Asal Bali, Gadis Pura Hindu yang Jatuh Cinta Pada Sang Guru

Regional
Bencana Longsor di Deli Serdang, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Bencana Longsor di Deli Serdang, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Regional
Pria Mabuk Bawa Parang Masuk ke Acara Lamaran, Tamu Lari Berhamburan

Pria Mabuk Bawa Parang Masuk ke Acara Lamaran, Tamu Lari Berhamburan

Regional
Pemuda di Aceh Timur Ditangkap karena Perkosa Pacarnya, Terancam 200 Kali Cambuk

Pemuda di Aceh Timur Ditangkap karena Perkosa Pacarnya, Terancam 200 Kali Cambuk

Regional
Manfaat Ekonomi Digital bagi UMKM di Banten Saat Pandemi Covid-19

Manfaat Ekonomi Digital bagi UMKM di Banten Saat Pandemi Covid-19

Regional
Seorang Peternak Ayam Petelur di Blitar Menangis Histeris Saat Dicegah Temui Risma

Seorang Peternak Ayam Petelur di Blitar Menangis Histeris Saat Dicegah Temui Risma

Regional
Rektor Binus Ancam Cabut Gelar Sarjana bagi Alumni yang Korupsi

Rektor Binus Ancam Cabut Gelar Sarjana bagi Alumni yang Korupsi

Regional
Melihat Eduwisata Oelsonbai di Kota Kupang, Ada Rusa Timor dan Burung Endemik Myzomela Rote

Melihat Eduwisata Oelsonbai di Kota Kupang, Ada Rusa Timor dan Burung Endemik Myzomela Rote

Regional
Beredar Lagi Video Orangtua DPO Teroris Poso Minta Anaknya Pulang

Beredar Lagi Video Orangtua DPO Teroris Poso Minta Anaknya Pulang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.