Viral, Video Ibu Tenangkan Anaknya yang Menangis gara-gara Messi Pindah dari Barcelona

Kompas.com - 07/08/2021, 16:30 WIB
Adorabble Asa Benedict alias Ador (18), pemuda asal Desa Besok ama, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), sedang menangis karena kepindahan pesepakbola Lionel Messi. Dia sedang ditenangkan ibunya Dokumen NelwanAdorabble Asa Benedict alias Ador (18), pemuda asal Desa Besok ama, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), sedang menangis karena kepindahan pesepakbola Lionel Messi. Dia sedang ditenangkan ibunya

KUPANG, KOMPAS.com - Sebuah video seorang pemuda di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangis akibat kepindahan pemain sepakbola Lionel Messi dari Barcelona, viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit 21 detik yang beredar, terlihat seorang pemuda duduk di kursi sambil menangis.

Ibu kandungnya langsung mendekati sambil membujuknya agar jangan lagi bersedih.

Sambil membelai rambutnya putranya, sang ibu mengatakan kalau kepindahan Messi dari Barcelona sudah diputuskan oleh petinggi klub sehingga tidak bisa diganggu gugat.

Saat sedang membujuk anaknya, seorang pemuda lainnya yang merupakan kakak kandung pemuda itu, menyanyi sambil mengganggu pemuda tersebut, kalau dirinya membaca berita Messi telah dikeluarkan dari Barcelona.

Baca juga: Video Dangdutan Anak Kades di Malang Viral, Sudah Ditangani Polisi

"Kira-kira kalau keluar dari Barcelona, Messi itu mati kah..." hibur sang ibu

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ibu kandungnya langsung memarahi pemuda itu agar jangan lagi mengganggu anaknya.

"Kira-kira kalau keluar dari Barcelona, Messi itu mati kah. Dia kan tidak mati dan dia ada uang. Lepas biar sudah. Tidak apa-apa. Diam sudah nak, mama mau ke kantor desa," kata ibu tersebut sambil membelai rambut putranya.

Kornelius Wandelinus Subang alias Nelwan, warga Desa Besikama, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, mengatakan pemuda yang menangis itu adalah keponakannya

Baca juga: Kisah Nelayan Banyuwangi, Kapal Tenggelam, 22 Jam Mengapung di Laut Berpegangan Jeriken

"Itu ponakan saya nama Adorabble Asa Benedict alias Ador (18). Dia penggemar berat Barcelona dan Lionel Messi," ungkap Nelwan, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (6/8/2021) petang.

Menurut Nelwan, video itu direkam oleh saudari sepupunya Ador, Jumat pagi.

Kemudian, ibu kandung Ador yang mencoba menenangkan Ador dalam video bernama Mama Gabrieti Asa.

Sedangkan pria yang menyanyi tersebut adalah kakak kandung Ador yang bernama Fandi.

Baca juga: Kisah Kompol Andri 2 Kali Terima Pin Emas Kapolri, Berjasa Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Narkoba hingga Ungkap Pemalsuan PCR

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Regional
Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Regional
Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Regional
Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Regional
Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Regional
Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Regional
Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Regional
Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Regional
Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Regional
Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Regional
Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Regional
Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Regional
3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

Regional
Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.