Waktu Pendaftaran Sudah Diperpanjang, 3 Formasi CASN Temanggung Tetap Tak Ada Pelamar

Kompas.com - 06/08/2021, 22:17 WIB
Ilustrasi CPNS KOMPAS/RADITYA HELABUMIIlustrasi CPNS

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak 3 formasi calon aparat sipil negara (CASN) Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, nihil pendaftar.

Ketiganya adalah perekam medis (ahli pertama), dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi (ahli pertama) dan teknik pengairan (terampil).

Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo menjelaskan, 3 formasi tersebut tidak ada pendaftar hingga batas akhir pendaftaran pada 21 Juli 2021, dan perpanjangan 26 Juli 2021.

"Dari 945 formasi CASN yang dibuka di Kabupaten Temanggung, 3 formasi masih nihil pelamar, yaitu rekam medis, dokter spesialis fisik dan rehabilitasi, serta teknik pengairan," terang Ripto, dihubungi Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Ini Potensi Maladministrasi Menurut Ombudsman Terkait Seleksi CASN

Selain itu, ada 88 formasi yang juga sepi pelamar. Data terakhir tercatat hanya ada 49 orang pelamar saja. Walau begitu pelaksanaan seleksi CASN di wilayah ini tetap dilaksanakan sesuai tahapan yang ditentukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ripto memaparkan, sebanyak 10.712 orang telah mendaftar CASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung.

Hasil evaluasi sementara dari jumlah tersebut, sebanyak 10.059 orang berhasil submit, mengisi formulir dan mengunggah berkas.

Kemudian, setelah dilakukan verifikasi, hanya 7.692 pendaftar yang memenuhi syarat. Sedangkan 2.367 sisanya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

"Bagi pendaftar yang tidak memenuhi syarat, diberi kesempatan untuk memperbaiki maupun melengkapi berkas-berkas pada masa sanggah pada 4-6 Agustus 2021. Setelah itu, 15 Agustus 2021 kita akan umumkan kembali," tambah Ripto.

Baca juga: Baliho Bergambar Puan Bertebaran di Yogya, Ketua DPP PDIP DIY: Kami Tak Diinstruksikan

Ripto mengungkapkan, kesalahan-kesalahan yang paling sering ditemui para pelamar TMS adalah pada penggunaan materai.

Baik berkas yang diunggah tidak bermaterai maupun penggunaan satu materai yang digunakan lebih dari satu dokumen.

Sedangkan bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), kata Ripto, merupakan kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, baik alur pendaftaran dan verifikasi.

Dari 2.084 formasi PPPK guru, yang mengisi formulir 1.924 pelamar dan yang lolos administrasi 1.917 pelamar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Banyuwangi: Contohlah Huaxi, Dulu Desa Miskin, Kini Jadi Pusat Tekstil China

Bupati Banyuwangi: Contohlah Huaxi, Dulu Desa Miskin, Kini Jadi Pusat Tekstil China

Regional
2 Hari Screening di Gunungkidul, Ditemukan 21 Pelajar Positif Covid-19

2 Hari Screening di Gunungkidul, Ditemukan 21 Pelajar Positif Covid-19

Regional
ODGJ Bunuh 5 Orang di OKU, Polisi: Setahun Lebih Tak Keluar Rumah

ODGJ Bunuh 5 Orang di OKU, Polisi: Setahun Lebih Tak Keluar Rumah

Regional
Sederet Fakta Penangkapan Temianus Magayang, Pentolan KKB di Yahukimo

Sederet Fakta Penangkapan Temianus Magayang, Pentolan KKB di Yahukimo

Regional
Pengedar Sabu Sasar Petani Rumput Laut di Perbatasan RI-Malaysia, Disebut untuk Tambah Stamina

Pengedar Sabu Sasar Petani Rumput Laut di Perbatasan RI-Malaysia, Disebut untuk Tambah Stamina

Regional
Sempat Masuk DPO, Pentolan KKB Yahukimo Ditangkap Satgas Nemangkawi

Sempat Masuk DPO, Pentolan KKB Yahukimo Ditangkap Satgas Nemangkawi

Regional
Kronologi ODGJ Bunuh 5 Warga di OKU Sumsel

Kronologi ODGJ Bunuh 5 Warga di OKU Sumsel

Regional
9 Orang Jadi Tersangka Perusakan Kotak Suara dan Pemukulan Polisi di Dairi

9 Orang Jadi Tersangka Perusakan Kotak Suara dan Pemukulan Polisi di Dairi

Regional
Mobil Tercebur ke Rawa Sedalam Dua Meter, Tiga Orang Tewas

Mobil Tercebur ke Rawa Sedalam Dua Meter, Tiga Orang Tewas

Regional
Tertangkap Basah Curi Motor, Maling Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi

Tertangkap Basah Curi Motor, Maling Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi

Regional
Taksi Terbang EHang 216 Lakukan Uji Coba di Bali

Taksi Terbang EHang 216 Lakukan Uji Coba di Bali

Regional
Berawal dari Terapi Patah Tulang, Dicky Ketagihan Lari hingga Jadi Atlet Marathon

Berawal dari Terapi Patah Tulang, Dicky Ketagihan Lari hingga Jadi Atlet Marathon

Regional
Sedang Tidur di Kamar Bersama Ibu, Bayi 2 Tahun Tewas Tertimpa Tembok yang Tiba-tiba Roboh

Sedang Tidur di Kamar Bersama Ibu, Bayi 2 Tahun Tewas Tertimpa Tembok yang Tiba-tiba Roboh

Regional
Alami Luka Tembak di Kaki, Tokoh KKB Temianus Magayang Dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura

Alami Luka Tembak di Kaki, Tokoh KKB Temianus Magayang Dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura

Regional
Cerita Satu Keluarga Asal Jakarta Kompak Jadi Copet di Mandalika, dari WSBK hingga Rencana Aksi di MotoGP 2022

Cerita Satu Keluarga Asal Jakarta Kompak Jadi Copet di Mandalika, dari WSBK hingga Rencana Aksi di MotoGP 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.