Kompas.com - 06/08/2021, 18:53 WIB
DIVAKSIN-Salah satu nakes RSUD Sogaten Kota Madiun mendapatkan vaksin booster moderna di aula rumah sakit tersebut. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIDIVAKSIN-Salah satu nakes RSUD Sogaten Kota Madiun mendapatkan vaksin booster moderna di aula rumah sakit tersebut.

MADIUN, KOMPAS.com - Ratusan tenaga kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sogaten Kota Madiun menerima suntikan dosis ketiga vaksin Covid-19.

Mereka mendapat vaksin Covid-19 merek Moderna.

Baca juga: Pemkot Madiun Bantu Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19, Mulai dari Biaya Sekolah hingga Pekerjaan

"Pelaksanaan hari ini adalah hari kedua pelaksanaan booster nakes. Hari pertama sudah 140 orang. Dan saat hari ini targetnya 210 nakes,” kata Koordinator Tim Vaksinasi RSUD Kota Madiun, dr Rizki Nuraini Kusumastuti kepada Kompas.com, Jumat (6/8/2021).

Rizki mengatakan vaksinasi bagi nakes dan pegawai di RSUD Kota Madiun dilakukan secara bertahap. Total pegawai di rumah sakit milik Pemerintah Kota Madiun sebanyak 600-an orang.

Vaksinasi dosis ketiga itu mulai dilakukan pada Kamis (5/8/2021). Rencananya, vaksinasi digelar hingga Senin (9/8/2021).

“Vaksinasinya dilakukan bertahap, karena kerja pegawai bersif-sif. Hari ini 30 vial. Sasaran booster kepada tenaga kesehatan. Dan untuk hari kemarin kami fokus kepada teman-teman yang melayani pasien,” jelas Rizki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk hari ini, booster vaksin Moderna disuntikkan kepada tenaga kesehatan pelayanan pasien dan pegawai lain bidang administrasi. Pegawai administrasi juga divaksin karena berada di satu lingkungan kerja sehingga berpotensi tertular Covid-19.

Tentang efek samping setelah divaksin, Rizki mengatakan beberapa nakes mengalami bengkak pada bagian lengan. Lalu, ada sejumlah nakes yang demam.

Baca juga: 85 Persen Warga Mojokerto Sudah Divaksin Covid-19, Khofifah: Mungkin Sore Ini, Surabaya Sudah 70 Persen

“Ada beberapa yang bengkak dan ada yang demam. Tapi kalau reaksi serius sampai sesak napas tidak ada,” kata Rizki.

Ia menambahkan pascadisuntik vaksin booster, seluruh nakes dibekali obat penurun panas. Dengan demikian, jika mengalami panas usai disuntik dapat diminum untuk menurunkan panas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Cirebon Ancam Bikin Malu ASN yang Tidak Kembalikan Bansos

Bupati Cirebon Ancam Bikin Malu ASN yang Tidak Kembalikan Bansos

Regional
Terjadi Aksi Lempar Batu, Demo Mahasiswa Papua di Bali Berujung Bentrok dengan Ormas PGN

Terjadi Aksi Lempar Batu, Demo Mahasiswa Papua di Bali Berujung Bentrok dengan Ormas PGN

Regional
Sosialisasikan Aturan Cukai kepada Masyarakat, Ini Tujuan Disperindag Nganjuk

Sosialisasikan Aturan Cukai kepada Masyarakat, Ini Tujuan Disperindag Nganjuk

Regional
Kasus Pembakaran Kantor Manajemen PSS Sleman, 2 Orang Serahkan Diri

Kasus Pembakaran Kantor Manajemen PSS Sleman, 2 Orang Serahkan Diri

Regional
Sopir Angkutan Barang di Medan Tewas Dianiaya

Sopir Angkutan Barang di Medan Tewas Dianiaya

Regional
Cerita Guru di NTT Racik Obat Herbal karena Terinspirasi Jokowi, Kini Usahanya Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Guru di NTT Racik Obat Herbal karena Terinspirasi Jokowi, Kini Usahanya Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Kasus Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Kejari: Sudah 60 Saksi Diperiksa

Kasus Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Kejari: Sudah 60 Saksi Diperiksa

Regional
Kecewa UMK Karawang 2022 Batal Naik, Buruh Siapkan Gugatan

Kecewa UMK Karawang 2022 Batal Naik, Buruh Siapkan Gugatan

Regional
Viral, Video Pasangan Muda-mudi 'Freestyle' di Lintasan Sirkuit Mandalika, Ini Penjelasan ITDC

Viral, Video Pasangan Muda-mudi "Freestyle" di Lintasan Sirkuit Mandalika, Ini Penjelasan ITDC

Regional
Tiga 'Debt Collector' Diduga Aniaya Wanita, Korban Coba Halangi Pelaku yang Akan Ambil Mobil

Tiga "Debt Collector" Diduga Aniaya Wanita, Korban Coba Halangi Pelaku yang Akan Ambil Mobil

Regional
Bendera Bintang Kejora Berkibar di Tower BTS, Ini Kata Bupati Teluk Bintuni

Bendera Bintang Kejora Berkibar di Tower BTS, Ini Kata Bupati Teluk Bintuni

Regional
Bentrok Brimob dan Kopasus di Tembagapura, Panglima TNI: 4 Orang Sudah Diperiksa

Bentrok Brimob dan Kopasus di Tembagapura, Panglima TNI: 4 Orang Sudah Diperiksa

Regional
Tanah Bergerak Sepanjang 70 Meter di Lebak, 2 Rumah Rusak Berat

Tanah Bergerak Sepanjang 70 Meter di Lebak, 2 Rumah Rusak Berat

Regional
Ditanya Soal Pinjaman di Koperasi, Pria Ini Emosi lalu Aniaya Istrinya

Ditanya Soal Pinjaman di Koperasi, Pria Ini Emosi lalu Aniaya Istrinya

Regional
Upah 5 Daerah di Jatim Tak Naik, Buruh Tolak UMK 2022 yang Ditetapkan Khofifah

Upah 5 Daerah di Jatim Tak Naik, Buruh Tolak UMK 2022 yang Ditetapkan Khofifah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.