Kompas.com - 06/08/2021, 08:26 WIB
Ratri Dewi seorang penyandang difabel tuli dari Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah didampingi penerjemah bahasa isyarat Eka Sari Utami menjalani skrining sebelum disuntik vaksin covid-19 di Mapolres Wonogiri. Sebanyak 500 penyandang difabel mendapatkan vaksinasi covid-19 di Mapolres Wonogiri, Kamis (5/8/2021). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIRatri Dewi seorang penyandang difabel tuli dari Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah didampingi penerjemah bahasa isyarat Eka Sari Utami menjalani skrining sebelum disuntik vaksin covid-19 di Mapolres Wonogiri. Sebanyak 500 penyandang difabel mendapatkan vaksinasi covid-19 di Mapolres Wonogiri, Kamis (5/8/2021).

WONOGIRI, KOMPAS.com- Hari ini menjadi momen yang spesial bagi Astrid Udityasari, Ainun Jariyah, Ratri Dewi Perbuni Perwaning dan Fauziah Okta Saputri.

Empat penyandang difabel tuli itu diundang Polres Wonogiri untuk divaksinasi Covid-19, Kamis (5/8/2021).

Sebelum divaksin, sama seperti warga lainnya, empat penyandang difabel tuli harus menjalani skrining mulai tensi darah hingga wawancara riwayat penyakit yang dimiliki.

Baca juga: Pelajar Difabel Bisu Tuli Mencuri, Polisi Pertimbangkan Penyelesaian Melalui Mediasi

Saat diwawancara tim vaksinator, para penyandang difabel tuli tidak sendiri.

Mereka didampingi Juru Bahasa Isyarat, Eka Sari Utami sebagai penerjemah rangkaian kalimat yang disampaikan peyandang tuli ke tim vaksinator dan sebaliknya.

Usai lulus skrining, para difabel dipersilakan duduk menunggu panggilan vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu giliran pertama Astrid Uditya Sari, penyandang difabel tuli dari Kecamatan Slogohimo untuk masuk bilik vaksinasi.

Tak sampai dua menit, Astrid berada dalam bilik vaksinasi. Ia keluar dari bilik lalu duduk kembali menunggu panggilan untuk mendapatkan kartu vaksinasi.

Baca juga: Polda Jateng Gelar Vaksinasi Merdeka Candi, Setiap Hari Ada 150.000 Dosis Vaksin Covid-19

Astrid yang didampingi juru bahasa isyarat Eka Sari Utami menyatakan kegembiraannya pasca divaksin Covid-19.

Meski merasakan sakit pada lengannya pasca divaksin, Astrid kini makin tambah percaya diri.

“Lengan saya sakit. Tapi saya senang dan merasa tambah sehat. Pokoknya saya merasa senang sekali,” ujar Astrid.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati: Kalau Mau Fair PPKM Banyumas Sudah Level 2

Bupati: Kalau Mau Fair PPKM Banyumas Sudah Level 2

Regional
Kantor Dindagkop UKM Blora Digeledah, Diduga Terkait Pungli Pasar Cepu

Kantor Dindagkop UKM Blora Digeledah, Diduga Terkait Pungli Pasar Cepu

Regional
Buntut Kecelakaan Bus Karyawan RSUD Semarang, Pengawasan Obyek Wisata di Gunungkidul Ditingkatkan

Buntut Kecelakaan Bus Karyawan RSUD Semarang, Pengawasan Obyek Wisata di Gunungkidul Ditingkatkan

Regional
Menhub Temukan 4 Pekerja Migran dari Malaysia Kembali ke Indonesia Tanpa Dites PCR

Menhub Temukan 4 Pekerja Migran dari Malaysia Kembali ke Indonesia Tanpa Dites PCR

Regional
Dugaan Korupsi Bantuan 3.000 Alat Rapid Test, Kadinkes di Riau Ditangkap Polisi

Dugaan Korupsi Bantuan 3.000 Alat Rapid Test, Kadinkes di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Trafo Hotel di Balikpapan Meledak Lukai 4 Pekerja, Berawal dari Bangkai Tikus

Trafo Hotel di Balikpapan Meledak Lukai 4 Pekerja, Berawal dari Bangkai Tikus

Regional
Air Irigasi Jadi Merah karena Pembuangan Limbah, 6 Orang Diperiksa

Air Irigasi Jadi Merah karena Pembuangan Limbah, 6 Orang Diperiksa

Regional
Reruntuhan Bangunan Diduga Candi Ditemukan di Bukit Sepi Angin Magetan, BPCB Jatim: 4 Arcanya Hilang

Reruntuhan Bangunan Diduga Candi Ditemukan di Bukit Sepi Angin Magetan, BPCB Jatim: 4 Arcanya Hilang

Regional
Penjelasan Kasatpol PP Bogor soal Anggotanya Cekcok dengan Pedagang Saat Penertiban

Penjelasan Kasatpol PP Bogor soal Anggotanya Cekcok dengan Pedagang Saat Penertiban

Regional
Usai Peternak Ayam Geruduk Rumah Suroto, Jagung Bantuan Jokowi Akan Tiba di Blitar Hari Ini

Usai Peternak Ayam Geruduk Rumah Suroto, Jagung Bantuan Jokowi Akan Tiba di Blitar Hari Ini

Regional
Kota Banjarmasin Mulai Gelar PTM Terbatas, Siswa yang Sakit Dilarang ke Sekolah

Kota Banjarmasin Mulai Gelar PTM Terbatas, Siswa yang Sakit Dilarang ke Sekolah

Regional
Komplotan Penipu di Bandara YIA Ditangkap, Berkedok Jual Berlian

Komplotan Penipu di Bandara YIA Ditangkap, Berkedok Jual Berlian

Regional
Gangguan Jaringan Internet Telkomsel di Samarinda, Warga Mengeluh Kerjaan Terganggu: Lelet Banget

Gangguan Jaringan Internet Telkomsel di Samarinda, Warga Mengeluh Kerjaan Terganggu: Lelet Banget

Regional
Menipu Berkedok Jualan BBM, Briptu JS Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Orangtua

Menipu Berkedok Jualan BBM, Briptu JS Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Orangtua

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Pria Misterius Penuh Luka di Sungai Serang, Ini Ciri-cirinya

Kronologi Penemuan Mayat Pria Misterius Penuh Luka di Sungai Serang, Ini Ciri-cirinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.