Kisah Lurah di Denpasar Tangani Covid-19, Tak Ragu Ambil Keputusan Lockdown di Awal Pandemi

Kompas.com - 06/08/2021, 08:19 WIB
Kepala Lurah Panjer I Made Suryanata saat memberikan bantuan kepada masyarakat di Kelurahan Panjer KOMPAS.com/Ach. FawaidiKepala Lurah Panjer I Made Suryanata saat memberikan bantuan kepada masyarakat di Kelurahan Panjer

DENPASAR, KOMPAS.com - Lurah Panjer, Denpasar, I Made Suryanata tak pernah menyangka akan dihadapkan dengan pandemi Covid-19.

Memimpin sebuah kelurahan yang memiliki luas daerah 3,59 kilometer persegi dan berada di jantung Kota Denpasar, membuatnya tak ragu mengambil keputusan demi menyelamatkan nyawa banyak orang.

Kebijakan lockdown atau menutup akses jalan ke Kelurahan Panjer pernah ia ambil saat kasus positif Covid-19 ditemukan pertama kali di Kelurahan Panjer pada April 2020.

"Waktu itu saya hanya berpikir agar Covid-19 tak meluas dan nyawa banyak orang bisa tertolong," kata Suryanata saat berbincang dengan Kompas.com, Selasa (3/8/2021).

Suryanata bercerita, kasus positif Covid-19 pertama di Kelurahan Panjer terjadi pada seorang aparatur sipil negara (ASN).

ASN itu dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan dinas di Jakarta.

Sadar daerahnya menjadi pusat pergerakan orang di jantung Kota Denpasar, Suryanata memutuskan menutup akses jalan demi menyelamatkan 19.862 jiwa yang saat itu mendiami Kelurahan Panjer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penutupan dilakukan sejak Rabu (1/4/2020) hingga Selasa (7/4/2020) mulai pukul 19.30 Wita hingga pukul 24.00 Wita.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Wali Kota Denpasar Minta Sekolah Tunda Pembayaran Uang Seragam

Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP bersama pecalang menjaga sekitar tujuh pintu keluar masuk Kelurahan Panjer.

"Saat itu kasusnya lebih terkontrol karena mobilitas masyarakat terus kita batasi," kata dia.

Kepemimpinan Suryanata di Kelurahan Panjer dalam menghadapi pandemi Covid-19 tak hanya bisa dilihat dari keberaniannya mengambil keputusan.

Sejak awal kasus positif Covid-19 ditemukan di Panjer, ia bersama jajaran Satgas Desa sudah aktif memberikan informasi tentang bahaya Covid-19 kepada masyarakat.

Pendekatan yang dipakai, lanjut Suryanata, lebih bersifat edukasi agar informasi yang disampaikan lebih mudah dipahami masyarakat yang tinggal di Kelurahan Panjer.

Saat kasus positif Covid-19 Meningkat pada Juni 2020, ia mengaku sudah bisa mengontrol mobilitas masyarakat agar kasus tak terus meningkat.

"Karena masyarakat sudah mengerti semua betapa bahayanya pandemi Covid-19," tuturnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konflik karena Tambang di Bolaang Mongondow, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Konflik karena Tambang di Bolaang Mongondow, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Regional
Peringati 3 Tahun Tsunami Palu, Ratusan Warga Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga

Peringati 3 Tahun Tsunami Palu, Ratusan Warga Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga

Regional
Seorang Petani Temukan Mayat di Parit, Awalnya Dikira Pakaian yang Dibuang

Seorang Petani Temukan Mayat di Parit, Awalnya Dikira Pakaian yang Dibuang

Regional
Viral Video Bocah SD Seberangi Sungai Naik 'Styrofoam', Gubernur Sumsel Geram ke Perekam: Bukannya Diimbau Naik Sampan...

Viral Video Bocah SD Seberangi Sungai Naik "Styrofoam", Gubernur Sumsel Geram ke Perekam: Bukannya Diimbau Naik Sampan...

Regional
Datangi Gedung DPRD, Nelayan Brebes Protes PNBP Naik 4 Kali Lipat

Datangi Gedung DPRD, Nelayan Brebes Protes PNBP Naik 4 Kali Lipat

Regional
Pria Asal Jakarta Dibunuh Anak Sendiri di Lampung, Jasadnya Direkayasa agar Dikira Bunuh Diri

Pria Asal Jakarta Dibunuh Anak Sendiri di Lampung, Jasadnya Direkayasa agar Dikira Bunuh Diri

Regional
Tergiur Upah Rp 10 Juta, 2 Pemuda Asal Sampang Nekat Jadi Kurir Sabu Jaringan Internasional

Tergiur Upah Rp 10 Juta, 2 Pemuda Asal Sampang Nekat Jadi Kurir Sabu Jaringan Internasional

Regional
Hutan Banyak Ditanami Porang, Kota Madiun Terancam Bencana Banjir Kiriman

Hutan Banyak Ditanami Porang, Kota Madiun Terancam Bencana Banjir Kiriman

Regional
Karena Masalah Arisan Online Fiktif, Pria di Wonogiri Jadi Korban Penikaman

Karena Masalah Arisan Online Fiktif, Pria di Wonogiri Jadi Korban Penikaman

Regional
Kakak Beradik Pukuli Polisi gara-gara Saling Tatap di Jalan, Bilang ke Korban: Apa Mata Kau

Kakak Beradik Pukuli Polisi gara-gara Saling Tatap di Jalan, Bilang ke Korban: Apa Mata Kau

Regional
Diduga Depresi, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Diduga Depresi, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Regional
Puluhan Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi, Polda: Mereka Merasa Gerai Vaksin Membuat Pengunjung Sepi

Puluhan Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi, Polda: Mereka Merasa Gerai Vaksin Membuat Pengunjung Sepi

Regional
Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak Ricuh, Diduga Berawal dari Razia Handphone

Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak Ricuh, Diduga Berawal dari Razia Handphone

Regional
Harga Cabai di Jatim Mulai Merangkak Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai di Jatim Mulai Merangkak Naik, Ini Penyebabnya

Regional
Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Kota Magelang Bakal Dapat Bantuan Tunai dan Beasiswa

Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Kota Magelang Bakal Dapat Bantuan Tunai dan Beasiswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.