Musnahkan 10 Bak Rendaman Material Emas Saat Sisiri Gunung Botak, Polisi: Jangan Ada Aktivitas Ilegal

Kompas.com - 06/08/2021, 06:28 WIB
Polisi kembali memusnahkan 10 bak rendaman material emas milik penambang ilegal saat menyisir kawasan Gunung Botak di Pulau Buru, Maluku, Kamis (5/8/2021) HUMAS POLDA MALUKUPolisi kembali memusnahkan 10 bak rendaman material emas milik penambang ilegal saat menyisir kawasan Gunung Botak di Pulau Buru, Maluku, Kamis (5/8/2021)

AMBON,KOMPAS.com- Puluhan aparat Polsek Waeapo, Polres Pulau Buru, Maluku kembali memusnahkan sejumlah bak rendaman milik penambang illegal di kawasan tambang emas Gunung Botak, Kamis (5/8/2021).

Pemusnahan sejumlah bak rendaman material emas ini dilakukan setelah polisi kembali menyisir lokasi sungai di jalur B, kawasan Gunung Botak, Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan Waelata.

Saat menemukan bak-bak rendaman tersebut, polisi langsung membakarnya bersama peralatan milik penambang yang ada di kawasan itu.

“Hari ini anggota kami kembali menyisir lokasi tambang emas di Gunung Botak, dan menemukan sebanyak 10 bak rendaman,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada Kompas.com, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Sisir Kawasan Tambang Emas Gunung Botak, Polisi Tangkap 19 Penambang Ilegal

Dia mengatakan, pemusnahan bak rendaman dan perlatan penambang illegal itu dilakukan agar mereka tidak lagi beraktivitas di kawasan itu.

Roem menegaskan, pihaknya tidak akan menoleransi setiap aktivitas illegal di kawasan Gunung Botak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita tindak tegas. Kita tidak ingin ada aktivitas illegal di Gunung Botak,” katanya.

Penambang ilegal kabur

Dalam aksi itu sebanyak 20 personel polisi yang dipimpin Kapolsek Waeapo, Ipda Zainal tersebut sempat menyisir para penambang illegal namun mereka telah keburu kabur dari lokasi tersebut.

“Penyisiran hari ini tidak menemukan para penambang ilegal. Mereka diduga sudah kabur sejak dilakukan razia pada Selasa kemarin,” katanya.

Baca juga: Penuturan Nenek 2 Bocah Penghuni Panti Asuhan yang Diduga Dianiaya: Kami Orang Kecil, Kok Tega

Roem menambahkan selain menyisir penambang illegal dan meusnahkan bak rendaman, dalam operasi itu, polisi juga mengimbau masyarakat yang mendiami kawasan itu untuk tidak melakukan aktivitas ilegal di area tambang.

Apalagi, aktivitas menggunakan bahan kimia berbahaya seperti sianida dan merkuri yang dipastikan akan merusak lingkungan

“Kami juga terus menghimbau masyarakat di sekitar lokasi tambang emas untuk tidak melakukan aktivitas penambangan emas menggunakan bahan kimia berbahaya karena dapat merusak lingkungan," pintanya.

Sehari sebelumnya, puluhan personel Polsek Waeapo juga menyisir kawasan Gunung Botak dan memusnahkan sebanyak 25 bak rendaman material emas di kawasan itu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Regional
Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Regional
Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Regional
Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Regional
Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Regional
Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Regional
KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

Regional
Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Regional
Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Regional
17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

Regional
Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Regional
Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Regional
Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Regional
Perampok Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Perampok Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Regional
Duduk Perkara Suami Cekik Istri hingga Tewas, Ketahuan Jual Perhiasan Istri untuk Judi dan Narkoba

Duduk Perkara Suami Cekik Istri hingga Tewas, Ketahuan Jual Perhiasan Istri untuk Judi dan Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.