Kisah Jatuh Bangun Perajin Tahu Kuning Kediri Bertahan Saat Pandemi

Kompas.com - 05/08/2021, 20:02 WIB
Olahan tahu di Kampung Tahu Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur. KOMPAS.com/ M.AGUS FAUZUL HAKIMOlahan tahu di Kampung Tahu Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur.

 

Tidak menyerah

Nur tidak mau menyerah begitu saja. Dia tetap mengoperasikan usaha keluarga yang telah dirintis sejak tahun 1978 silam.

Meskipun dalam upayanya bertahan itu dia harus berutang, demi melayani pelanggan yang sesekali masih datang.

"Mau gimana lagi, pokoknya harus bisa bertahan," ujar dia.

Supingi, Pengawas Paguyuban Pengrajin Tahu Kampung Tahu Tinalan, mengatakan, saat pandemi penurunan produksi bisa mencapai 80 persen.

Bahkan, menurutnya tidak sedikit perajin yang tutup usaha. Terutama saat pemberlakuan PPKM darurat, ada yang sampai 3 minggu tidak menjalankan produksi.

Baca juga: Gubernur NTT Laporkan Pegiat Organisasi Antikorupsi ke Polisi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemarin itu pas PPKM, seminggu kadang cuman laku 1 piece stik tahu yang harganya Rp 11.000," kata Supingi, yang juga mempunyai toko olahan tahu dengan nama Wijaya Kembar ini.

Sehingga sirkulasi uang di kampung itu, yang sebelumnya mencapai ratusan juta rupiah perbulan, kata Supingi, kini hanya kisaran belasan juta saja.

Supingi yang juga menjabat sebagai Ketua Koperasi Pengrajin Tahu dan Tempe Kota Kediri ini menambahkan, kondisi itu diperparah juga dengan kenaikan harga kedelai sebagai bahan baku utama.

Harga kedelai dari sebelum Pandemi Rp 7.200 sampai Rp 7.300, naik menjadi Rp 12.000. Meski kini menurutnya sudah turun di kisaran Rp 10.300 kedelai impor.

"Kalau kedelai lokal malah susah nyarinya," kata dia.

Para pengrajin tetap berusaha untuk bertahan. Caranya juga beraneka ragam.

Mulai dari hidup dengan menggunakan uang tabungan maupun ada yang terpaksa menjual aset.

"Ya terpaksa manset (makan aset) atau mantab (makan tabungan)," ujar dia sambil tersenyum.

Para perajin menurutnya masih sedikit tertolong dari penjualan tahu sayur. Yakni tahu putih untuk kebutuhan pasar rumah tangga. Meski itu juga tidak besar permintaannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sang Anak Bocor Jantung, Jailani Bingung Biaya Operasi di Jakarta: Semoga Ada Solusi...

Sang Anak Bocor Jantung, Jailani Bingung Biaya Operasi di Jakarta: Semoga Ada Solusi...

Regional
Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Regional
Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Regional
Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Regional
Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Regional
Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Regional
Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Regional
Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Regional
Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Regional
Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Regional
Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Regional
Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Regional
Aksi Warga Blokir Jalan ke 'Waduk Jokowi', Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Aksi Warga Blokir Jalan ke "Waduk Jokowi", Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Regional
Brigadir NP Disanksi Penurunan Jabatan dan Penjara 21 Hari, Ini Kata Mahasiswa yang Dibanting Saat Demo

Brigadir NP Disanksi Penurunan Jabatan dan Penjara 21 Hari, Ini Kata Mahasiswa yang Dibanting Saat Demo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.