Anak-anak hingga Pengasuh Panti Terkena Covid-19, Dievakuasi Langsung ke Lokasi Isoter di Medan

Kompas.com - 05/08/2021, 19:03 WIB
Ilustrasi Covid-19 pada anak Ilustrasi Covid-19 pada anak

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 12 anak yang menghuni Panti Asuhan Anak Gembira di Jalan Tembakau Raya Perumnas Simalingkar, Kota Medan dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, belasan anak-anak tersebut langsung dievakuasi untuk menjalani isolasi ke lokasi isolasi terpusat (isoter) di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK).

Selain 12 anak tersebut, tiga orang pengasuh di panti asuhan tersebut juga terpapar Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Massal di Medan, Ada yang Jual Beli Formulir Pendaftaran

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkapkan, untuk menghindari penyebaran lebih meluas, serta penanganan terhadap anak-anak dan pengasuh tersebut lebih maksimal, mereka semua dievakuasi ke tempat isoter.

"Penanganan untuk anak panti asuhan yang terpapar Covid-19 akan kita bawa ke tempat isolasi terpadu kita tapi bukan di Hotel Soechi, melainkan di P4TK," kata Bobby saat meninjau lokasi isolasi lingkungan di Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Banyak Warga Terpapar Covid-19, Sebanyak 14 Lingkungan di Medan Lakukan Isolasi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menantu Presiden Joko Widodo ini menyebutkan, anak-anak tersebut diisolasi di Gedung P4TK karena di sana ada fasilitas bermain anak. Mereka juga akan ditangani oleh tenaga medis.

Pemkot Medan juga akan menanggung seluruh kebutuhan anak-anak tersebut selama menjalani masa isolasi.

Sebelum mereka, di sana ada juga anak-anak yang sudah menjalani masa isolasi lebih dahulu.

"Lokasinya cukup baik, ada lokasi olahraga seperti main badminton dan lainnya, jadi lebih gembira menjalani isolasinya," ungkap suami Kahiyang Ayu ini.

Berawal dari periksa gigi

Penanggung jawab Panti Asuhan Anak Gembira Besri Ritonga mengungkapkan, pihaknya mengetahui adanya anak yang terpapar Covid-19 pada Senin (2/8/2021).

Saat itu, salah satu anak panti hendak memeriksakan giginya di Rumah Sakit USU.

"Jadi sebelum diperiksa, dites antigen lalu reaktif. Terus diminta tes PCR. Hasilnya positif," katanya.

Begitu mendapati satu anak panti positif, seluruh penghuni panti disarankan dites PCR oleh tim medis di puskesmas setempat.

Hasilnya, sebanyak 12 anak dan tiga pengasuh positif terpapar Covid-19. Sementara delapan orang lainnya negatif.

"Ada 12 anak-anak dan tiga orang pengasuh yang terpapar dan menjalani isolasi di di P4TK," kata Besri.

Kata Besri, sebelum menjalani isolasi di lokasi Isoter yang diminta oleh Wali Kota Bobby Nasution, anak-anak yang terpapar selama ini menjalani isolasi di panti asuhan dengan menerapkan protokol ketat dan pemberian gizi.

"Jadi memang selama isolasi di panti saya tekankan betul untuk memberikan gizi yang bagus, menyuruh mereka olahraga, mengonsumsi vitamin. Kemudian tadi diminta Pak Wali supaya diisolasi di tempat yang lebih bagus," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komandan Tim Badan Intelijen Strategis TNI Tewas Ditembak di Pidie, Aceh

Komandan Tim Badan Intelijen Strategis TNI Tewas Ditembak di Pidie, Aceh

Regional
Kenang Sugondo Djojopuspito, Gubernur Jatim Gelar Upacara Peringatan Sumpah Pemuda di Tuban

Kenang Sugondo Djojopuspito, Gubernur Jatim Gelar Upacara Peringatan Sumpah Pemuda di Tuban

Regional
Tahapan Pilkades Dimulai, Kapolres Probolinggo Harap Cakades Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19

Tahapan Pilkades Dimulai, Kapolres Probolinggo Harap Cakades Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19

Regional
Terungkap, Pegawai Kopitiam yang Dianiaya Preman Berawal Pelaku Hendak Menagih Utang ke Pemilik Kedai

Terungkap, Pegawai Kopitiam yang Dianiaya Preman Berawal Pelaku Hendak Menagih Utang ke Pemilik Kedai

Regional
Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Ratusan Juta Rupiah, Sekdes di Blitar Dilaporkan ke Polisi

Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Ratusan Juta Rupiah, Sekdes di Blitar Dilaporkan ke Polisi

Regional
Kehabisan Uang dan Tak Punya Tiket, Puluhan Mahasiswa Asal Ambon Mengamuk Memaksa Naik Kapal

Kehabisan Uang dan Tak Punya Tiket, Puluhan Mahasiswa Asal Ambon Mengamuk Memaksa Naik Kapal

Regional
Biaya Pengobatan Korban Diduga Keracunan Makanan yang Dirawat di RSUD Kertosono Digratiskan

Biaya Pengobatan Korban Diduga Keracunan Makanan yang Dirawat di RSUD Kertosono Digratiskan

Regional
Di Hari Sumpah Pemuda, Ormas Tikus Pithi Hanata Baris Resmi Jadi Partai Kedaulatan Rakyat

Di Hari Sumpah Pemuda, Ormas Tikus Pithi Hanata Baris Resmi Jadi Partai Kedaulatan Rakyat

Regional
Kronologi Pensiunan Polisi Kena Hipnotis, Pelaku Ditangkap

Kronologi Pensiunan Polisi Kena Hipnotis, Pelaku Ditangkap

Regional
Tanah Longsor Landa Puncak Bogor, Satu Unit Rumah Rusak

Tanah Longsor Landa Puncak Bogor, Satu Unit Rumah Rusak

Regional
2 Minimarket di Madiun Dibobol Maling dalam 2 Hari, Pelaku Jebol Tembok Belakang

2 Minimarket di Madiun Dibobol Maling dalam 2 Hari, Pelaku Jebol Tembok Belakang

Regional
Kisah Lada Hitam Lampung, Dulu Dicari Penjajah Kini Diekspor dari Rumah

Kisah Lada Hitam Lampung, Dulu Dicari Penjajah Kini Diekspor dari Rumah

Regional
Ibu 3 Anak di Luwu Timur yang Laporkan Pencabulan Disebut Mangkir, LBH: Tak Ada Panggilan

Ibu 3 Anak di Luwu Timur yang Laporkan Pencabulan Disebut Mangkir, LBH: Tak Ada Panggilan

Regional
Kasus Korupsi Bedah Rumah Rp 20,25 Miliar, Kades di Bali Ini Dituntut 8 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Bedah Rumah Rp 20,25 Miliar, Kades di Bali Ini Dituntut 8 Tahun Penjara

Regional
Dalam 9 Bulan, 29 Polisi di Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat

Dalam 9 Bulan, 29 Polisi di Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.