Toko Sembako Bisnis Sampingan Jual Miras, Polisi Kesulitan Bongkar Transaksinya

Kompas.com - 05/08/2021, 15:02 WIB
Petugas Kepolisian menggerebek toko sembako yang menjual miras di Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya pada Selasa (3/8/2021) malam. KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAPetugas Kepolisian menggerebek toko sembako yang menjual miras di Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya pada Selasa (3/8/2021) malam.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Sebuah toko sembako di Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, digerebek polisi dan ditemukan puluhan botol minuman keras (Miras) berbagai merk untuk dijual.

Pemilik beralasan menjual miras untuk bisa cepat mendapatkan keuntungan besar karena terimbas pandemi Covid-19 yang melanda sekarang ini.

Barang dagangan sembako di tokonya sulit terjual dan memilih sampingan menjual miras karena mudah dijual dengan cepat kepada para pelanggannya dari kalangan muda-mudi.

"Sejak pandemi ini (jual miras), terimbas Covid-19 jadi jualan miras karena mudah dapat untung dan cepat dijualnya," jelas HN (45), seorang wanita pemilik toko sembako tersebut di lokasi penggerebekan.

Baca juga: Tangis Haru Pedagang Ayam Penyet, Dagangannya Diborong Anak-anak Muda, lalu Dibagikan Gratis ke Warga

Kepala Sabhara Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman, mengaku awalnya kesulitan membongkar bisnis miras dengan kedok toko sembako yang dilakukan oleh pelaku.

Soalnya, di toko tersebut tak terlihat transaksi secara langsung perdagangan miras karena barang dagangan yang dipajang di tempat itu semuanya berjenis kebutuhan pokok masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, setelah mendapatkan informasi dari kalangan muda yang suka mengonsumsi miras, membenarkan bahwa di toko tersebut menjual miras selain jenis dagangan sembako yang terpajang.

Baca juga: Aksi Kades Bagi Bansos Door-to-door, Pastikan Tepat Sasaran dan Tak Dipotong

"Berawal dari laporan warga adanya dugaan perdagangan miras di wilayah Kecamatan Cibeurum, Kota Tasikmalaya. Kami sempat kesulitan, tapi mencoba memancing dengan pura-pura membeli miras berbekal informasi dari para pemuda sekitar, kami pun berhasil menggerebeknya dan menemukan 35 botol miras berbagai merk," jelas Yusuf kepada wartawan di kantornya, Kamis (5/8/2021) pagi.

Cara penjualan miras oleh wanita pemilik toko tersebut dilakukan dengan bertemu langsung pemesannya di tempat yang telah disepakati.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Regional
Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Regional
Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Regional
Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Regional
Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Regional
Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Regional
Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Regional
Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Regional
Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Regional
'Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan'

"Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan"

Regional
Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Regional
Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Regional
Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.