Tolak Ajakan Bisnis Dekorasi Pernikahan, Nakes Dibunuh Kenalannya

Kompas.com - 05/08/2021, 14:41 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.

KOMPAS.com - Pihak kepolisian akhirnya menangkap pelaku pembunuhan terhadap RI (26), seorang tenaga kesehatan (nakes) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Kepala Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan AKBP Andy Rahmansyah menuturkan, antara korban dan pelaku memang saling kenal.

Korban sempat diajak oleh pelaku untuk menjalankan bisnis dekorasi pernikahan.

Andy mengatakan, para pelaku berharap korban mau memodali bisnis yang mereka rencanakan itu.

Akan tetapi, ajakan tersebut ditolak korban dengan alasan sibuk bekerja sebagai nakes di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Idaman, Banjarbaru.

"Motif tersangka karena memang ingin menguasai harta korban. Korban diajak menjalankan usaha dekorasi pernikahan namun korban menolak hingga akhirnya terjadilah penusukan tersebut," terangnya.

Baca juga: 2 Pembunuh Nakes di Kalsel Ditangkap, Pelaku Ingin Kuasai Harta Korban

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua ditangkap, satu buron

Dua orang pelaku pembunuhan tersebut berinisial MR (28) dan AM (21).

Mereka ditangkap di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (5/8/2021) dini hari.

Adapun seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

"Benar sudah diamankan. Keduanya diamankan di Martapura, di rumah MR sedangkan seorang tersangka lagi dalam proses pengejaran," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis.

Berdasar hasil interogasi, kedua pelaku tega membunuh korban RI (26) karena ingin menguasai harta korban.

Baca juga: Nakes RSUD Idaman Kalsel Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Diduga Korban Pembunuhan

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), beberapa barang berharga korban, seperti laptop dan ponsel, digondol pelaku.

Kini, kedua pelaku telah ditempatkan di sel tahanan Polres Banjarbaru.

Mereka terancam Pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun penjara.

Baca juga: Sedang Hamil 7 Bulan, Nakes di Bantul Meninggal karena Covid-19, Humas RS: Kami Semua Kehilangan

Nakes berinisial RI ditemukan tewas dalam kamar mandi di rumahnya pada Selasa (3/8/2021) malam.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya. Di tubuh korban terdapat beberapa luka tusuk.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief, Dony Aprian)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.