Ayah Apriyani Rahayu Ketiban Untung, Dapat Rp 100 Juta dan Rumah Usai Anaknya Sukses di Olimpiade

Kompas.com - 05/08/2021, 08:29 WIB
Pebulu tangkis ganda putri peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Apriyani Rahayu berpose setiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (4/8/2021). Selain Greysia dan Apriyani, pebulu tangkis Anthony Ginting, Praveen Jordan, lifter Rahmat Erwin Abdullah, Nurul Akmal, petembak Vidya Rafika, sprinter Lalu Muhammad Zohri, dan Alvin Tehupeiory juga termasuk dalam kloter terakhir kepulangan kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAPebulu tangkis ganda putri peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Apriyani Rahayu berpose setiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (4/8/2021). Selain Greysia dan Apriyani, pebulu tangkis Anthony Ginting, Praveen Jordan, lifter Rahmat Erwin Abdullah, Nurul Akmal, petembak Vidya Rafika, sprinter Lalu Muhammad Zohri, dan Alvin Tehupeiory juga termasuk dalam kloter terakhir kepulangan kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo.

KOMPAS.com - Ayah Apriyani Rahayu, Ameruddin, ketiban untung usai putrinya sukses di Olimpiade Tokyo 2020 dengan meraih medali emas.

Ia mendapatkan uang tunai sebesar Rp 100 juta dan rumah.

Uang tunai tersebut diberikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asal Sulawesi Tenggara, Tina Nur Alam.

Adapun hadiah satu unit rumah didapat Ameruddin dari DPP REI.

"Tadi saya langsung dibawa ke perumahan, lokasinya sekitar empat kilometer dari rumahku. Belum bisa masuk karena mau dikasih dulu perabot, dapur, dan taman juga," ujarnya.

Ameruddin mengucapkan banyak terima kasih atas hadiah yang diterima berkat pencapaian putrinya itu.

Baca juga: Bonus untuk Apriyani Bertambah, Sang Ayah Juga Dapat Uang Tunai Rp 100 Juta dan Rumah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Uang tunai Rp 100 juta

Anggota DPR RI menyerahkan uang tunai sebesar Rp 100 juta kepada ayah Apriyani Rahayu, peraih emas di Olimpiade Tokyo 2020 ( Foto Istimewa)KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI Anggota DPR RI menyerahkan uang tunai sebesar Rp 100 juta kepada ayah Apriyani Rahayu, peraih emas di Olimpiade Tokyo 2020 ( Foto Istimewa)

Tina Nur Alam mengatakan, bonus Rp 100 juta itu sengaja diberikan kepada Ameruddin karena telah melatih Apriyani Rahayu bermain bulu tangkis sejak kecil.

"Saya tahu persis bagaimana bapaknya melatih dengan penuh kesabaran, dengan uang seadanya melatih Apriyani dari kecil bermain bulu tangkis. Sehingga, anaknya sukses menjadi pemain bulu tangkis kebanggaan Indonesia," ucapnya, Selasa (3/8/2021).

Istri mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam ini mendatangi rumah Ameruddin di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, untuk menyerahkan hadiah tersebut secara langsung.

Baca juga: Impian Apriyani Rahayu Jadi Pebulutangkis Didukung Penuh oleh Mendiang Ibu

"Hadiah dari saya ini sebagai bentuk penghargaan kepada adinda Apriyani Rahayu yang merupakan salah satu perempuan terbaik Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, yang telah meraih medali emas bersama Greysia Polii, pebulu tangkis asal Sulawesi Utara, mengalahkan tim bulu tangkis ganda putri dari Tiongkok," ungkapnya.

Dia berharap agar torehan Apriyani Rahayu dan Greysia Polii bisa menjadi inspirasi dan motivasi.

"Semoga jejak mereka berdua menjadi inspirasi dan motivasi bagi pemuda dan pemudi Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara dan Provinsi Sulawesi Utara," sebutnya.

Baca juga: Jaya di Olimpiade, Greysia/Apriyani Dapat Hadiah di Kampung Halamannya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil Genap di Jalur Puncak Cianjur Perlu Payung Hukum agar Optimal

Ganjil Genap di Jalur Puncak Cianjur Perlu Payung Hukum agar Optimal

Regional
Hari Ini, Jokowi Kunjungi Banten untuk Resmikan Pabrik hingga Pantau Vaksinasi

Hari Ini, Jokowi Kunjungi Banten untuk Resmikan Pabrik hingga Pantau Vaksinasi

Regional
Peta dan Referensi Ketentuan PPKM Level 2-3 Jawa Bali Per Kabupaten Kota, Berlaku 21 September-4 Oktober 2021

Peta dan Referensi Ketentuan PPKM Level 2-3 Jawa Bali Per Kabupaten Kota, Berlaku 21 September-4 Oktober 2021

Regional
Gara-gara Pohon Kelapa Ditebang, Adik Aniaya Kakak Kandungnya hingga Tewas

Gara-gara Pohon Kelapa Ditebang, Adik Aniaya Kakak Kandungnya hingga Tewas

Regional
Kesal Utang Tak Kunjung Dibayar, Pria di Ngawi Bacok Tetangga

Kesal Utang Tak Kunjung Dibayar, Pria di Ngawi Bacok Tetangga

Regional
90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga Positif Covid-19

90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga Positif Covid-19

Regional
Motor Dibawa Kabur Selingkuhan, Wanita Ini Ngaku ke Suami Dibegal, Buat Laporan Palsu lalu Ditangkap

Motor Dibawa Kabur Selingkuhan, Wanita Ini Ngaku ke Suami Dibegal, Buat Laporan Palsu lalu Ditangkap

Regional
Melihat Upacara Kematian Kepercayaan Marapu di Sumba: Jenazah Dikubur dengan Posisi Duduk (1)

Melihat Upacara Kematian Kepercayaan Marapu di Sumba: Jenazah Dikubur dengan Posisi Duduk (1)

Regional
Agen Tiket di Pelabuhan Nusantara Parepare Ikut Terdampak Gangguan Jaringan Internet

Agen Tiket di Pelabuhan Nusantara Parepare Ikut Terdampak Gangguan Jaringan Internet

Regional
Modus Baru Pelaku Penyelundupan, Pura-pura Jadi Wisatawan, lalu Sewa Kapal Mewah untuk Angkut 100 Kg Sabu

Modus Baru Pelaku Penyelundupan, Pura-pura Jadi Wisatawan, lalu Sewa Kapal Mewah untuk Angkut 100 Kg Sabu

Regional
Rampung Lebih Cepat, TNI-Polri Perbaiki Jembatan yang Rusak akibat Ulah KNPB di Maybrat Dalam Waktu 4 Hari

Rampung Lebih Cepat, TNI-Polri Perbaiki Jembatan yang Rusak akibat Ulah KNPB di Maybrat Dalam Waktu 4 Hari

Regional
Puluhan Peserta SKD CPNS di Gunungkidul Mangkir

Puluhan Peserta SKD CPNS di Gunungkidul Mangkir

Regional
Sekolah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta Belum Gelar PTM dalam Waktu Dekat

Sekolah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta Belum Gelar PTM dalam Waktu Dekat

Regional
Merapi Park dan Candi Ratu Boko Bakal Diuji Coba untuk Buka Kembali

Merapi Park dan Candi Ratu Boko Bakal Diuji Coba untuk Buka Kembali

Regional
Cap Tikus Asal Minahasa Selatan Diolah Jadi Wiski

Cap Tikus Asal Minahasa Selatan Diolah Jadi Wiski

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.