Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran Jabar Diduga Coba Bunuh Diri, Kirim Rekaman Singgung PPKM

Kompas.com - 04/08/2021, 17:42 WIB
Ilustrasi bunuh diri melompat dari jendela. SHUTTERSTOCKIlustrasi bunuh diri melompat dari jendela.

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jawa Barat berinisial GB, diduga mencoba bunuh diri di depan Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/8/2021).

Koordinator Pelayanan Medik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Zulvayanti mengatakan, pasien datang ke IGD RSHS pada jam 13.54 WIB diantar petugas PMI.

Baca juga: Duduk Perkara Sumbangan Rp 2 Triliun Anak Akidi Tio dan Beda Pernyataan Status Tersangka

"Diagnosis (pasien saat datang) trauma tusuk di perut dan luka tusuk di area leher. Ada kecurigaaan percobaaan bunuh diri," ujar Zulvayanti dalam keterangan pers yang diterima, Rabu.

Baca juga: Janji Sumbangan Rp 2 Triliun Anak Akidi Tio yang Belum Ditepati dan Saldo yang Tak Mencukupi

Zulvayanti menjelaskan, saat ini kondisi pasien masih sadar, stabil, tanpa menggunakan bantuan oksigen, dan masih dalam observasi ketat.

Pendarahan di luar sudah ditangani tim medis dengan balut tekan. Pasien juga dipasangi infus dan sudah diberikan obat anti nyeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kirim rekaman ke wartawan

Sebelum melakukan percobaan bunuh diri, GB membuat dan mengirimkan rekaman suara berdurasi 3 menit 34 detik ke salah satu wartawan nasional di Bandung.

Rekaman dikirim dari nomor GB yang biasa dihubungi oleh wartawan.

Dalam rekaman itu, dia menyinggung soal PPKM.

 

GB mengatakan, AKAR dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) telah melakukan mediasi dengan Pemkot Bandung agar ada pelonggaran aturan, khususnya untuk makan di tempat.

Namun, Pemkot Bandung tetap mengikuti aturan pemerintah dan tidak berani mengambil tindakan yang menurut GB tepat.

 

Dalam rekaman itu, GB meminta maaf karena belum bisa memberikan yang terbaik untuk organisasi tersebut. 

"Saya sudah tidak kuat. Selaku pengurus saya mohon maaf belum bisa memberikan sesuatu yang terbaik buat teman-teman. Percayalah pengorbanan ini mungkin yang terbaik yang bisa kami lakukan selaku pengurus," ujar GB.

"Kami hanya inginkan dine in saja, yang lainnya hanya mengikuti saja. Mohon maaf sekali lagi semoga perjuangan kita dapat mendapatkan ridho dari Allah," kata GB dalam rekamannya.

Di akhir rekaman, GB juga memohon maaf kepada keluarga dan istrinya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Regional
Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Regional
Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Regional
Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Regional
Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Regional
Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Regional
KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

Regional
Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Regional
Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Regional
17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

Regional
Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Regional
Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Regional
Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Regional
Perampok Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Perampok Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Regional
Duduk Perkara Suami Cekik Istri hingga Tewas, Ketahuan Jual Perhiasan Istri untuk Judi dan Narkoba

Duduk Perkara Suami Cekik Istri hingga Tewas, Ketahuan Jual Perhiasan Istri untuk Judi dan Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.