Realisasi Vaksinasi di Kaltim Baru 17 Persen dari Target 2 Juta Penerima, Sekprov: Vaksin Kurang

Kompas.com - 03/08/2021, 20:03 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 Dok. ShutterstockIlustrasi vaksin Covid-19

SAMARINDA, KOMPAS.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan jumlah penerima vaksin di Kaltim mencapai 2.874.401 orang.

Itu terdiri dari para tenaga kesehatan (nakes) 28.218 orang, lanjut usia (lansia) 189.533 orang, petugas publik 284.193 orang,  masyarakat umum 1.974.995 orang serta para remaja 397.462 orang.

Namun, hingga Selasa (3/8/2021), realisasi vaksin dosis pertama baru 17 persen atau 514.282 orang. Sedang dosis kedua baru 11 persen atau 316.190 orang.

“Alasan kenapa baru segitu karena vaksinnya kurang,” ungkap Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Muhammad Sabani saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Sertifikat Vaksin Covid-19 Bakal Jadi Tiket ke Area Publik di Salatiga

Sabani mengatakan, sejak bulan lalu Kaltim sudah kekurangan stok. Pihaknya sudah bersurat ke Kementerian Kesehatan meminta pasokan vaksin. Namun hingga kini vaksin belum kunjung dikirim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga, kata dia, ada masyarakat yang seharusnya sudah dapat vaksin kedua, tapi belum diberikan karena stok kosong.

“Rencana bulan ini (Agustus) datang agak banyak,” kata dia.

Setelah vaksin tiba, Sabani mengatakan tim Satgas Covid-19 sudah mempersiapkan infrastruktur untuk menggenjot realisasinya.

“Kita akan manfaatkan semua stakeholder terkait dan semua fasilitas untuk vaksinasasi ini,” pungkas dia.

Baca juga: Wahyana, Guru di Gunungkidul Wasit Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, Pimpin Final Tunggal Putri

Diketahui, dari kelompok penerima vaksin, hanya tenaga kesehatan yang realisasinya sudah memenuhi target baik dosis pertama maupun kedua yakni di atas 100 persen dari target 28.218 nakes.

Sementara kelompok lainnya masih jauh dari target.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Regional
Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Regional
Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Regional
Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Regional
Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Regional
Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Regional
'Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan'

"Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan"

Regional
Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Regional
Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Regional
Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Regional
Hadapi Kuliah Tatap Muka, 26.000 Mahasiswa di Jawa Tengah Divaksin Serentak

Hadapi Kuliah Tatap Muka, 26.000 Mahasiswa di Jawa Tengah Divaksin Serentak

Regional
Dibantu Anggota Dewan, Bayi Kembar Lahir Tanpa Anus di Meranti Segera Dioperasi

Dibantu Anggota Dewan, Bayi Kembar Lahir Tanpa Anus di Meranti Segera Dioperasi

Regional
Lebak Akan Berlakukan Kebijakan Ganjil Genap di Jalur Menuju Tempat Wisata

Lebak Akan Berlakukan Kebijakan Ganjil Genap di Jalur Menuju Tempat Wisata

Regional
Baru 25 Persen Lansia Divaksin Covid-19, Pemkab Magetan Gencarkan Vaksinasi di Desa

Baru 25 Persen Lansia Divaksin Covid-19, Pemkab Magetan Gencarkan Vaksinasi di Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.