RSUD Buleleng Penuh, Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di IGD hingga Lorong RS

Kompas.com - 03/08/2021, 12:14 WIB
Sejumlah pasien Covid-19 di RSUD Buleleng menunggu mendapatkan ruangan khusus pasien Covid-19 RSUD Buleleng Sejumlah pasien Covid-19 di RSUD Buleleng menunggu mendapatkan ruangan khusus pasien Covid-19

BULELENG, KOMPAS.com - Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng menyebabkan ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Buleleng penuh.

Sejumlah pasien Covid-19 di RSUD Buleleng terpaksa dirawat sementara di lorong ruangan hingga IGD sembari menanti ada ruangan kosong.

"Puncaknya di Minggu (1/8/2021) malam itu ada 38 pasien yang belum mendapat tempat. 6 orang sempat di lorong," kata RSUD Kabupaten Buleleng, Putu Arya Nugraha saat dihubungi, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Pria Timor Leste yang Masuk ke NTT Melalui Jalan Tikus Mengaku Ingin Jadi WNI

Meningkat sepekan terakhir

Nugraha menyebutkan, peningkatan pasien Covid-19 di RSUD Buleleng sudah terjadi sejak satu pekan terakhir.

Rata-rata peningkatan pasien Covid-19 dalam satu malam sebanyak 20 orang. Puncak dari peningkatan itu terjadi pada Minggu (1/8/2021) malam kemarin sebanyak 38 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, lanjut Nugraha, pihaknya saat ini terus berupaya mengatasi situasi sulit tersebut. Pasien yang sebelumnya ada lorong RS, kini sudah bisa digeser semua ke IGD.

"Kita kan ada ruangan IGD, triasa namanya. Triasa anak, Triasa bedah, umum, penyakit dalam, itu semua terisi," tuturnya.

Baca juga: Heboh, Wafer Berisi Silet hingga Staples Diberikan pada Anak-anak di Jember, Polisi Buru Pelaku

 

Ilustrasi rumah sakitWavebreakmedia Ilustrasi rumah sakit
Siapkan ruangan tambahan

Pihak RS juga tengah mempersiapkan ruangan tambahan untuk pasien Covid-19 yang terpaksa harus menjalani perawatan.

Pada Selasa (3/8/2021) hari ini, sebanyak 18 tempat tidur di ruang Melati II tengah dipersiapkan untuk menampung pasien Covid-19.

"Jadi kalau misalnya ada pasien yang datang ke tempat kita terus indikasi harus dirawat, ya kita pakai ruang yang lain dulu. Walaupun kita belum SK kan sebagai ruang isolasi," kata dia.

Selain itu, pihak RSUD Buleleng juga terus menjalin koordinasi dengan sejumlah RS Swasta di Buleleng untuk menerapkan pembagian pasien Covid-19.

Baca juga: Tangis Ketua DPRD dan Para Pejabat Saat Jenazah Bupati Yasin Payapo Dilepas

Pasien dengan gejala ringan dan memerlukan perawatan akan diarahkan ke RS swasta.

Sementara pasien Covid-19 yang menunjukkan gejala sedang dan berat akan dirawat di RSUD Buleleng.

Hal itu untuk menjaga ketersediaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Buleleng yang sudah mencapai 110 persen dari 97 kapasitas tempat tidur.

"97 kapasitas tempat tidur, 38 ICU, sisanya isolasi biasa. Dan penuh semua," kata dia.

Baca juga: Pelajar SMA Korban Penganiayaan Oknum TNI Terbaring di RS, Alami Cedera Tulang Belakang

Dia berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia juga mendorong masyarakat yang belum menjalani vaksinasi untuk melakukan vaksinasi.

"Patuhi protokol kesehatan, yang sudah vaksin tetap hati-hati karena ada varian Delta, yang belum vaksin ya segera (vaksin)," pungkasnya.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng, kasus positif secara kumulatif per Senin (2/8/2021) kemarin sudah menyentuh angka 7.317 kasus.

Dari jumlah itu sebanyak 5.911 orang dinyatakan sembuh, 301 orang meninggal dunia, dan yang sedang menjalani perawatan sebanyak 1.094 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Regional
Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Regional
Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Regional
Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Regional
Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Regional
Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Regional
Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Regional
Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Regional
Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Regional
199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

Regional
Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Regional
Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Regional
Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Regional
Ini Inovasi Pemkot Surabaya hingga Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih di Asia Tenggara

Ini Inovasi Pemkot Surabaya hingga Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih di Asia Tenggara

Regional
Buntut Buronan Ditembak dan Dianiaya, Kasat Reskrim Luwu Utara Dimutasi

Buntut Buronan Ditembak dan Dianiaya, Kasat Reskrim Luwu Utara Dimutasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.