Mulai Agustus, Jembatan Cirahong Kembali Dibuka untuk Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua

Kompas.com - 30/07/2021, 19:56 WIB
Suasana Jembatan Cirohang setelah dilakukan perbaikan. Dok HUMAS PT KAI DAOP 2 BANDUNGSuasana Jembatan Cirohang setelah dilakukan perbaikan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Mulai 1 Agustus 2021, Jembatan Cirahong yang menghubungkan Ciamis-Manonjaya kembali dibuka.

"Mulai 1-31 Agustus 2021 dilakukan evaluasi uji pembebanan jembatan Cirahong sehingga jembatan Cirahong kembali dibuka untuk pejalan kaki dan pengendara kendaraan roda dua saja," ujar Manajer Humasda PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Kuswardoyo saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Strategi Ridwan Kamil Tekan Tingginya Angka Kematian Covid-19 di Purwakarta, Karawang dan Bandung

Kuswardoyo menjelaskan, pada 1-31 Juli 2021, jembatan Cirahong ditutup untuk lalu lintas masyarakat dari Ciamis menuju Manonjaya dan sebaliknya.

Penutupan itu dilakukan karena adanya perawatan pada konstruksi jembatan yang dilakukan untuk mengembalikan kondisi jembatan kepada kondisi yang laik sesuai fungsinya.

Baca juga: Pengusaha Restoran dan Hotel di Bandung Batal Kibarkan Bendera Putih

Seperti diketahui, Jembatan Cirahong dibangun pada tahun 1893 oleh perusahaan Belanda, Staatspoorwegen (SS).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jembatan yang ada di Km 283+745 antara Ciamis dan Manonjaya ini memiliki panjang 202 meter.

"Jembatan ini merupakan satu-satunya jembatan double decker (berfungsi ganda) di Indonesia," ungkap Kuswardoyo.

Meski perawatan dilakukan rutin, kondisi dan usianya yang sudah 128 tahun, membuat pihaknya perlu mengevaluasi fungsi bagian bawah dari jembatan KA untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

Bagian bawah jembatan tersebut, selama ini digunakan untuk akses dari Ciamis ke Manonjaya dan sebaliknya.

Saat ini, pekerjaan perawatan jembatan Cirahong telah selesai. Untuk mengetahui beban yang diizinkan pasca perbaikan, maka dilakukan uji coba untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

"Itu dilakukan untuk mengetahui batas kekuatan jembatan pasca perbaikkan," beber dia.

Baca juga: Kisah Siamang Umang, Dianggap Anak Sendiri oleh Warga, 6 Tahun Bersama Akhirnya Berpisah

Evaluasi uji pembebanan jembatan Cirahong ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pejalanan kereta

Ia menambahkan, keselamatan perjalanan kereta api menjadi fokus utama.

Karena itu, jika hasil evaluasi tidak memungkinkan digunakan kendaraan roda empat, maka lokasi tersebut akan ditutup permanen bagi lalu lintas kendaraan roda empat atau lebih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.