Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kota Blitar Mulai Pindahkan Warga Isoman di Rumah ke Pusat Isolasi

Kompas.com - 30/07/2021, 09:24 WIB
Asip Agus Hasani,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

BLITAR, KOMPAS.com - Satgas Covid-19 Kota Blitar telah mulai memindahkan warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah ke pusat isolasi yang disediakan pemerintah.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan selaku Wakil Ketua Satgas mengatakan, pemindahan warga yang menjalani isolasi mandiri telah mulai dilakukan sejak Rabu (28/7/2021).

"Mulai kemarin (Rabu) perlahan-lahan kami melakukan penggeseran warga yang isoman ke isolasi terpusat, supaya ada kontrol 1x24 jam," ujar Yudhi, kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Yudhi mengatakan, sementara menunggu kesiapan tempat isolasi terpusat di asrama mahasiswa PGSD, Satgas mengevakuasi warga yang isolasi mandiri di rumah ke kampus Poli Teknik Kesehatan (Poltekkes), tempat isolasi yang selama ini disediakan Pemerintah Kota Blitar.

Baca juga: Pasien Covid-19 Dikenakan Tarif oleh Puskesmas, Bupati Trenggalek Minta Maaf

Jika daya tampung kampus Poltekkes sebanyak 126 tempat tidur sudah penuh, kata dia, warga isolasi mandiri akan dibawa ke pusat isolasi yang baru, yaitu asrama mahasiswa PGSD milik Universitas Negeri Malang yang ada di Jalan Ir Soekarno, Kota Blitar.

"Makanya Senin ini tempat isolasi terpusat di asrama mahasiswa PGSD itu harus sudah dibuka," kata dia.

Tidak semua dipindahkan ke pusat isolasi

Yudhi mengatakan, Satgas Covid-19 akan terlebih dulu melakukan asesmen untuk menilai apakah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri harus dipindahkan ke pusat isolasi atau tidak.

Meskipun pada dasarnya, kata Yudhi, tidak boleh adalagi warga yang isolasi mandiri.

Namun, atas pertimbangan tertentu, lanjut dia, warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 boleh menjalani isolasi mandiri dengan sejumlah syarat.

"Misalnya, keluarga yang tinggal di satu rumah yang semua penghuninya terkonfirmasi positif. Mereka boleh isolasi mandiri di rumah dengan syarat beberapa syarat," ujar dia.

Salah satu syarat itu, lanjut dia, nomor telepon petugas kesehatan, relawan kesehatan, babinkamtibmas dan babinsa harus ditempel di rumah itu sehingga pertolongan akan cepat diberikan jika dibutuhkan.

Menurut Yudhi, instruksi untuk memindahkan warga yang isolasi mandiri di rumah ke pusat isolasi didasarkan pada tingginya tingkat kematian yang antara lain, disebabkan warga terlambat mendapat pertolongan medis saat kondisi kesehatannya memburuk.

Yudhi mengatakan, banyak warga yang menjalani isolasi mandiri namun tidak tahu gejala-gejala memburuknya gangguan kesehatan akibat Covid-19.

"Jadi orang yang isoman banyak yang tidak paham yang berkaitan dengan kesehatan walaupun sudah dilakukan pengawasan dan sebagainya," kata dia.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bahas Soal Pemilu Saat Khotbah, Khatib di Bantul Ditinggal Jamaah Shalat Idul Fitri

Bahas Soal Pemilu Saat Khotbah, Khatib di Bantul Ditinggal Jamaah Shalat Idul Fitri

Regional
13 kambing Milik Pondok Pesantren Cangkringan Sleman Hilang Dicuri

13 kambing Milik Pondok Pesantren Cangkringan Sleman Hilang Dicuri

Regional
Sosok Ukar Sopir Grand Max yang Tewas di Tol Cikampek, 4 Hari Bolak-balik Jakarta-Ciamis Jelang Lebaran

Sosok Ukar Sopir Grand Max yang Tewas di Tol Cikampek, 4 Hari Bolak-balik Jakarta-Ciamis Jelang Lebaran

Regional
Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Solo Diprediksi Hari Ini dan Besok

Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Solo Diprediksi Hari Ini dan Besok

Regional
Landasan Diperpanjang, 2 Maskapai Bakal Masuk Bandara Manokwari

Landasan Diperpanjang, 2 Maskapai Bakal Masuk Bandara Manokwari

Regional
17 Ruko Pasar di Rokan Hulu Riau Hangus Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar

17 Ruko Pasar di Rokan Hulu Riau Hangus Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar

Regional
Kronologi Paman di Konawe Selatan Bunuh Keponakan Berusia 10 Tahun, Pelaku Sempat Serang Tetangga

Kronologi Paman di Konawe Selatan Bunuh Keponakan Berusia 10 Tahun, Pelaku Sempat Serang Tetangga

Regional
Sosok Letda Oktavianus Danramil Aradide yang Gugur Ditembak OPM Paniai, Dikenal Pengayom Masyarakat

Sosok Letda Oktavianus Danramil Aradide yang Gugur Ditembak OPM Paniai, Dikenal Pengayom Masyarakat

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
'Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli'

"Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com