Warga Isoman Tolak Dipindah di Isolasi Terpadu, Wali Kota Madiun Pinjami Oksimeter

Kompas.com - 29/07/2021, 15:05 WIB
Wali Kota Madiun Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri bersama forpimda meninjau kondisi tempat tidur yang ada di dalam asrama haji yang dijadikan rumah sakit lapangan (RSL), Sabtu (24/7/2021). DOK. Humas Pemkot MadiunWali Kota Madiun Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri bersama forpimda meninjau kondisi tempat tidur yang ada di dalam asrama haji yang dijadikan rumah sakit lapangan (RSL), Sabtu (24/7/2021).


MADIUN, KOMPAS.com - Wali Kota Madiun, Maidi memutuskan untuk meminjami oksimeter bagi warga yang sementara menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Saya beli oksimeter banyak untuk dipinjamkan kepada warga isoman agar bisa mengetahui saturasinya sewaktu-waktu,” kata Maidi, kepada Kompas.com, Kamis (29/7/2021) siang.

Maidi menuturkan, kebijakan meminjamkan oksimeter itu dilakukan setelah ia mendapati satu keluarga isoman menolak dipindah ke tempat isolasi terpadu.

Alasan keluarga menolak dipindah lantaran merasa lebih nyaman isoman di rumah.

Baca juga: Tak Ingin Warga Isoman Meninggal, Wali Kota Madiun Sulap 12 Gedung Sekolah Jadi Lokasi Isoter

“Kemarin saya tahu sendiri satu keluarga ada lima yang isoman. Saya hubungi untuk segera dirawat di rumah sakit. Tetapi keluarga itu menolak. Warga isoman menolak lantaran merasa nyaman di rumah,” kata Maidi.

Penolakan warga isoman dipindah ke isolasi terpadu, kata Maidi, menjadikan petugas puskesmas harus turun untuk mengecek saturasi oksigen keluarga tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu, Maidi juga mendapati seorang warga isoman di Demangan yang menolak di pindah ke tempat isolasi terpadu.

Setelah petugas puskesmas mengecek saturasinya di rumah ternyata tinggal 48 persen.

Lantaran kondisi kegawatdaruratan, warga isoman itu akhirnya dibawa rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor Landa Ciamis, Satu Rumah Warga Tertimbun, Masjid Terancam Amblas

Longsor Landa Ciamis, Satu Rumah Warga Tertimbun, Masjid Terancam Amblas

Regional
Pasca-viralnya Video Siswa SD Seberangi Sungai dengan Kotak Bus, Pemkab OKI Kaji Pembangunan Jembatan

Pasca-viralnya Video Siswa SD Seberangi Sungai dengan Kotak Bus, Pemkab OKI Kaji Pembangunan Jembatan

Regional
Bidan Desa di Lembata Turun ke Kebun Ajak Pengungsi Badai Seroja Ikut Vaksinasi Covid-19

Bidan Desa di Lembata Turun ke Kebun Ajak Pengungsi Badai Seroja Ikut Vaksinasi Covid-19

Regional
Mayat Pria Ini Tergeletak di Jalan, Diduga Korban Penikaman

Mayat Pria Ini Tergeletak di Jalan, Diduga Korban Penikaman

Regional
Petani Kopi Asal Sumsel Jadi Pencuri Spesialis Ganjal ATM, Pasang Stiker Call Center Palsu

Petani Kopi Asal Sumsel Jadi Pencuri Spesialis Ganjal ATM, Pasang Stiker Call Center Palsu

Regional
Diguyur Hujan Deras, 8 Kecamatan di Lubuk Linggau Diterjang Banjir Bandang

Diguyur Hujan Deras, 8 Kecamatan di Lubuk Linggau Diterjang Banjir Bandang

Regional
Kerugian akibat Kebakaran di Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Ditaksir Capai Rp 300 Juta

Kerugian akibat Kebakaran di Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Ditaksir Capai Rp 300 Juta

Regional
Cemburu, Pria Ini Siram Pacar dengan Air Keras hingga Tewas, Berbohong jika Korban Diserang Orang Tak Dikenal

Cemburu, Pria Ini Siram Pacar dengan Air Keras hingga Tewas, Berbohong jika Korban Diserang Orang Tak Dikenal

Regional
Video Viral Debt Collector di Lombok Tagih Nasabah Pakai Senjata Api, Oknum Polisi Terlibat?

Video Viral Debt Collector di Lombok Tagih Nasabah Pakai Senjata Api, Oknum Polisi Terlibat?

Regional
Polisi Tutup 2 Pabrik Obat-obatan Terlarang di Bantul dan Sleman, Produksi 420 Juta Butir Per Bulan

Polisi Tutup 2 Pabrik Obat-obatan Terlarang di Bantul dan Sleman, Produksi 420 Juta Butir Per Bulan

Regional
Ini Temuan dari Struktur Kuno di Blitar yang Diduga Kompleks Bangsawan Era Majapahit

Ini Temuan dari Struktur Kuno di Blitar yang Diduga Kompleks Bangsawan Era Majapahit

Regional
Sekitar 7.000 Anak di Jabar Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Sekitar 7.000 Anak di Jabar Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Gadis 13 Tahun di Tanah Bumbu Kalsel Dicabuli 3 Pemuda secara Bergilir

Gadis 13 Tahun di Tanah Bumbu Kalsel Dicabuli 3 Pemuda secara Bergilir

Regional
Bharada Muhammad Kurniadi Korban KKB Dimakamkan di TMP Aceh Tamiang, Kapolres: Kami Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

Bharada Muhammad Kurniadi Korban KKB Dimakamkan di TMP Aceh Tamiang, Kapolres: Kami Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

Regional
Kantor Bank Sinarmas Pontianak Diduga Ditembaki Orang Tak Dikenal, Ada Belasan Lubang Bekas Tembakan

Kantor Bank Sinarmas Pontianak Diduga Ditembaki Orang Tak Dikenal, Ada Belasan Lubang Bekas Tembakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.