Kompas.com - 28/07/2021, 19:36 WIB
Ilustrasi jenazah, jasad manusia SHUTTERSTOCKIlustrasi jenazah, jasad manusia

BATAM, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang Pasar Induk Jodoh mendatangi Kantor Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (28/7/2021).

Kedatangan para pedagang itu untuk meminta pertanggungjawaban atas kematian Priska Ginting (42).

Diduga, Priska meninggal dunia saat sedang terjadi penggusuran di Pasar Induk Jodoh, pada Senin (26/7/2021).

Baca juga: Demo ke Kantor Wali Kota Batam, Massa Bawa Jenazah Pedagang yang Meninggal Saat Penggusuran

Dalam demo ini, para pedagang membawa jenazah Priska.

Jenazah Priska dibawa menggunakan ambulans.

Boni Ginting, salah satu pedagang Pasar Induk Jodoh mengatakan, mereka sengaja mendatangi Kantor Wali Kota Batam dengan tujuan meminta pertanggungjawaban atas tindakan Tim Terpadu yang dipimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam, Gustian Riau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Biar Rudi (Wali Kota) tahu bagaimana tindakan dari Tim Terpadu yang diketuai Gustian Riau saat melakukan proses pembongkaran di Pasar Induk Jodoh yang menimbulkan korban jiwa,” kata Boni saat dihubungi, Rabu.

Baca juga: Serangan Jantung, Priska Meninggal Saat Lapaknya Digusur, Jenazahnya Dibawa ke Kantor Wali Kota Batam

Jenazah dibawa ke Kantor DPRD

Namun, para pedagang gagal bertemu dengan Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Para pedagang kemudian bergerak ke Kantor DPRD Kota Batam.

Namun, mereka juga gagal bertemu dengan anggota DPRD.

Saat ini, tidak ada satu pun anggota DPRD yang berada di Gedung DPRD.

"Mana hati nurani kalian anggota Dewan. Dia (Priska) adalah orang yang memilih kalian untuk dapat duduk di dalam. Kenapa kalian tidak ada keluar dan menunjukkan empati kalian ke kami," sebut Boni.

Menurut Boni, para pedagang akan terus berupaya meminta pertanggungjawaban atas penggusuran yang terjadi.

"Kami akan terus menuntut pertanggungjawaban Wali Kota Batam terkait kejadian ini, karena mendiang meninggal murni diakibatkan penggusuran yang dilakukan secara anarkis,” kata Boni.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Gibran Usai Terima Gelar Bangsawan dari Keraton Solo

Kata Gibran Usai Terima Gelar Bangsawan dari Keraton Solo

Regional
Siswa SMA Sudah Divaksin tapi PTM Tak Kunjung Digelar, Ini Kata Bupati Wonogiri

Siswa SMA Sudah Divaksin tapi PTM Tak Kunjung Digelar, Ini Kata Bupati Wonogiri

Regional
Majelis Hakim Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat Cs

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat Cs

Regional
Menara Masjid Raya Baiturrahman Semarang Terbakar, Diduga Korsleting

Menara Masjid Raya Baiturrahman Semarang Terbakar, Diduga Korsleting

Regional
Gubernur Viktor: NTT Punya Sumber Energi Baru Terbarukan yang Sangat Melimpah

Gubernur Viktor: NTT Punya Sumber Energi Baru Terbarukan yang Sangat Melimpah

Regional
Mahasiswa di Nganjuk Dikeroyok di Jalan, 3 Pelaku Masih Berstatus Pelajar

Mahasiswa di Nganjuk Dikeroyok di Jalan, 3 Pelaku Masih Berstatus Pelajar

Regional
Satpol PP Banjarnegara Temukan 2 Rumah Warga Disewakan Jadi Tempat Prostitusi, Tarifnya Rp 20.000

Satpol PP Banjarnegara Temukan 2 Rumah Warga Disewakan Jadi Tempat Prostitusi, Tarifnya Rp 20.000

Regional
Saat Nelayan hingga Warga Pesisir di Kuta Mandalika Divaksin

Saat Nelayan hingga Warga Pesisir di Kuta Mandalika Divaksin

Regional
Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Regional
Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

Regional
Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

Regional
Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Regional
Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.