Vandalisme Baliho Puan Maharani di Blitar dan Surabaya, Diduga Bermuatan Politis hingga Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 28/07/2021, 15:25 WIB
Poster ucapan HUT RI ke-76 menutup baliho dengan foto Puan Maharani yang menjadi target vandalisme, Sabtu (24/7/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANIPoster ucapan HUT RI ke-76 menutup baliho dengan foto Puan Maharani yang menjadi target vandalisme, Sabtu (24/7/2021)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Aksi vandalisme terhadap baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani terjadi di beberapa titik yakni di Blitar dan Surabaya, Jawa Timur.

Pada Jumat (23/7/2021), DPC PDIP Kabupaten Blitar membuat laporan ke kepolisian setelah baliho di depan Kantor DPC PDIP Kabupaten Blitar ditulisan "open BO" oleh orang tak tak dikenal.

Tulisan "open BO" tepat berada di dekat foto Puan Maharani. Diduga perbuatan vandalisme dilakukan pada Kamis (22/7/2021) dini hari.

Baca juga: Sayangkan Vandalisme Baliho Puan, Wakil Ketua DPR Serahkan ke Penegak Hukum

Dipastikan pelaku vandalisme ini harus menggunakan tangga untuk membuat coretan tersebut mengingat baliho dipasang di ketinggian sekitar tiga meter.

“Iya benar, ada laporan itu ke kami. Yang sesuai laporan (LP) pelapor adalah pejabat DPC PDIP Kabupaten Blitar, kemarin (23/7/2021)," kata Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela.

Materi yang dilaporkan adalah adanya tulisan “open BO” di dekat foto Puan Maharani yang terpampang di baliho.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kendala Polisi Ungkap Kasus Vandalisme Baliho Puan Maharani di Blitar

Vandalisme di 8 titik baliho Puan di Surabaya

Baliho dengan foto Puan Maharani dipasang di halaman Gedung Kesenian Kota Blitar dimana berlangsung Rakerda DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Senin (21/6/2021)KOMPAS.COM/ASIP HASANI Baliho dengan foto Puan Maharani dipasang di halaman Gedung Kesenian Kota Blitar dimana berlangsung Rakerda DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Senin (21/6/2021)
Tak hanya di Blitar. Aksi vandalisme juga terjadi di Surabaya. Total ada 8 titik lokasi baliho yang dicoret yakni di Jalan Wiratno, Jalan Karang Asem, Jalan Mulyosari, Jalan Kalisari, 2 baliho di Jalan Ir Soekarno, Jalan Ngagel dan Jalan Kenjeran.

Vandalisme dilakukan dengan mencoret-coret baliho Puan Maharani dengan cat minyak, sebagian bahkan ditulisi dengan kata-kata kotor.

Di baliho tersebut, Puan Maharani selaku Ketua DPR RI mengampanyekan pentingnya menjaga protokol kesehatan bagi warga Surabaya di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Vandalisme Baliho Puan Maharani, Pelaku Ditangkap

Terkait kasus tersebut, Senin (26/7/2021) Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC PDI-P Surabaya bersama sejumlah pengurus tingkat kecamatan mengadukan aksi vandalisme itu ke Mapolrestabes Surabaya.

Mereka juga membawa bukti baliho korban vandalisme.

"Kami berharap polisi bertindak, dengan menangkap dan memproses hukum perusak properti milik PDI-P," jelasnya.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Vandalisme Baliho Puan Maharani, Pelaku Ditangkap

Bermuatan politis

ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wali Kota Eri Cahyadi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beserta Forkopimda Lainnya, Saat Meninjau Lokasi Vaksinasi di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Kamis (8/7/2021).Istimewa ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wali Kota Eri Cahyadi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beserta Forkopimda Lainnya, Saat Meninjau Lokasi Vaksinasi di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Kamis (8/7/2021).
Terkait kasus tersebut, Ketua DPD PDI-P Jawa Timur Kusnadi mencurigai ada pihak yang tidak senang dengan kerja PDI-P di tengah pandemi Covid-19.

"Ini kan Baliho Ketua DPR dari PDI-P sedang kampanye protokol kesehatan, kalau sampai ada seperti itu (vandalisme) berarti ada yang tidak senang dengan kerja PDI-P di tengah pandemi seperti ini," katanya dikonfirmasi, Senin (26/7/2021).

Sementara itu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Wahono, memberikan tanggapan soal vandalisme di baliho Puan Maharani.

Baca juga: Di Balik Aksi Vandalisme Open BO di Baliho Puan Maharani di Jatim

Pria asal Blitar ini menduga, aksi vandalisme tersebut bermuatan politis dan berniat mengadu domba antarkader partai berlambang banteng.

"Nampaknya ada pihak-pihak eksternal di luar intern PDI-P yang berusaha membuat persoalan di intern kader PDI-P," tuturnya.

Apalagi, kata Guntur, ada perbedaan pendapat di antara kader PDI-P Jawa Timur soal wacana mengusung Puan Maharani sebagai kandidat calon presiden pada Pilpres 2024.

Terkait hal tersebut, Polda Jawa Timur sudah menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pendalaman penyelidikan.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Vandalisme Baliho Puan Maharani di Surabaya

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani.DOK. Bonis/Man (dpr.go.id) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani.
"Benar. Tim Jatanras Polda Jatim mem-back up Polres Blitar untuk melakukan penyelidikan kasus tersebut," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, Sabtu (24/7/2021).

Pada Minggu (25/7/2021) malam, polisi berhasil mengamankan satu pelaku vandalisme baliho yang ada di Surabaya.

Pelaku saat ini telah menjalani Mapolrestabes Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko membenarkan penangkapan tersebut.

Baca juga: Baliho Puan Maharani di 8 Lokasi di Surabaya Juga Dicoreti, Ini yang Dilakukan PDI-P

Gatot belum dapat menjelaskan motif aksi vandalisme tersebut karena sampai saat ini pendalaman pemeriksaan masih terus dilakukan.

Namun Gatot memastikan seorang terduga pelaku vandalisme yang ditangkap adalah yang beraksi di Surabaya.

"Yang diamankan kemarin khusus yang di Surabaya," terangnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Achmad Faizal, Asip Agus Hasani | Editor : Pythag Kurniati, Dony Aprian)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

90 Persen Kamar Tidur Pasien Covid-19 di Kulon Progo Kosong, BOR 2,75 Persen

90 Persen Kamar Tidur Pasien Covid-19 di Kulon Progo Kosong, BOR 2,75 Persen

Regional
Bali Diguncang Gempa 4,8 M, Terparah di 2 Kabupaten, Warga Meninggal Tertimbun Reruntuhan

Bali Diguncang Gempa 4,8 M, Terparah di 2 Kabupaten, Warga Meninggal Tertimbun Reruntuhan

Regional
PON Papua Berakhir, Kontingen Kepri Bawa Pulang 11 Medali

PON Papua Berakhir, Kontingen Kepri Bawa Pulang 11 Medali

Regional
Tahap Daurat, Ratusan Ribu Ruang Kelas Sekolah di Indonesia Rusak

Tahap Daurat, Ratusan Ribu Ruang Kelas Sekolah di Indonesia Rusak

Regional
Ratusan Suporter PSS Sleman Masuk Solo, Lempari Polisi dengan Batu, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

Ratusan Suporter PSS Sleman Masuk Solo, Lempari Polisi dengan Batu, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

Regional
Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Regional
Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Regional
Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Regional
Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Luewi Ili di Sungai Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Luewi Ili di Sungai Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Regional
Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Regional
Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Regional
Kronologi Susur Sungai Ciamis yang Diduga Tewaskan 11 Siswa, Berawal dari 21 Orang Terseret Arus

Kronologi Susur Sungai Ciamis yang Diduga Tewaskan 11 Siswa, Berawal dari 21 Orang Terseret Arus

Regional
Tak Terima Dinasihati karena Sering Mabuk Miras dan Lakukan KDRT, Anggota DPRD Sumba Tengah Diduga Aniaya Pendeta

Tak Terima Dinasihati karena Sering Mabuk Miras dan Lakukan KDRT, Anggota DPRD Sumba Tengah Diduga Aniaya Pendeta

Regional
Fakta Tragedi Susur Sungai Ciamis, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Diduga Terbawa Arus

Fakta Tragedi Susur Sungai Ciamis, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Diduga Terbawa Arus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.