Kompas.com - 28/07/2021, 13:48 WIB
Ilustrasi vaksin SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin

PEKANBARU, KOMPAS.com - Stok vaksin di Kota Pekanbaru, Riau, saat ini ketersediaannya menipis.

Bahkan, bus vaksinasi keliling milik Pemkot Pekanbaru berhenti beroperasi sementara.

Menanggapi persoalan ini, Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk bersabar.

Baca juga: Kebutuhan Vaksin Covid-19 di Indonesia Baru Terpenuhi 30 Persen

Pasalnya, hingga kini vaksin masih dalam pengiriman pemerintah pusat.

"Kami meminta agar daerah untuk bersabar. Karena, vaksinnya masih dalam proses pengiriman ke Provinsi Riau," ujar Yovi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Ia mengakui, saat ini animo masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi massal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tenaga Medis Galau, Ingin Percepat Vaksinasi tapi Kiriman Stoknya Sudah Sebulan Nihil...

Namun, pihaknya saat ini masih menunggu pengiriman vaksin dari pemerintah pusat.

"Nanti, jika vaksin dari pemerintah pusat sampai ke Provinsi Riau, tentu akan disalurkan ke kabupaten dan kota. Jadi mohon kesabarannya," jelas Yovi.

Yovi tidak menampik, jika saat ini ketersediaan vaksin sinovac lebih diutamakan untuk kegiatan vaksinasi tahap kedua.

Karena, masyarakat yang telah menjalani vaksinasi tahap pertama, harus dilanjutkan ke vaksinasi tahap dua.

Baca juga: Stok Vaksin di Sumut Minim, dari Target Vaksinasi 11 Juta Warga, Realisasi Baru 16 Persen

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Napi Lapas Jember Kendalikan Kurir Sabu, Pakai Modus Ranjau Saat Transaksi

Napi Lapas Jember Kendalikan Kurir Sabu, Pakai Modus Ranjau Saat Transaksi

Regional
Monumen Pahlawan Covid-19 Diresmikan Besok, Wapres Dijadwalkan Hadir

Monumen Pahlawan Covid-19 Diresmikan Besok, Wapres Dijadwalkan Hadir

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Desember 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Desember 2021

Regional
Ribut Masalah Utang, 2 Pria Duel Pakai Pisau dan Celurit di Palembang, 1 Orang Tewas

Ribut Masalah Utang, 2 Pria Duel Pakai Pisau dan Celurit di Palembang, 1 Orang Tewas

Regional
Mengaku Anggota Perguruan Silat di Medsos, Mahasiswa Jember Dikeroyok

Mengaku Anggota Perguruan Silat di Medsos, Mahasiswa Jember Dikeroyok

Regional
Diduga Selewengkan Dana Desa Rp 1,1 Miliar, Kades di Kabupaten Semarang Ditahan

Diduga Selewengkan Dana Desa Rp 1,1 Miliar, Kades di Kabupaten Semarang Ditahan

Regional
Gunakan Rompi, Mantan Bupati Kupang Ditahan Kejati NTT Usai Diperiksa Selama 6 Jam soal Jual Beli Aset Pemda

Gunakan Rompi, Mantan Bupati Kupang Ditahan Kejati NTT Usai Diperiksa Selama 6 Jam soal Jual Beli Aset Pemda

Regional
Dilarang Bisnis Tokek Triliunan Rupiah oleh Keluarga, Seorang Ibu di Surabaya Kabur dari Rumah

Dilarang Bisnis Tokek Triliunan Rupiah oleh Keluarga, Seorang Ibu di Surabaya Kabur dari Rumah

Regional
Soal Pembakaran Kantor PSS Sleman, Manajemen Maafkan Pelaku, Dirut: Laporan ke Polisi Juga Dicabut

Soal Pembakaran Kantor PSS Sleman, Manajemen Maafkan Pelaku, Dirut: Laporan ke Polisi Juga Dicabut

Regional
3 Kurir Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup

3 Kurir Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Polisi Tangkap 2 Pria Diduga Mafia Tanah di Kalsel, Tipu Korbannya hingga Rp 2,4 Miliar

Polisi Tangkap 2 Pria Diduga Mafia Tanah di Kalsel, Tipu Korbannya hingga Rp 2,4 Miliar

Regional
Kabupaten Bogor Terapkan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2

Kabupaten Bogor Terapkan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2

Regional
Sungai Blega Meluap, 4 Desa di Bangkalan Terendam Banjir

Sungai Blega Meluap, 4 Desa di Bangkalan Terendam Banjir

Regional
2 Sungai Meluap, 3.743 Rumah di HSU Kalsel Terendam Banjir

2 Sungai Meluap, 3.743 Rumah di HSU Kalsel Terendam Banjir

Regional
Diduga Kecewa Alat Tangkap Pagar Ikan Sidat Dibongkar, Massa di Poso Bakar Pos Perusahaan

Diduga Kecewa Alat Tangkap Pagar Ikan Sidat Dibongkar, Massa di Poso Bakar Pos Perusahaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.