Kompas.com - 27/07/2021, 18:51 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

KUPANG, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan adanya dua warga yang meninggal akibat Covid-19 varian delta.

"Dua warga yang meninggal akibat varian delta itu, satunya dari Kota Kupang dan satunya lagi dari Kabupaten Kupang," ungkap juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT Marius Ardu Jelamu, kepada Kompas.com, Selasa (27/7/2021) petang.

Baca juga: 31 Warga NTT Terpapar Covid-19 Varian Delta, Satgas Covid-19: 25 Orang dari Kota Kupang

Marius menyebut, warga Kota Kupang yang meninggal akibat varian delta adalah seorang perempuan berinisial YMT (38).

Wanita yang berasal dari Kecamatan Oebobo, Kota Kupang itu, dinyatakan positif Covid-19 pada 8 Juni 2021 lalu.

YMT sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya dan meninggal dunia pada 17 Juni 2021.

Selanjutnya, seorang warga Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, berinisial DD (65).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria tersebut meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat.

"Untuk tanggal meninggal almarhum DD, masih kita konfirmasi,"kata Marius.

Baca juga: Mulai Besok, Kapal Penumpang Dilarang Masuk ke NTT

31 kasus varian delta

Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.(the new york times)JNG DIPAKE Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.(the new york times)

Menurut Marius, jumlah varian delta di NTT hingga saat ini terdapat 31 kasus.

Paling banyak berasal dari Kota Kupang dengan jumlah 25 kasus. Kemudian Kabupaten Kupang tiga kasus.

 

Selanjutnya Kabupaten Belu, Ngada dan Flores Timur, masing-masing satu kasus.

Warga yang terpapar varian Delta, saat ini menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit dan isolasi mandiri.

Menurut Marius, varian Delta tersebut diketahui pada sampel spesimen yang dicurigai bermutasi.

Sampel kemudian dikirim dari Instalasi Patalogi Klinik RSUD WZ Johannes Kupang ke Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan untuk diperiksa.

Baca juga: Delta Lebih Mampu Menginfeksi Orang yang Sudah Divaksin Dibanding Varian Lain

Marius menjelaskan, Instalasi Patologi sebagai laboratorium rujukan di NTT untuk pemeriksaan PCR Covid-19, ditugaskan oleh Kemenkes untuk secara berkala mengirimkan spesimen-spesimen yang dicurigai memiliki mutasi atau varian.

Dari Kementerian Kesehatan, mengeluarkan kriteria untuk segera mengirim spesimen whole genome sequencing (WGS).

Dari 310 sampel yang dikirimkan pertama pada bulan April itu, hasilnya baru diinformasikan secara bertahap pada 21 Juli 2021 pekan lalu.

"Sehingga yang terdata sebanyak 31 orang positif Covid-19 varian Delta, dua orang di antaranya meninggal dunia," ujar Marius.

Marius Jelamu meminta masyarakat tidak panik, namun tetap taat prokes serta taat melaksanakan vaksinasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Regional
Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Regional
Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Regional
2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

Regional
Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Regional
Banyak Peziarah Buang Celana Dalam untuk Buang Sial di Gunung Sanggabuana, Ini Kata Kepala Disparbud Karawang

Banyak Peziarah Buang Celana Dalam untuk Buang Sial di Gunung Sanggabuana, Ini Kata Kepala Disparbud Karawang

Regional
Universitas Negeri Malang Mulai Kuliah Tatap Muka

Universitas Negeri Malang Mulai Kuliah Tatap Muka

Regional
Terduga Pencuri Dihakimi Warga Desa hingga Tewas, Jenazahnya Langsung Dikubur di Kaki Gunung Cikuray

Terduga Pencuri Dihakimi Warga Desa hingga Tewas, Jenazahnya Langsung Dikubur di Kaki Gunung Cikuray

Regional
Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Peringkat 2 Se-Indonesia dari Sebelumnya Ranking 29

Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Peringkat 2 Se-Indonesia dari Sebelumnya Ranking 29

Regional
Amarah 'Emak-emak' Saat Geruduk Kantor PDAM Cianjur, 'Tiga Bulan Air Ledeng Tersendat, Ini Gimana Susah Mandi...'

Amarah "Emak-emak" Saat Geruduk Kantor PDAM Cianjur, "Tiga Bulan Air Ledeng Tersendat, Ini Gimana Susah Mandi..."

Regional
Tabrakan LRT Jabodebek, Dirut INKA: Masinis Luka Ringan, Dirawat di RS dan Kondisinya Sadar

Tabrakan LRT Jabodebek, Dirut INKA: Masinis Luka Ringan, Dirawat di RS dan Kondisinya Sadar

Regional
Disdik Riau Kaji Penambahan Durasi PTM bagi Siswa SMA dan SMK

Disdik Riau Kaji Penambahan Durasi PTM bagi Siswa SMA dan SMK

Regional
Sosok Mahasiswa UNS Solo yang Tewas Saat Diklatsar Menwa di Mata Teman Kampus

Sosok Mahasiswa UNS Solo yang Tewas Saat Diklatsar Menwa di Mata Teman Kampus

Regional
Sosok Gilang, Mahasiswa UNS yang Diduga Tewas Saat Diklatsar Menwa

Sosok Gilang, Mahasiswa UNS yang Diduga Tewas Saat Diklatsar Menwa

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.