Kompas.com - 27/07/2021, 15:51 WIB
Ilustrasi PPKM Level 4 KOMPAS.com/ABBA GABRILLINIlustrasi PPKM Level 4

GARUT, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menetapkan beberapa kawasan perkotaan sebagai kawasan patuh protokol kesehatan (prokes).

Penetapan tersebut sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Garut Nomor 443/Kep/666-satpol PP/2021 tentang penetapan kawasan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam upaya penanganan Covid-19.

Ada 8 titik kawasan patuh protokol kesehatan yang kebanyakan berada di pusat Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, hingga beberapa titik di kawasan Kecamatan Tarogong Kidul yang berbatasan dengan Kota Garut.

Baca juga: Baliho Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden, Ini Penjelasan Pemilik Kedai Ramen

Sebanyak 8 titik tersebut yaitu Kawasan Asia Toserba hingga Bank BNI yang ada di Jalan Ahmad Yani; dan kawasan Mandalagiri yang dimulai dari Jalan Pasar Baru sampai belakang Garut Plaza.

Kemudian, kawasan Sukaregang meliputi kawasan pertokoan sentra kerajinan kulit Sukaregang; kawasan Siliwangi di mulai dari kawasan pasar malam Ceplak sampai dengan pintu timur pendopo Garut (Jalan Siliwangi).

Kawasan Leuwidaun dimulai dari Bundaran Leuwidaun hingga Sarana Olahraga (SOR) Kerkhof; kawasan Bundaran Guntur meliputi pusat perbelanjaan Intan Bisnis Centre (IBC) dan Ramayana Mall Garut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, kawasan Bundaran Tarogong mulai dari bundaran Alun-Alun Tarogong hingga perempatan Panday.

Baca juga: Kota Tasikmalaya Gelar Vaksinasi Anak di Mal, Ini Alasannya

Dalam SK tersebut, rencananya di tiap-tiap kawasan patuh protokol kesehatan akan didirikan pos pemantauan yang akan dijaga petugas gabungan dari TNI, Kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Petugas gabungan akan melakukan edukasi hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan.

Dalam SK, Bupati Garut Rudy Gunawan juga memberi kewenangan kepada pemerintah kecamatan yang memiliki potensi muncul kerumunan warga, untuk menetapkan kawasan patuh protokol kesehatan di daerahnya masing-masing. 

 

Ada sanksi bagi pelanggar

Wakil Ketua I Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono yang juga Kapolres Garut mengungkapkan, kawasan patuh prokes ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan PPKM Level 3 di Garut.

“Kita mengubah penyekatan jalan menjadi rekayasa lalu lintas dan juga penetapan kawasan patuh prokes,” kata Wirdhanto kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Wirdhanto menuturkan, nantinya petugas akan melakukan patroli, serta memberi imbauan  hingga teguran dan penegakan hukum lewat operasi yustisi disertai dengan operasi kemanusiaan.

“Cara bertindaknya adalah patroli, setelah itu ada imbauan, teguran termasuk operasi yustisi dan juga kegiatan kemanusiaan seperti pembagian masker dan swab antigen gratis,” kata dia.

Wirdhanto mengingatkan kepada pedagang kaki lima (PKL) yang hendak berdagang di kawasan khusus ini agar tetap menerapkan prokes seperti menjaga jarak antar lapak, hingga tidak menimbulkan kerumunan.

“Kalau masih ada kerumunan, akan dilakukan operasi yustisi, ada Perda Nomor 5 dan Peraturan Bupati Nomor 47 yang bisa dilakukan (dikenakan),” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Seputar TKP Tragedi Susur Sungai Ciamis: Nama Korban Hanyut Pertama Jadi Nama Kampung, hingga Dikenal Angker

Cerita Seputar TKP Tragedi Susur Sungai Ciamis: Nama Korban Hanyut Pertama Jadi Nama Kampung, hingga Dikenal Angker

Regional
61 Tempat Wisata di Klaten Diizinkan Buka Kembali, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

61 Tempat Wisata di Klaten Diizinkan Buka Kembali, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Regional
9 SMP Negeri di Kota Blitar Terapkan Aplikasi PeduliLindungi, Bagaimana Nasib Pelajar yang Tak Punya Ponsel?

9 SMP Negeri di Kota Blitar Terapkan Aplikasi PeduliLindungi, Bagaimana Nasib Pelajar yang Tak Punya Ponsel?

Regional
Pendaki Gunung Andong Ditemukan Selamat di Dasar Jurang 30 Meter Usai Hilang 2 Hari

Pendaki Gunung Andong Ditemukan Selamat di Dasar Jurang 30 Meter Usai Hilang 2 Hari

Regional
Olah TKP Susur Sungai di Ciamis, Polisi: Arus Tenang, 11 Jenazah Berkumpul di Satu Tempat Berkedalaman 2 Meter

Olah TKP Susur Sungai di Ciamis, Polisi: Arus Tenang, 11 Jenazah Berkumpul di Satu Tempat Berkedalaman 2 Meter

Regional
Status PPKM Karawang Turun ke Level 2, Satgas: Vaksinasi Lansia Tercapai Baik

Status PPKM Karawang Turun ke Level 2, Satgas: Vaksinasi Lansia Tercapai Baik

Regional
Misteri Wanita Bertato Bunga Mawar Tewas di Kamar Hotel, Polisi Temukan 17 Luka Tusukan

Misteri Wanita Bertato Bunga Mawar Tewas di Kamar Hotel, Polisi Temukan 17 Luka Tusukan

Regional
19-20 Oktober Berlaku Ganjil Genap di Puncak Bogor dan Sentul, Antisipasi Libur Maulid Nabi

19-20 Oktober Berlaku Ganjil Genap di Puncak Bogor dan Sentul, Antisipasi Libur Maulid Nabi

Regional
Koruptor Dana Bantuan Gempa Jogja 2007 Tertangkap di Bandung, Buron Sejak 2013

Koruptor Dana Bantuan Gempa Jogja 2007 Tertangkap di Bandung, Buron Sejak 2013

Regional
Belum Capai Target 70 Persen, IDI Banyuwangi Sebut Tingkat Kehadiran Warga untuk Vaksin Menurun

Belum Capai Target 70 Persen, IDI Banyuwangi Sebut Tingkat Kehadiran Warga untuk Vaksin Menurun

Regional
Warga Polewali Mandar Nyaris Terkena Peluru Nyasar Saat Tidur di Kamar

Warga Polewali Mandar Nyaris Terkena Peluru Nyasar Saat Tidur di Kamar

Regional
KMP Wicitra Dharma Kandas Terseret Arus di Perairan Lombok Timur, 35 Penumpang Dievakuasi

KMP Wicitra Dharma Kandas Terseret Arus di Perairan Lombok Timur, 35 Penumpang Dievakuasi

Regional
Polisi Ungkap Modus Operasi Teror Pinjol yang Digerebek di Yogyakarta, Pemiliknya Masih Diburu

Polisi Ungkap Modus Operasi Teror Pinjol yang Digerebek di Yogyakarta, Pemiliknya Masih Diburu

Regional
Anggotanya Diduga Terlibat Aksi Perampokan Mobil Milik Mahasiswa, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Anggotanya Diduga Terlibat Aksi Perampokan Mobil Milik Mahasiswa, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Regional
Status PPKM Banyumas Turun ke Level 2, Bupati: Jangan Euforia, Tetap Patuhi Prokes

Status PPKM Banyumas Turun ke Level 2, Bupati: Jangan Euforia, Tetap Patuhi Prokes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.