Baliho Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden, Ini Penjelasan Pemilik Kedai Ramen

Kompas.com - 27/07/2021, 15:35 WIB
Baliho promo Ranjang 69 yang sempat viral di media sosial sebelum diturunkan petugas (foto dok Rizqa Ranjang 69) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGBaliho promo Ranjang 69 yang sempat viral di media sosial sebelum diturunkan petugas (foto dok Rizqa Ranjang 69)

GARUT, KOMPAS.com - Kedai Ranjang 69 yang menjajakan mi ramen di Garut, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial, setelah baliho promo produknya ramai dibicarakan.

Baliho di depan kedai bertuliskan, "Merdeka promo PPKM, buy 1 get 1 free, kecuali presiden".

Pada bagian bawah baliho terdapat foto Presiden Joko Widodo, dengan tanda kutipan bertuliskan "sabar.

Baca juga: Baliho Puan Maharani Kembali Jadi Sasaran Aksi Vandalisme, Dicoret dan Ditulisi Kata-kata Kotor

Rizqa Rahman pemilik kedai Ranjang 69 mengatakan, baliho itu murni dibuat untuk promosi setelah penyesuaian pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Garut.

Pasalnya, sejak PPKM Darurat diberlakukan, kedainya tutup.

"Begitu perubahan PPKM, saya berpikirnya promosi supaya viral, karena kita tutup sejak awal PPKM," kata Rizqa saat dihubungi Kompas.com, Selasa (27/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Alasan Mengapa Domba Garut Sangat Istimewa Menurut Peneliti

Rizqa mengaku mendapat ide promosi tersebut dari beberapa kafe di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Namun, dirinya menambahkan foto Presiden Jokowi yang memang sedang viral di media sosial.

Menurut Rizqa, baliho tersebut dipasang pada Senin kemarin, sekitar jam 10.00 WIB, setelah ada perubahan PPKM di Garut.

Namun, pada Senin siang, baliho promo tersebut dicopot secara sukarela, karena ada petugas dari kelurahan beserta aparat kepolisian dan Satpol PP yang datang.

"Penurunan baliho dilakukan sendiri tanpa paksaan, karena ditakutkan meresahkan atau timbul statement yang berbeda dari tujuan awal promosi," kata dia..

Rizqa menegaskan bahwa promo kedainya murni sebagai strategi promosi.

Ide tersebut dari dirinya sendiri, bukan pesanan dari organisasi, lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau partai politik apa pun.

Ia menegaskan bahwa selama ini dirinya tidak pernah aktif di lembaga-lembaga tersebut.

"Ini murni promosi, saya tidak aktif di lembaga-lembaga lain, saya murni pengusaha," kata Rizqa.

 

Rizqa mengaku sempat dimintai keterangan oleh aparat kepolisian setelah promo kedainya viral di media sosial.

Rizqa pun memahami konteks kepolisian meminta keterangan darinya.

"Saya minta maaf kepada masyarakat jika pemasangan spanduk kemarin meresahkan," kata dia.

Rizqa meminta agar masyarakat jangan terprovokasi oleh berita-berita di media sosial yang merujuk pemberitaan negatif kepada aparat pemerintah.

Sebab, dirinya pun selalu mendukung kebijakan pemerintah.

Sementara itu, Angga Wisesa, warga Kampung Jayaraga, Desa Jayaraga, mengakui bahwa sejak baliho tersebut dipasang, kedai ramen yang biasanya jadi tempat jajan anak-anak muda di Garut tersebut langsung dibanjiri pengunjung.

Namun, tidak lama kemudian, baliho diturunkan dan sore harinya kedai sudah tutup.

"Langsung ramai tadi juga, tapi tidak lama banner-nya langsung dicopot Satpol PP," kata Angga.

Angga yang tinggal di seberang kedai Ranjang 69 melihat bahwa pada hari-hari biasa, kedai tersebut memang selalu ramai pengunjung.

Namun, di masa PPKM darurat, kedai tutup dan baru buka kemarin dengan promo beli satu gratis satu.

"Makanya langsung ramai diserbu, promonya beli satu gratis satu," kata Angga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Oktober 2021

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Teramati Ada 5 Kali Letusan

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Teramati Ada 5 Kali Letusan

Regional
Hendak Hadiri Pesta Nikah, Pria Ini Ditemukan Tewas di Atas Kapal Feri

Hendak Hadiri Pesta Nikah, Pria Ini Ditemukan Tewas di Atas Kapal Feri

Regional
Ratapan Ibu di Depan Jasad Anaknya Korban Susur Sungai: Bangun, Buka Matanya, Ini Uang Buat Jajan, De'

Ratapan Ibu di Depan Jasad Anaknya Korban Susur Sungai: Bangun, Buka Matanya, Ini Uang Buat Jajan, De"

Regional
Cabor Senam Raih Prestasi di PON Papua, KONI Lampung Cari Bibit Atlet di Daerah

Cabor Senam Raih Prestasi di PON Papua, KONI Lampung Cari Bibit Atlet di Daerah

Regional
Peluk Ridwan Kamil, Orangtua Korban Susur Sungai Ciamis Menangis

Peluk Ridwan Kamil, Orangtua Korban Susur Sungai Ciamis Menangis

Regional
Seorang Seniman Hampir Kabur Saat Akan Divaksin, Akhirnya Disuntik Sambil Peluk Kapolres

Seorang Seniman Hampir Kabur Saat Akan Divaksin, Akhirnya Disuntik Sambil Peluk Kapolres

Regional
Angin Kencang Rusak 18 Rumah di Kabupaten Pinrang

Angin Kencang Rusak 18 Rumah di Kabupaten Pinrang

Regional
Kenang Sastrawan Besar Indonesia, Buku 'Panggil Saya Budi Darma' Diluncurkan

Kenang Sastrawan Besar Indonesia, Buku "Panggil Saya Budi Darma" Diluncurkan

Regional
Teguran dari Seorang Pemancing Membuat Farhan Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis

Teguran dari Seorang Pemancing Membuat Farhan Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis

Regional
Warga Heran, Sehari Sebelum Tragedi Susur Sungai Banyak Ikan Besar Terpancing di Sungai Cileueur

Warga Heran, Sehari Sebelum Tragedi Susur Sungai Banyak Ikan Besar Terpancing di Sungai Cileueur

Regional
Jelang Muktamar NU Ke-34, Gus Yahya: Insyaalah Dukungan Hampir 80 Persen

Jelang Muktamar NU Ke-34, Gus Yahya: Insyaalah Dukungan Hampir 80 Persen

Regional
Pelajar di Surabaya Akan Diswab Rutin 2 Pekan Sekali

Pelajar di Surabaya Akan Diswab Rutin 2 Pekan Sekali

Regional
Cerita Farhan, Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis, Pilih Kabur karena Rasakan Firasat Tak Enak

Cerita Farhan, Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis, Pilih Kabur karena Rasakan Firasat Tak Enak

Regional
Begal Pembacok Ibu dan Anak Ditangkap, Satu Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Begal Pembacok Ibu dan Anak Ditangkap, Satu Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.