Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahasiswa dan Polisi Bentrok dalam Demo Lanjutan Tolak PPKM di Ambon

Kompas.com - 27/07/2021, 15:18 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com- Ratusan mahasiswa dari tiga universitas di Kota Ambon, Maluku, kembali berunjuk rasa menolak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kota Ambon, Selasa (27/7/2021).

Aksi yang berlangsung di depan kantor Wali Ambon ini pun berakhir bentrok setelah aparat kepolisian dan petugas Satpol PP yang mengamankan jalannya aksi unjuk rasa memukul mundur para mahasiswa.

Baca juga: Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Bentrokan terjadi setelah salah seorang pejabat Pemkot Ambon yang juga koordintaor Satgas penanganan Covidd-19 Kota Ambon Benny Selano menemui para pendemo meminta mereka segera membubarkan diri.

“Kami minta segera membubarkan diri. Kalian telah melanggar Prokes, tidak pakai masker. Kalau tidak bubar, kita akan bubarkan paksa,” tegas Benny.

Meski ada ancaman akan dibubarkan, para mahasiswa terus menyampaikan orasi menuntut PPKM mikro level 3 di Kota Ambon segera dicabut.

Mereka menilai, kebijakan tersebut telah menyengsarakan masyarakat.

“Kami menuntut PPKM segera dicabut. Jangan membuat kebijakan yang menyengsarakan,  masyarakat butuh makan,” teriak Ayub Rumakefin salah satu koordinator aksi.

Baca juga: Baliho Puan Maharani di 8 Lokasi di Surabaya Juga Dicoreti, Ini yang Dilakukan PDI-P

 

Bubarkan pengunjuk rasa

Tak lama setelah para mahasiswa menyampaikan orasinya, aparat langsung membubarkan pengunjuk rasa sehingga bentrokan pun tak dapat dihindari.

Saat massa mulai berlarian, polisi lalu menangkap sejumlah mahasiswa.

Mereka yang ditangkap kemudian dibawa ke kantor Polsek Sirimau yang berada tak jauh dari lokasi unjuk rasa untuk menjalani pemeriksaan. 

Salah satu pengunjuk rasa yang ikut ditangkap polisi yakni Ketua Senat Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Marco Talubun.

Aksi unjuk rasa menolak PPKM di Kota Ambon, sudah berlangsung sejak sepekan yang lalu. Hampir setiap aksi berlangsung, selalu berakhir bentrok. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Regional
Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus 'Study Tour' di Subang

Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus "Study Tour" di Subang

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Regional
Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Regional
Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Regional
Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Regional
Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Regional
Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Regional
Mengintip 'Solo Investment And Public Service Expo 2024', Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Mengintip "Solo Investment And Public Service Expo 2024", Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Regional
Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Regional
Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Regional
Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Kilas Daerah
Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com