Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita di Balik Jenazah Diduga Pasien Covid-19 Tergeletak di Jalan Kota Jember

Kompas.com - 27/07/2021, 14:03 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Warganet dibuat heboh dengan beredarnya video jenazah diduga pasien Cvid-19 tergeletak di pinggir Jalan Sultan Agung, Kaliwates, Jember. 

Dalam video itu, tampak seorang tenaga kesehatan yang memakai baju hazmat lengkap, berdiri di samping jenazah tersebut.

Terkait video itu, Kapolsek Kaliwates Kompol Edi Sudarto menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Kerusakan di roda kereta pengusung

Edi menjelaskan, jenazah itu tidak ditelantarkan, namun ada kerusakan di roda kereta pengusung.

"Saat sopir ambulans menurunkan jenazah, terjadi trouble di roda belakang kereta pengusung sehingga jenazah tetap berada di kereta pengusung yang ada di jalan aspal,” terang Edi.

Menurut Edi, saat kejadian itu sejumlah kerabat pasien juga hadir.

”Di sana juga ada keluarga, setelah kejadian itu langsung diangkat ke rumah duka,” tambah dia.

Baca juga: Kisah Pilu Sudrajat akibat Minum Es, Dirinya Dipecat Jadi Kuli Bangunan dan Viral di Media Sosial

2. Viral di media sosial

Dalam video yang beredar, tampak ambulans berhenti di pinggir jalan. Dari penelusuran Kompas.com, kejadian itu berada di Jalan Kaliwates, Jember.

Warga dalam video sempat menyebut bahwa pasien itu terinfeksi Covid-19 dan ditelantarkan.

“Ini ada mayit (mayat) Covid-19 di jalan, enggak ada yang angkat, ini di Jember. Lihat ini, bukti nyata Covid-19 kalau masih enggak percaya,” kata warga dalam video tersebut.

Baca juga: Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu


Halaman Berikutnya
Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya

Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Cairan Infus Kecelakaan di Jalan Lingkar Salatiga

Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Cairan Infus Kecelakaan di Jalan Lingkar Salatiga

Regional
'Nyerah' Cari Elpiji 3 Kg, Warga di Lampung Pindah ke 'Gas Pink'

"Nyerah" Cari Elpiji 3 Kg, Warga di Lampung Pindah ke "Gas Pink"

Regional
KPU Tetapkan 65 Caleg Terpilih DPRD NTB, Ini Daftarnya

KPU Tetapkan 65 Caleg Terpilih DPRD NTB, Ini Daftarnya

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Abu Tebal Mengarah ke 5 Desa

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Abu Tebal Mengarah ke 5 Desa

Regional
Hendak Dianiaya Mantan Suami, Wanita Ini Lompat ke Sumur untuk Selamatkan Diri

Hendak Dianiaya Mantan Suami, Wanita Ini Lompat ke Sumur untuk Selamatkan Diri

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jejak Digital Pegi Setiawan Pada 2016 Diungkap | Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek

[POPULER NUSANTARA] Jejak Digital Pegi Setiawan Pada 2016 Diungkap | Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek

Regional
Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Regional
Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Regional
Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Regional
Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Regional
Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com