Selebgram Aceh dan Pemilik Toko yang Timbulkan Kerumunan Tak Ditahan, tapi Terancam 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

Kompas.com - 25/07/2021, 15:25 WIB
Kerumunan di Pasar Inpres Lhokseumawe pada Jumat (16/7/2021) saat seorang selebgram berinisial HK datang. -Kerumunan di Pasar Inpres Lhokseumawe pada Jumat (16/7/2021) saat seorang selebgram berinisial HK datang.

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Penyelidikan kasus kerumuman di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe, Aceh, pada pekan lalu masih berlanjut hingga saat ini.

Dua tersangka yang sudah ditetapkan polisi, yakni selebgram Herlin Kenca dan pemilik toko Wulan Kokula, Koko, tidak ditahan polisi. 

Keduanya ditetapkan jadi tersangka dalam dugaan pelanggaran protokol kesehatan karena menimbulkan kerumunan pada masa pandemi. 

Baca juga: Buntut Kerumunan Selebgram di Pasar Aceh, Polisi Periksa 8 Orang Termasuk Pemilik Toko

Namun, penyidik Polres Lhokseumawe menjerat selebgram dan pemilik toko dengan Pasal 93 undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman penjara satu tahun dan denda Rp 100 juta.

Jeratan hukum itu setelah keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan karena menimbulkan keruman pekan lalu di di Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Duduk Perkara Selebgram Herlin Kenza Jadi Tersangka Kasus Kerumunan di Aceh 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, dalam konferensi pers, Minggu (25/7/2021) menyebutkan keduanya tidak ditahan karena kooperatif saat diminta datang ke Mapolres Lhokseumawe.

“Keduanya kooperatif. Ditahan itu kan biasanya karena pertimbangan takut kehilangan barang bukti, tersangka mengulangi perbuatan dan lainnya. Ini mereka wajib lapor seminggu dua kali. Baik selebgram itu maupun pemilik toko,” sebut Eko.

Baca juga: Oknum Aparat Keamanan yang Kawal Selebgram Aceh Herlin Kenza Diberi Sanksi Berat 

Ajakan ramai-ramai datang ke toko dan iming-iming giveaway bikin ratusan massa berkerumun

Berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum disimpulkan bahwa kerumunan masyarakat di toko grosir Wulan Kokula melanggar Kekarantinaan Kesehatan dengan mengabaikan protokol kesehatan (Prokes).

“Sebelum datang Herlin Kenza, ada ajakan untuk ramai-ramai datang ke toko itu. Ada give away juga. Ini yang menimbulkan kerumunan,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketahuan 'Chatting' dengan Lelaki Lain, Suami Aniaya Selingkuhan Istri Pakai Palu

Ketahuan "Chatting" dengan Lelaki Lain, Suami Aniaya Selingkuhan Istri Pakai Palu

Regional
Jembatan Ampera Palembang Ditutup 27-28 September untuk Uji Beban, Arus Kendaraan Dialihkan

Jembatan Ampera Palembang Ditutup 27-28 September untuk Uji Beban, Arus Kendaraan Dialihkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 September 2021

Regional
Pertamina Mulai Bor 3 Sumur Gas Baru di Lepas Pantai Aceh

Pertamina Mulai Bor 3 Sumur Gas Baru di Lepas Pantai Aceh

Regional
Aceh Bebas dari Zona Merah Covid-19

Aceh Bebas dari Zona Merah Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 September 2021

Regional
22 Anggota Polda Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat, Masih Ada Lagi yang Antre

22 Anggota Polda Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat, Masih Ada Lagi yang Antre

Regional
Kronologi Avanza Terguling di Jalan Tol Lampung, Diduga Sopir Ngantuk, 4 Orang Tewas

Kronologi Avanza Terguling di Jalan Tol Lampung, Diduga Sopir Ngantuk, 4 Orang Tewas

Regional
Bertaruh Nyawa untuk Menimba Ilmu, 3 Siswa di Pedalaman Maluku Pingsan Terseret Arus Sungai Saat Pulang Sekolah

Bertaruh Nyawa untuk Menimba Ilmu, 3 Siswa di Pedalaman Maluku Pingsan Terseret Arus Sungai Saat Pulang Sekolah

Regional
Jokowi Pantau Vaksinasi Massal Pelajar di Poso

Jokowi Pantau Vaksinasi Massal Pelajar di Poso

Regional
Pria Ini Tulis Nama Marganya di Tubuh Sapi Milik Tetangga yang Dicuri

Pria Ini Tulis Nama Marganya di Tubuh Sapi Milik Tetangga yang Dicuri

Regional
Jadwal, Lokasi, dan Persyaratan SKD CPNS Pemkot Padang Panjang 2021

Jadwal, Lokasi, dan Persyaratan SKD CPNS Pemkot Padang Panjang 2021

Regional
Orangtua Murid Protes, Anaknya Tetap Divaksin meski Sudah Dilarang

Orangtua Murid Protes, Anaknya Tetap Divaksin meski Sudah Dilarang

Regional
Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Rendah, Satgas Terjunkan Tim Penjemput

Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Rendah, Satgas Terjunkan Tim Penjemput

Regional
Penemuan Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo, Posisinya Bersila dan Tanpa Identitas

Penemuan Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo, Posisinya Bersila dan Tanpa Identitas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.