Hervy dan Dwita Wakili Riau, Terpilih sebagai Paskibraka Nasional, Ini Profilnya

Kompas.com - 25/07/2021, 06:30 WIB
Hervy dan Dwita, Paskibraka Nasional utusan Riau saat bertemu dengan Gubernur Riau, Syamsuar di rumah dinasnya di Kota Pekanbaru, Jumat (23/7/2021). Dok. Pemprov RiauHervy dan Dwita, Paskibraka Nasional utusan Riau saat bertemu dengan Gubernur Riau, Syamsuar di rumah dinasnya di Kota Pekanbaru, Jumat (23/7/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Hervy Shendyka dan Dwita Okta Amelia Herdian terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional mewakili Provinsi Riau.

Putra dan putri Bumi Lancang Kuning ini terpilih setelah melalui tahap seleksi selama empat hari di Kota Pekanbaru, Riau, mulai tanggal 19 Mei sampai 22 Mei 2021 lalu.

Berikut sosok keduanya:

Baca juga: Paman Saya yang Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Masyarakat seperti Binatang

Profil Hervy Shendyka Wiratama

Hervi Shendyka yang akrab disapa Dhyka ini adalah salah satu putra terbaik dari daerah yang dijuluki "Negeri Seribu Parit", yaitu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Ia dilahirkan di Kota Tembilahan, 16 tahun lampau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, Dhyika mengenyam pendidikan di Kelas Xl MIPA, SMA Negeri 4 di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil.

Dhyka adalah putra dari pasangan Ipda Herry Indrawan dan Evi. Sang ayah bekerja sebagai anggota polisi dan berdinas di Polsek Kateman, Polres Inhil, dan ibunya adalah Ibu rumah tangga.

Anak kedua dari dua bersaudara tersebut bercita-cita ingin menjadi seorang polisi.

Baca juga: Cerita Pelatih soal Windy Cantika, Peraih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020: Sejak Kecil Sudah Beda

Ajak anak muda berprestasi sejak dini

Remaja yang hobi berolahraga basket itu berharap, dirinya dapat membangkitkan semangat para anak muda lainnya agar mencetak prestasi sejak dini.

"Kita harus mempersiapkan diri dari sekarang, agar bisa mencapai prestasi yang diinginkan. Dan juga harus tetap semangat, pantang menyerah, selalu ibadah dan berdoa serta tidak sombong. Insya Allah, usaha yang udah kita lakukan akan mendapatkan hasil yang terbaik," ungkap Dhyka saat diwawancarai wartawan di Pekanbaru, Sabtu (24/7/2021).

Menjadi Paskibraka Nasional adalah keinginan diri Dhyka.

Menurutnya, hal tersebut adalah bentuk pengabdian kepada bangsa Indonesia, dan sebagai ajang menempa diri supaya menjadi pemuda yang lebih baik.

"Saya bisa terpilih menjadi utusan Provinsi Riau, karena saya sudah melalui beberapa tahapan. Pertama, saya ikut tes dari sekolah untuk mengikuti tes kabupaten. Setelah terpilih sebagai perwakilan kabupaten, saya mengikuti tes sebagai Paskibraka Provinsi dan Nasional. Semua tahapan meliputi tes yang sama yaitu tes fisik, mental, wawasan kebangsaan, PBB dan lainnya. Kemudian saya diberi tanggung jawab dari ibu bapak Dispora, dan kakak pelatih untuk menjadi Paskibraka Nasional utusan Provinsi Riau," jelas Dyka.

Baca juga: Viral, Video Pria Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Warga di Kabupaten Toba

 

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) membawa duplikat bendera pusaka saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 1945 di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Peringatan HUT RI tersebut mengangkat tema SDM Unggul Indonesia Maju.ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) membawa duplikat bendera pusaka saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 1945 di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Peringatan HUT RI tersebut mengangkat tema SDM Unggul Indonesia Maju.
Profil Dwita Okta Amelia Herdian

Dwita terpilih menjadi salah satu Paskibraka Nasional utusan Provinsi Riau tahun 2021.

Dia merupakan siswi kelas XI MIPA SMAN 1 Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Siswi berusia 16 tahun ini tinggal di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul. Putri terbaik Kabupaten Rohul tersebut adalah anak dari pasangan Heri dan Diana.

Ayah Dwita bekerja sebagai karyawan BUMN, sedangkan ibunya bekerja sebagai perawat di Rohul.

Anak kedua dari tiga bersaudara, ini bercita-cita ingin menjadi polisi wanita (Polwan).

Baca juga: Langkah Windy Cantika, dari Positif Covid-19, Bangkit, hingga Sumbang Medali!

Dirinya mengakui menjadi Paskibraka bukan hanya sekadar bertugas mengibarkan bendera.

Lebih dari itu, ada kekuatan fisik dan mental yang tertempa.

"Saya terpilih menjadi utusan provinsi Riau karena saya sendiri juga sudah mengikuti seleksi pastinya, ya. Saya tak menyangka bisa terpilih menjadi perwakilan Provinsi Riau. Artinya, saya diberi tanggungjawab dari para ibu dan bapak di Dispora, kakak pelatih," kata Dwita.

Baca juga: Tak Terima Korban Kecelakaan Disebut Covid-19, Keluarga Lapor ke Polda Riau

Hervy dan Dwita sudah bertemu dengan Gubernur Riau, Syamsuar di rumah dinasnya di Pekanbaru, Jumat (23/7/2021).

Pertemuan ini merupakan perkenalan Gubernur Riau dengan perwakilan Paskibraka Nasional utusan Provinsi Riau, yang akan diberangkatkan besok, Minggu (25/7/2021).

Kepada Hervy dan Dwita, Syamsuar menyampaikan agar nantinya dapat membanggakan kedua orangtua, membawa nama baik daerah, dan lebih menambah wawasan.

"Yang terpenting ikhtiar, tetap jaga kesehatan, selalu jaga kekompakan, dan juga jaga nama baik daerah Riau. Semoga sehat selalu, ibadah jangan lupa, jangan tinggalkan shalat," kata Syamsuar berpesan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Jovika, Dulu Atlet Lompat Jauh Lampung Selatan, Kini Bertani Bantu Ibu, Mengaku Sulit Cari Kerja hingga Tak Ada Biaya Kuliah

Kisah Jovika, Dulu Atlet Lompat Jauh Lampung Selatan, Kini Bertani Bantu Ibu, Mengaku Sulit Cari Kerja hingga Tak Ada Biaya Kuliah

Regional
Viral, Video Sekelompok Warga Nekat Membahayakan Nyawa Dekati Harimau demi Ambil Foto dan Video

Viral, Video Sekelompok Warga Nekat Membahayakan Nyawa Dekati Harimau demi Ambil Foto dan Video

Regional
Penipu Berkedok Seleksi Taruna Akpol Ditangkap, Korban Bayar Rp 1 Milliar tapi Tak Lolos

Penipu Berkedok Seleksi Taruna Akpol Ditangkap, Korban Bayar Rp 1 Milliar tapi Tak Lolos

Regional
Bawa Airsoft Gun di Tempat Umum, Frangki Diperiksa Polisi, Mengaku Demi Konten di Medsos

Bawa Airsoft Gun di Tempat Umum, Frangki Diperiksa Polisi, Mengaku Demi Konten di Medsos

Regional
Polisi Selidiki Kematian Pengusaha yang Diduga Diperas Pejabat Polda Maluku

Polisi Selidiki Kematian Pengusaha yang Diduga Diperas Pejabat Polda Maluku

Regional
Makna Hari Santri Bagi Ganjar Pranowo: Kita Teladani Semangat Ulama dan Santri

Makna Hari Santri Bagi Ganjar Pranowo: Kita Teladani Semangat Ulama dan Santri

Regional
109 Obyek Wisata di Banyumas Sudah Buka, tapi Hanya 1 yang Punya QR Code PeduliLindungi

109 Obyek Wisata di Banyumas Sudah Buka, tapi Hanya 1 yang Punya QR Code PeduliLindungi

Regional
Wakil Ketua KPK Sebut 86 Persen Koruptor Lulusan Perguruan Tinggi

Wakil Ketua KPK Sebut 86 Persen Koruptor Lulusan Perguruan Tinggi

Regional
Jual Binturong hingga Buaya Muara, Warga Semarang Ditangkap di Yogyakarta

Jual Binturong hingga Buaya Muara, Warga Semarang Ditangkap di Yogyakarta

Regional
Makna Tugu Santri yang Diresmikan Ridwan Kamil di Halaman Masjid Agung Karawang

Makna Tugu Santri yang Diresmikan Ridwan Kamil di Halaman Masjid Agung Karawang

Regional
Terima 17 Aduan Soal Pinjol, Kapolresta Solo: Ada yang Tiba-tiba Dikirimi Uang lalu Ditagih

Terima 17 Aduan Soal Pinjol, Kapolresta Solo: Ada yang Tiba-tiba Dikirimi Uang lalu Ditagih

Regional
Pejabat Polda Maluku Diduga Terlibat Kasus Pemerasan, Masyarakat Diminta Tak Ragukan Polri

Pejabat Polda Maluku Diduga Terlibat Kasus Pemerasan, Masyarakat Diminta Tak Ragukan Polri

Regional
Akal-akalan Tempat Hiburan Malam, Didatangi Petugas Tampak Sepi, Begitu Pintu Dibuka Paksa Banyak Barang Terlarang

Akal-akalan Tempat Hiburan Malam, Didatangi Petugas Tampak Sepi, Begitu Pintu Dibuka Paksa Banyak Barang Terlarang

Regional
Staf Khusus Wantannas Gadungan Tipu Warga Surabaya dan Jember, Korban Setor Rp 2 Miliar Demi Lolos Taruna Akpol

Staf Khusus Wantannas Gadungan Tipu Warga Surabaya dan Jember, Korban Setor Rp 2 Miliar Demi Lolos Taruna Akpol

Regional
Ditemukan Retakan Usai Gempa, Jalur Pendakian Gunung Abang Bali Ditutup Sementara

Ditemukan Retakan Usai Gempa, Jalur Pendakian Gunung Abang Bali Ditutup Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.