Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Terima Korban Kecelakaan Disebut Covid-19, Keluarga Lapor ke Polda Riau

Kompas.com - 24/07/2021, 16:51 WIB
Idon Tanjung,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

 

Diklaim sesuai prosedur

Terkait hal ini, Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yovi sebelumnya mengatakan, pemeriksaan pasien yang masuk ke rumah sakit sudah sesuai prosedur.

"Karena protokolnya memang semua pasien yang harus dirawat di rumah sakit diswab dulu. Ternyata betul positif Covid-19. Nah, kalau analisisnya di mana kenanya, ya mungkin saja sebelumnya kecelakaan pasien itu terpapar Covid-19 OTG (orang tanpa gejala). Tapi itu analisis saya, ya karena pasien sudah meninggal," kata Yovi saat diwawancarai Kompas.com pada Minggu (4/7/2021).

Pihaknya saat itu menyayangkan sikap keluarga yang mengambil paksa jenazah pasien Covid-19.

Karena, hal itu dikhawatirkan penularan Covid-19 semakin meluas.

"Bisa saja Covid-19 menular dari cairan yang keluar dari tubuh korban. Karena kan saat itu jenazah digotong," tutur Yovi.

Baca juga: Duduk Perkara Warga Situbondo Hancurkan Peti Jenazah Pasien Covid-19, Tolak Pemakaman Prokes

Pengambilan paksa jenazah

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga mengambil paksa salah satu jenazah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Kejadian ini sempat beredar di media sosial. Salah satu video yang dilihat Kompas.com, puluhan warga mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari, Kecamatan Rengat, Inhu.

Mereka diduga dari pihak keluarga pasien Covid-19, berinisial T. Pasien T dinyatakan positif Covid-19 usai menjalani perawatan medis karena kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Kapolda NTT: Tangkap dan Proses Hukum Pengambil Paksa Jenazah Covid-19

Warga tampak menggotong jenazah pasien Covid-19 melewati lorong rumah sakit. Sesekali terdengar teriakan takbir.

Sejumlah petugas kepolisian tampak hanya bisa menyaksikan aksi warga tersebut.

Pejabat (Pj) Bupati Inhu Chairul Riski mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (2/7/2021).

Dia menjelaskan, pasien berinisial T mulanya mengalami kecelakaan lalu lintas.

Korban mengalami luka lecet pada kepala, dahi dan keluar darah dari telinga dan hidung, serta muntah.

Saat kondisi korban kritis, lalu dibawa ke rumah sakit RSUD Indrasari di Rengat. Petugas medis melakukan pengobatan.

Tapi, setelah dilakukan pemeriksaan rapid antigen, T dinyatakan positif Covid-19.

Sekitar pukul 07.11 WIB, korban meninggal dunia.

Baca juga: Usai Ambil Paksa Jenazah Covid-19 dari RS, 2 Orang Positif Corona

"Sesuai SOP, pasien akan dilakukan pemulasaran jenazah secara Covid-19. Kemudian, keluarga yang menunggu meminta waktu untuk rembuk bersama keluarga yang lain," ujar Riski kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Minggu (4/7/2021).

Tak lama setelah itu, lanjut dia, datang warga satu truk ke RSUD Indrasari.

Mereka mengaku keluarga dari T dan mau membawa korban pulang ke rumah duka.

Riski menyebutkan, memang sempat terjadi keributan warga dengan petugas rumah sakit, karena mereka tidak terima dilakukan pemulasaraan jenazah secara Covid-19. 

"Mereka tetap tidak terima meski sudah diberikan penjelasan dan diedukasi," kata Riski.

Akhirnya, sebut dia, jenazah dibawa paksa oleh pihak keluarga.

Hal itu disaksikan oleh tim Pinere RSUD Indrasari dan petugas kepolisian, BPBD dan Satpol PP.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Diduga Korupsi Dana Desa Rp  376 Juta, Wali Nagari di Pesisir Selatan Sumbar Jadi Tersangka

Diduga Korupsi Dana Desa Rp 376 Juta, Wali Nagari di Pesisir Selatan Sumbar Jadi Tersangka

Regional
Gunung Semeru 4 Kali Meletus Pagi Ini

Gunung Semeru 4 Kali Meletus Pagi Ini

Regional
Ban Terbalik, Pencari Batu di Lahat Hilang Terseret Arus Sungai Lematang

Ban Terbalik, Pencari Batu di Lahat Hilang Terseret Arus Sungai Lematang

Regional
Cemburu Istri Hubungi Mantan Suami, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Anak Tiri

Cemburu Istri Hubungi Mantan Suami, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Anak Tiri

Regional
Nasdem dan PKB Silaturahmi Jelang Pilkada di Purworejo, Bahas Kemungkinan Koalisi

Nasdem dan PKB Silaturahmi Jelang Pilkada di Purworejo, Bahas Kemungkinan Koalisi

Regional
Ibu di Bengkulu Jual Anak Kandung Rp 100.000 ke Pacarnya

Ibu di Bengkulu Jual Anak Kandung Rp 100.000 ke Pacarnya

Regional
Bukan Cincin, Jari Pria Ini Terjepit Tutup Botol dan Minta Bantuan Damkar

Bukan Cincin, Jari Pria Ini Terjepit Tutup Botol dan Minta Bantuan Damkar

Regional
Kejari Pontianak Bantah Hambat Perkara Mantan Caleg Tipu Warga Rp 2,3 Miliar

Kejari Pontianak Bantah Hambat Perkara Mantan Caleg Tipu Warga Rp 2,3 Miliar

Regional
Bukan Modus Begal, Pria Terkapar di Jalan dalam Video di TNBBS Ternyata Kecelakaan

Bukan Modus Begal, Pria Terkapar di Jalan dalam Video di TNBBS Ternyata Kecelakaan

Regional
Pj Wali Kota Muflihun Minta Jalan Rusak Segera Diperbaiki, Dinas PUPR Pekanbaru: Secara Bertahap Telah Diperbaiki

Pj Wali Kota Muflihun Minta Jalan Rusak Segera Diperbaiki, Dinas PUPR Pekanbaru: Secara Bertahap Telah Diperbaiki

Regional
Asmara Berujung Maut, Wanita di Wonogiri yang Hilang Sebulan Ternyata Dibunuh Pacar

Asmara Berujung Maut, Wanita di Wonogiri yang Hilang Sebulan Ternyata Dibunuh Pacar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Regional
Jembatan Menuju Pos Pantau TNI AL di Pulau Sebatik Ambruk, DPRD Desak Segera Bangun Ulang

Jembatan Menuju Pos Pantau TNI AL di Pulau Sebatik Ambruk, DPRD Desak Segera Bangun Ulang

Regional
11 Tokoh Daftar Pilkada 2024 di Partai Golkar Gunungkidul, Ada Bupati Sunaryanta

11 Tokoh Daftar Pilkada 2024 di Partai Golkar Gunungkidul, Ada Bupati Sunaryanta

Regional
Penumpang Kapal di Nabire Kedapatan Bawa 1 Kg Ganja

Penumpang Kapal di Nabire Kedapatan Bawa 1 Kg Ganja

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com