Manfaatkan Daun Kelor, Mahasiswa UB Ciptakan Body Lotion, Diklaim Cegah Penularan Covid-19

Kompas.com - 23/07/2021, 17:36 WIB
Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) saat membuat body lotion yang dapat cegah penularan Covid-19. KOMPAS.COM/Dok. Humas Rektorat UBMahasiswa Universitas Brawijaya (UB) saat membuat body lotion yang dapat cegah penularan Covid-19.

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang membuat body lotion alami yang disebut mampu mencegah penularan Covid-19.

Body lotion itu memanfaatkan kandungan flavonoid yang ada dalam daun kelor dan kolagen kulit ikan patin.

Baca juga: Warga Lempari Batu dan Banting Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 Jember di Depan Polisi dan Anggota DPRD

Terinspirasi dari pemanfaatan handsanitizer

Indri Dwi Fitria, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan body lotion itu mengatakan, pihaknya terinspirasi dari pemanfaatan hand sanitizer dalam membuat body lotion tersebut.

Menurutnya, penggunaan hand sanitizer dapat menimbulkan dehidrasi pada kulit yang menyebabkannya menjadi kering

Karena itu, body lotion yang diklaim dapat mencegah penularan Covid-19 ini dapat menjadi alternatif dari pemakaian hand sanitizer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tim Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Jember Diadang, Dilempari Batu dan Dibanting Warga, Ini Kronologinya

Sementara itu, body lotion yang selama ini ada, disebut berbahaya bagi kulit karena menggunakan bahan sintetis seperti butylated hydroxytoluene (BHT) dan paraben yang berefek negatif ketika dipakai dalam jangka panjang.

Adapun, kandungan yang dapat mencegah penularan Covid-19 dalam body lotion itu berasal dari daun kelor.

Indri menyebut, kandungan dalam daun kelor dapat menghambat proses interaksi SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

"Kandungan daun kelor seperti apilin, epicatechin dan hesperetin yang memiliki afinitas yang baik terhadap sisi aktif ACE2 (Angiotensin Converting Enzyme 2) dapat menghambat proses interaksi SARS-Cov-2," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Suami Istri Rela Jual Tas Koleksi demi Aksi Cantol Sembako, Bantu Warga Terdampak Pandemi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Pranowo di Peringatan Maulid Nabi Muhammad: Berkat Shalawat, Corona Minggat

Ganjar Pranowo di Peringatan Maulid Nabi Muhammad: Berkat Shalawat, Corona Minggat

Regional
Buronan di Luwu Utara Diduga Dianiaya Polisi Saat Ditangkap, Ditembak 5 Kali dan Mabes Polri Turun Tangan

Buronan di Luwu Utara Diduga Dianiaya Polisi Saat Ditangkap, Ditembak 5 Kali dan Mabes Polri Turun Tangan

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Salatiga, Puluhan Rumah Warga Rusak

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Salatiga, Puluhan Rumah Warga Rusak

Regional
Ditanya soal Rencana Pidanakan Brigadir NP, Ini Jawaban Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo

Ditanya soal Rencana Pidanakan Brigadir NP, Ini Jawaban Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo

Regional
Berawal dari Keisengan Sunarto Susun Pecahan Batu, Bangunan Serupa Candi Ini Jadi Obyek Wisata

Berawal dari Keisengan Sunarto Susun Pecahan Batu, Bangunan Serupa Candi Ini Jadi Obyek Wisata

Regional
Polda Sulsel Usut Kasus Seorang Buron Dianiaya dan 5 Kali Ditembak Saat Ditangkap

Polda Sulsel Usut Kasus Seorang Buron Dianiaya dan 5 Kali Ditembak Saat Ditangkap

Regional
Dua Hari Ditahan, Seorang Tahanan Kasus Narkoba Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit

Dua Hari Ditahan, Seorang Tahanan Kasus Narkoba Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit

Regional
Ini Motif Petani di Rote Ndao Menganiaya dan Hendak Perkosa Dokter

Ini Motif Petani di Rote Ndao Menganiaya dan Hendak Perkosa Dokter

Regional
Bukan Kisah Fiksi, Ini 7 Fakta Kapal Van der Wijck yang Tenggelam di Perairan Lamongan Tahun 1936

Bukan Kisah Fiksi, Ini 7 Fakta Kapal Van der Wijck yang Tenggelam di Perairan Lamongan Tahun 1936

Regional
9 Tahun di NTT, Pengungsi Afganistan Minta Pindah ke Negara Ketiga: Kami Ingin Hidup Normal...

9 Tahun di NTT, Pengungsi Afganistan Minta Pindah ke Negara Ketiga: Kami Ingin Hidup Normal...

Regional
Makam Santri di Lamongan Dibongkar, Bermula Orangtua Temukan Kejanggalan pada Kematian Sang Anak

Makam Santri di Lamongan Dibongkar, Bermula Orangtua Temukan Kejanggalan pada Kematian Sang Anak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pinjol Ilegal Terapkan Bunga 10 Persen Per Hari | Pencuri Kembalikan Barang Curian Lewat Ojol

[POPULER NUSANTARA] Pinjol Ilegal Terapkan Bunga 10 Persen Per Hari | Pencuri Kembalikan Barang Curian Lewat Ojol

Regional
Menteri Nadiem: PTM Bukan Hal Baru, Sudah Lama Dijalankan dan Harus Dilanjutkan

Menteri Nadiem: PTM Bukan Hal Baru, Sudah Lama Dijalankan dan Harus Dilanjutkan

Regional
'Sejujurnya Saya Tidak Niat Mencuri, tapi Terjerat Pinjol, Ini yang Bisa Saya Kembalikan...'

"Sejujurnya Saya Tidak Niat Mencuri, tapi Terjerat Pinjol, Ini yang Bisa Saya Kembalikan..."

Regional
PTM Dikhawatirkan Picu Gelombang Ketiga Ledakan Kasus Covid-19, Menteri Nadiem: Tidak Ada Alasan untuk Panik

PTM Dikhawatirkan Picu Gelombang Ketiga Ledakan Kasus Covid-19, Menteri Nadiem: Tidak Ada Alasan untuk Panik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.