6 Pasien Covid-19 di Jayapura Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Ini Penjelasan Dinkes...

Kompas.com - 23/07/2021, 17:13 WIB
Ilustrasi isolasi mandiri di rumah dan mengalami long covid. SHUTTERSTOCK/IREM01Ilustrasi isolasi mandiri di rumah dan mengalami long covid.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Tercatat sudah ada enam pasien Covid-19 di Kota Jayapura yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri (isoman), baik di rumah atau hotel sejak akhir Juni hingga Jumat (23/7/2021).

"Enam orang meninggal ketika melakukan isoman," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr Ni Nyoman Sri Antari saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat.

Baca juga: Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman, Awalnya Dirawat di RS tetapi Dijemput Paksa Keluarga

Menurut dia, kasus tersebut terjadi karena tidak adanya pengawasan dari lingkungan sekitar tempat pasien menjalani isoman.

Dengan penuhnya tempat karantina pasien Covid-19 yang disediakan Pemerintah Kota Jayapura, para pasien lain yang dianggap hanya mengalami gejala ringan, terpaksa diminta menjalani isoman.

Baca juga: Kota Jayapura Kekurangan 200 Tabung Oksigen Per Hari

Karenanya peran ketua RT/RW hingga lurah setempat harus ditingkatkan untuk membantu mengawasi perkembangan kondisi pasien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebenarnya yang mengecek di rumah itu ada Lurah, RT/RW, tapi hanya beberapa yang berfungsi dengan baik, secara rutin melapor," kata Ni Nyoman.

 

Mereka yang melakukan pengecekan terhadap pasien, terang dia, tidak harus bersentuhan dan harus tetap menjaga jarak.

Mereka cukup menanyai perkembangan kondisi pasien.

Baca juga: Curhat Direktur RSUD Lembata kepada Plh Bupati: Kita Kekurangan Nakes di Ruang Isolasi Covid-19...

"Mereka hanya melakukan maping," kata Ni Nyoman.

Hingga Kamis (22/7/2021), tercatat 10.672 kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura.

Dari jumlah tersebut, 9.345 pasien sembuh, 1.120 masih dirawat, dan 207 oramg meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi di Sikka Berakhir Damai, Pelaku Dijatuhi Sanksi Kurungan

Kasus Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi di Sikka Berakhir Damai, Pelaku Dijatuhi Sanksi Kurungan

Regional
Plt Bupati Bintan Menjawab Kabar soal Penutupan Kampus BTI

Plt Bupati Bintan Menjawab Kabar soal Penutupan Kampus BTI

Regional
Puluhan Warga di Sukabumi Mengalami Keracunan, Diduga akibat Nasi Kotak

Puluhan Warga di Sukabumi Mengalami Keracunan, Diduga akibat Nasi Kotak

Regional
Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 700 Meter

Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 700 Meter

Regional
Dipukul Guru karena Tak Kerjakan PR, Siswa SMP di Alor Meninggal

Dipukul Guru karena Tak Kerjakan PR, Siswa SMP di Alor Meninggal

Regional
Aktivis Mahasiswa yang Serukan Demo Turunkan Jokowi Divonis 8 Bulan Penjara, Penasihat Hukum: Kami Kecewa

Aktivis Mahasiswa yang Serukan Demo Turunkan Jokowi Divonis 8 Bulan Penjara, Penasihat Hukum: Kami Kecewa

Regional
Minat Masyarakat untuk Vaksinasi Covid-19 di Banyumas Menurun

Minat Masyarakat untuk Vaksinasi Covid-19 di Banyumas Menurun

Regional
Mengenal Upacara Sudhi Wadani, Ritual Pindah Agama Hindu yang Dijalani Sukmawati di Buleleng Bali

Mengenal Upacara Sudhi Wadani, Ritual Pindah Agama Hindu yang Dijalani Sukmawati di Buleleng Bali

Regional
Kapolres Nunukan Pukul Anak Buah, Diduga karena Sulit Dihubungi

Kapolres Nunukan Pukul Anak Buah, Diduga karena Sulit Dihubungi

Regional
Pengabdian Bidan Eros, sejak 1997 Bantu Persalinan Warga Baduy

Pengabdian Bidan Eros, sejak 1997 Bantu Persalinan Warga Baduy

Regional
UMP Jadi Kampus Pertama di Banyumas yang Diizinkan Gelar PTM

UMP Jadi Kampus Pertama di Banyumas yang Diizinkan Gelar PTM

Regional
Bupati Aceh Singkil Berkomentar soal Anjing Canon yang Mati

Bupati Aceh Singkil Berkomentar soal Anjing Canon yang Mati

Regional
Lapak Pedagang Pasar Jambangan Surabaya Banyak yang Tutup, Armuji: Tindak Tegas kalau Tak Niat Jualan

Lapak Pedagang Pasar Jambangan Surabaya Banyak yang Tutup, Armuji: Tindak Tegas kalau Tak Niat Jualan

Regional
Menyasar Mahasiswa yang Tidur, Pencuri Spesialis Barang Elektronik Ditangkap

Menyasar Mahasiswa yang Tidur, Pencuri Spesialis Barang Elektronik Ditangkap

Regional
Korban Pinjol, Putu AP Pinjam Rp 16 Juta dan Harus Bayar Rp 35 Juta Dicicil 3 Tahun, Ini Ceritanya

Korban Pinjol, Putu AP Pinjam Rp 16 Juta dan Harus Bayar Rp 35 Juta Dicicil 3 Tahun, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.