Tolak Jenazah Istri Dimakamkan dengan Prokes, Suami Ancam Dokter dan Nakes, Ini Kata Polisi

Kompas.com - 23/07/2021, 16:52 WIB
Ilustrasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga medis, pekerja medis. Garda depan penanganan Covid-19. SHUTTERSTOCK/ELDAR NURKOVICIlustrasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga medis, pekerja medis. Garda depan penanganan Covid-19.

 

Kondisi dokter dan nakes usai diancam

Plt Direktur RSUD Ngipang Solo dr Niken Yuliani Untari menuturkan, kondisi tenaga kesehatan dan tenaga medis yang diancam oleh keluarga pasien sempat mengalami shock.

Setelah dibicarakan, lanjut Niken, semuanya sudah baik-baik saja.

Niken menjelaskan, pasien berusia sekitar 38 tahun itu sempat dirawat di ruang intensive care unit (ICU) Covid-19 sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, lalu Bakar Petinya, Polisi Akan Tindak Pelaku

Kata Niken, selama ini rumah sakit telah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur penanganan pasien Covid-19.

"General consent-nya sih sebenarnya sudah ada. Kita sebelum masuk ruang Covid keluarga pasien sudah kami edukasi. Kan memang agak berbeda tidak bisa dikunjungi," urainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief, Dony Aprian)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang WN China Jadi Salah Satu Tersangka Kasus Pinjol di Kalsel, Ini Perannya

Seorang WN China Jadi Salah Satu Tersangka Kasus Pinjol di Kalsel, Ini Perannya

Regional
Pembunuh Sadis yang Sempat Bawa Kepala Korban di Lembata Ditangkap Polisi

Pembunuh Sadis yang Sempat Bawa Kepala Korban di Lembata Ditangkap Polisi

Regional
Edarkan Narkoba, Buruh Pabrik di Sidoarjo Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba, Buruh Pabrik di Sidoarjo Ditangkap Polisi

Regional
Diperiksa Jadi Saksi Dugaan Korupsi Honor THL PDAM Madiun, Mantan Dirut: Nggak Ngerti Aku

Diperiksa Jadi Saksi Dugaan Korupsi Honor THL PDAM Madiun, Mantan Dirut: Nggak Ngerti Aku

Regional
Istri Tepergok Selingkuh Saat Suami Kerja, Dihukum Adat Serahkan 3 Truk Pasir

Istri Tepergok Selingkuh Saat Suami Kerja, Dihukum Adat Serahkan 3 Truk Pasir

Regional
Waspada Cuaca Ekstrem, Ratusan Desa di Cilacap Rawan Banjir dan Longsor

Waspada Cuaca Ekstrem, Ratusan Desa di Cilacap Rawan Banjir dan Longsor

Regional
Cerita Windu Merta Dikeroyok 3 Pria Saat Transaksi Mobil di Bali, Sempat Damai, Lalu Pilih Lapor Polisi

Cerita Windu Merta Dikeroyok 3 Pria Saat Transaksi Mobil di Bali, Sempat Damai, Lalu Pilih Lapor Polisi

Regional
5 Hari Operasi Kancil Toba, 34 Kasus Pencurian Kendaraan di Sumut Terungkap

5 Hari Operasi Kancil Toba, 34 Kasus Pencurian Kendaraan di Sumut Terungkap

Regional
Pemkot Blitar Beri Hadiah Uang Tunai Rp 25 Juta bagi Atlet Peraih Medali Emas PON Papua

Pemkot Blitar Beri Hadiah Uang Tunai Rp 25 Juta bagi Atlet Peraih Medali Emas PON Papua

Regional
Tiga Daerah di Jambi Nol Kasus Covid-19

Tiga Daerah di Jambi Nol Kasus Covid-19

Regional
Polisi Selidiki Penyebar Hoaks Pemalakan terhadap Kapolsek di Sulut

Polisi Selidiki Penyebar Hoaks Pemalakan terhadap Kapolsek di Sulut

Regional
Selain Raih Bonus Uang, Atlet Peraih Medali PON di Tuban Diberi Peluang Jadi Pegawai Pemkab

Selain Raih Bonus Uang, Atlet Peraih Medali PON di Tuban Diberi Peluang Jadi Pegawai Pemkab

Regional
Penerbangan Komersial Perdana ke Ngloram Tak Sesuai Rencana, Bupati Blora Minta Maaf

Penerbangan Komersial Perdana ke Ngloram Tak Sesuai Rencana, Bupati Blora Minta Maaf

Regional
Kasus Covid-19 di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul Bertambah 12 Orang

Kasus Covid-19 di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul Bertambah 12 Orang

Regional
Intensitas Gempa di Kabupaten Semarang Menurun, Warga Kembali Tidur di Rumah

Intensitas Gempa di Kabupaten Semarang Menurun, Warga Kembali Tidur di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.