Keluarga yang Rampas Jenazah Pasien Covid-19 Minta Maaf, Imbau Warga Lain Tak Meniru

Kompas.com - 22/07/2021, 22:18 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

KUPANG, KOMPAS.com - Jenazah pasien Covid-19 dirampas dan diambil paksa oleh keluarganya dari Rumah Sakit Umum Siloam Kupang, beberapa waktu lalu.

Keluarga pasien Covid-19 yang meninggal tersebut akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas insiden itu.

Mewakili keluarga, Abdullah Ulomando mengaku salah dan menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah petugas.

Hal itu diungkapkannya di sela-sela pelaksanaan tes swab terhadap 10 orang keluarga terdekat almarhumah GM di Pustu Airmata Kota Kupang, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Paksa di Kupang, Ini Langkah Kepolisian

Minta orang lain tak meniru

Menurut Ulumando, keluarga besar mengakui kekeliruan yang terjadi, sehingga mengakibatkan suami dan anak almarhumah ikut terinfeksi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menyebut, tindakan pengambilan paksa jenazah yang dilakukan adalah salah.

Karena itu, dirinya mengimbau agar kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi masyarakat Kota Kupang. Dia juga meminta tindakan tersebut tidak ditiru.

"Kami mengimbau agar apabila ada penyampaian dari rumah sakit, Puskesmas atau Balai Kesehatan mana pun bahwa ada pasien terkonfirmasi positif maka harus mengikuti aturan dari pemerintah yang berlaku," ujarnya.

Baca juga: Usai Ambil Paksa Jenazah Covid-19 dari RS, 2 Orang Positif Corona

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita 3 Pemuda Curi Gelang dan Ponsel, Kecanduan Nyabu dan Game Online, Masuk Rumah dengan Pintu Terbuka

Cerita 3 Pemuda Curi Gelang dan Ponsel, Kecanduan Nyabu dan Game Online, Masuk Rumah dengan Pintu Terbuka

Regional
Kisah Linmas Melawan Takut Bantu Warga Terpapar Covid-19, Sempat Dilarang Keluarga hingga Taruhan Nyawa

Kisah Linmas Melawan Takut Bantu Warga Terpapar Covid-19, Sempat Dilarang Keluarga hingga Taruhan Nyawa

Regional
Kabupaten Sambas dan Kubu Raya Masuk Zona Merah Covid-19, BOR dan Kasus Aktif Tinggi

Kabupaten Sambas dan Kubu Raya Masuk Zona Merah Covid-19, BOR dan Kasus Aktif Tinggi

Regional
PPKM Diperpanjang, Pemkot Yogyakarta Fokus Kurangi Mobilitas Warga di Perumahan

PPKM Diperpanjang, Pemkot Yogyakarta Fokus Kurangi Mobilitas Warga di Perumahan

Regional
Cerita di Balik Suami Istri Begal Taksi Online, Ingin ke Luar Negeri tapi Tak Ada Uang

Cerita di Balik Suami Istri Begal Taksi Online, Ingin ke Luar Negeri tapi Tak Ada Uang

Regional
Pemkab Magetan Kesulitan Penuhi Kebutuhan Oksigen, Ini Langkah Bupati

Pemkab Magetan Kesulitan Penuhi Kebutuhan Oksigen, Ini Langkah Bupati

Regional
Pemkab Cirebon Hapus Sanksi Denda Administrasi Pajak, Ini Periodenya

Pemkab Cirebon Hapus Sanksi Denda Administrasi Pajak, Ini Periodenya

Regional
Kisah Peltu Ali, 13 Kali Donasikan Plasma Konvalesen, Donor ke PMI Setiap 14 Hari Sekali

Kisah Peltu Ali, 13 Kali Donasikan Plasma Konvalesen, Donor ke PMI Setiap 14 Hari Sekali

Regional
Sosok Kopengga Enumbi, Anggota KKB yang Ditembak Mati, Terlibat Perampasan Senjata hingga Suplai Logistik KKB

Sosok Kopengga Enumbi, Anggota KKB yang Ditembak Mati, Terlibat Perampasan Senjata hingga Suplai Logistik KKB

Regional
Direktur LBH Bali Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Makar, Ini Penyebabnya

Direktur LBH Bali Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Makar, Ini Penyebabnya

Regional
Biaya Sewa Helikopter Wagub Jabar Rp 600 Juta, Ini Tanggapan Uu

Biaya Sewa Helikopter Wagub Jabar Rp 600 Juta, Ini Tanggapan Uu

Regional
Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bandung Mulai Menurun, Ini Angkanya

Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bandung Mulai Menurun, Ini Angkanya

Regional
Kronologi Bus Terbalik dan Timpa Rumah, Bawa Rombongan Pengiring Jenazah Pendeta, Mundur Saat Tanjakan

Kronologi Bus Terbalik dan Timpa Rumah, Bawa Rombongan Pengiring Jenazah Pendeta, Mundur Saat Tanjakan

Regional
Sederet Fakta Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio, Janji Tetap Cair, Ternyata Saldo Tidak Cukup

Sederet Fakta Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio, Janji Tetap Cair, Ternyata Saldo Tidak Cukup

Regional
13 Zona Merah Covid-19 di Lampung

13 Zona Merah Covid-19 di Lampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X