Tidak Termakan Hoaks, 500 Santri di Pangkalpinang Ikut Vaksinasi

Kompas.com - 22/07/2021, 19:10 WIB
Vaksinasi Covid-19 di Ponpes Hidayatussalikin Pasir Padi, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (22/7/2021). KOMPAS.com/HERU DAHNURVaksinasi Covid-19 di Ponpes Hidayatussalikin Pasir Padi, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (22/7/2021).

BANGKA, KOMPAS.com - Sebanyak 500 penghuni Pondok Pesantren Hidayatussalikin, Pasir Padi, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, menjalani vaksinasi massal, Kamis (22/7/2021).

Pengelola pondok pesantren antusias mengajukan vaksinasi demi menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Santri dari jenjang SMP maupun SMA kami ikutkan semua, karena ini salah satu cara untuk penanggulangan pandemi Covid-19," kata Ketua Pondok Pesantren Hidayatussalikin KH Ja'far Shidiq kepada Kompas.com seusai kegiatan vaksinasi, Kamis.

Baca juga: Bocah SD Menumpang WiFi di Depan Rumah Tetangga untuk Kirim PR, Ponselnya Malah Dijambret

Ja'far memastikan, pihaknya senantiasa mendukung program penanggulangan pandemi yang dicanangkan pemerintah.

Termasuk juga tidak terpengaruh dengan informasi hoaks yang terkesan menyudutkan program vaksinasi.

"Kami yakin pemerintah tidak mungkin menjerumuskan masyarakatnya. Karena itu, semua santri kami ikutkan untuk vaksin, termasuk saya pribadi juga telah divaksin pada kelompok pertama bersama Forkopimda," ujar Ja'far yang juga ketua PWNU Bangka Belitung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pusat Perbelanjaan di Pangkalpinang Gelar Vaksinasi Massal Selama 40 Hari, Ini Ketentuannya...

Vaksinasi massal di Pondok Pesantren Hidayatussalikin difasilitasi Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Bangka Belitung.

Kapolda Bangka Belitung Anang Syarif Hidayat mengatakan, vaksinasi bertujuan memberikan kekebalan bagi para santri dalam pola pendidikan offline.

"Kami jemput bola, di mana ada lokasi-lokasi ada aktivitas offline didampingi dengan vaksinasi sehingga berjalan baik," ujar Anang.

Menurut Anang, saat ini ketersedian vaksin di daerah berkisar untuk tiga hari hingga satu minggu.

Penambahan vaksin dari pusat diperkirakan akan dimulai pada awal Agustus 2021.

"Target dalam sehari adalah 4.375. Nanti Agustus, jika vaksin sudah lancar akan dua kali lipat atau sekitar 8.600 per hari. Gerai-gerai vaksin yang sudah ada 35 sampai 45, bisa sampai 86 gerai," ucap Anang.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diperiksa 8 Jam di Polda Sumsel gara-gara Bantuan Rp 2 Triliun, Dokter Keluarga Akidi Tio: Saya Capek

Diperiksa 8 Jam di Polda Sumsel gara-gara Bantuan Rp 2 Triliun, Dokter Keluarga Akidi Tio: Saya Capek

Regional
Sebut Tren Kasus Covid-19 Menurun, Ganjar Ingatkan untuk Tidak Lengah

Sebut Tren Kasus Covid-19 Menurun, Ganjar Ingatkan untuk Tidak Lengah

Regional
Nurul Akmal Berlaga di Final Angkat Besi Olimpade Tokyo, Orangtua Ikut Tegang, Berharap Anaknya Diangkat Jadi PNS

Nurul Akmal Berlaga di Final Angkat Besi Olimpade Tokyo, Orangtua Ikut Tegang, Berharap Anaknya Diangkat Jadi PNS

Regional
Tak Pernah Pakai Gaji untuk Pribadi, Gibran: Saya Jadi Wali Kota Bukan untuk Cari Uang

Tak Pernah Pakai Gaji untuk Pribadi, Gibran: Saya Jadi Wali Kota Bukan untuk Cari Uang

Regional
Heboh, Anak-anak Diberi Wafer Berisi Silet hingga Staples Orang Tak Dikenal, Orangtua Diminta Waspada

Heboh, Anak-anak Diberi Wafer Berisi Silet hingga Staples Orang Tak Dikenal, Orangtua Diminta Waspada

Regional
Satgas Penebalan Nakes Mulai Diterjunkan untuk Dampingi Warga Yogyakarta yang Isoman

Satgas Penebalan Nakes Mulai Diterjunkan untuk Dampingi Warga Yogyakarta yang Isoman

Regional
Dipakai 2 Atlet Internasional di Olimpiade Tokyo 2020, Sepeda Buatan Gresik Ini Banyak Diburu

Dipakai 2 Atlet Internasional di Olimpiade Tokyo 2020, Sepeda Buatan Gresik Ini Banyak Diburu

Regional
Stok Menipis, Bupati Karawang: Kita Paham Vaksin Tak Dapat Datang Sekaligus

Stok Menipis, Bupati Karawang: Kita Paham Vaksin Tak Dapat Datang Sekaligus

Regional
Kasus Wartawan Medan Disiram Air Keras, Polisi: Pelaku Kesal Korban Minta 'Jatah Bulanan' hingga Rp 4 Juta

Kasus Wartawan Medan Disiram Air Keras, Polisi: Pelaku Kesal Korban Minta "Jatah Bulanan" hingga Rp 4 Juta

Regional
Massa yang Bakar Polsek Nimboran Mengira Ada Warga yang Tewas Tertembak, Ternyata...

Massa yang Bakar Polsek Nimboran Mengira Ada Warga yang Tewas Tertembak, Ternyata...

Regional
Ganjar Minta Tiap Kelurahan Punya Call Center Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa

Ganjar Minta Tiap Kelurahan Punya Call Center Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa

Regional
Lahan 500 Hektare 'Ditenggelamkan', Petani di Rawa Pening Ambarawa Pasang Spanduk Protes

Lahan 500 Hektare 'Ditenggelamkan', Petani di Rawa Pening Ambarawa Pasang Spanduk Protes

Regional
Ini Janji Gubernur Rusdi Jika Anggota MIT Poso Rela Menyerahkan Diri

Ini Janji Gubernur Rusdi Jika Anggota MIT Poso Rela Menyerahkan Diri

Regional
Atlet Angkat Besi Aceh Tembus Final Olimpade Tokyo, Pelatih: Bakat Nurul Akmal Ditemukan Saat Angkat Padi

Atlet Angkat Besi Aceh Tembus Final Olimpade Tokyo, Pelatih: Bakat Nurul Akmal Ditemukan Saat Angkat Padi

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di RSHS Bandung Turun 53 Persen, tapi Tetap Tinggi di Ruang ICU

Jumlah Pasien Covid-19 di RSHS Bandung Turun 53 Persen, tapi Tetap Tinggi di Ruang ICU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X