Panik Tiba-tiba Ada Razia Masker, 2 Warga Ini Nekat Pakai Daun, Ini Kisahnya

Kompas.com - 22/07/2021, 17:50 WIB
Dua warga gunakan masker daun karena panik ada posko penyekatan KOMPAS.COM/FIRMANSYAHDua warga gunakan masker daun karena panik ada posko penyekatan

KOMPAS.com - Gara-gara lupa membawa masker saat berangkat berkebun, dua warga Kabupaten Lebong, Bengkulu, nekat memakai daun karena ada razia di posko penyekatan.

Jum, salah satu warga, mengaku kaget saat ada razia. Pasalnya, saat berangkat berkebun dirinya tak melihat ada posko tersebut.

"Kami dari kebun lupa membawa masker. Ya, akhirnya pakai daun sebagai masker," kata Jum saat diperiksa petugas, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Modus Komplotan Penimbun Obat Covid-19 di Jabar, Jadi Apoteker hingga Resep Palsu

Aksi kedua warga Lebong itu sempat membuat heboh petugas di posko.
Dari foto yang beredar, tampak Jum dan rekannya memakai daun yang ukurannya lebih besar dari masker biasa.

Memang, daun itu juga menutup mulut dan hidung, bahkan nyaris sebagian wajahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Disaksikan Bupati Lebong 

Sementara itu, aksi kedua warga itu disaksikan langsung Bupati Lebong Kopli Ansori.

Bupari Kopli diketahui bersama jajarannya termasuk TNI dan Polri sedang menunjau lokasi posko penyekatan.

Kopli mengaku salut dengan apa yang dilakukan kedua warga tersebut.

"Saya salut dengan cara yang dilakukan kedua warga ini. Mereka memodifikasi daun karena tidak membawa masker," kata Kopli saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Ada-ada Saja, 2 Pria Jadikan Daun sebagai Masker hingga Menutupi Wajah agar Lolos Penyekatan, Hasilnya...

Seperti diketahui, Kopli meneegaskan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lebong, dilakukan secara ketat.

Setiap pengunjung yang masuk harus menjalani tes swab. Jika hasil tes swab positif, maka mereka dilarang masuk ke wilayah itu.

"Setiap orang masuk ke Lebong memang harus diswab. Ini dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid di daerah kami," ujar Kopli.

(Penulis: Firmansyah | Editor : David Oliver Purba)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penemuan Mayat Pria, Diduga Tewas Saat BAB di Pinggir Pantai Selatan

Penemuan Mayat Pria, Diduga Tewas Saat BAB di Pinggir Pantai Selatan

Regional
Qatar, Salah Satu Pemimpin MIT, Dipastikan Tewas Dalam Kontak Senjata di Parigi Moutong

Qatar, Salah Satu Pemimpin MIT, Dipastikan Tewas Dalam Kontak Senjata di Parigi Moutong

Regional
Kubu Raya Zona Merah, 10 Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sepekan

Kubu Raya Zona Merah, 10 Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sepekan

Regional
PPKM Level 4 di Pekanbaru Diperpanjang, Wali Kota: Aturan Tetap Sama, Penyekatan Jalan Masih Berlaku

PPKM Level 4 di Pekanbaru Diperpanjang, Wali Kota: Aturan Tetap Sama, Penyekatan Jalan Masih Berlaku

Regional
Hasil Investigasi KIPI Pastikan Ibu di Sulut Bukan Meninggal karena Vaksin AstraZeneca

Hasil Investigasi KIPI Pastikan Ibu di Sulut Bukan Meninggal karena Vaksin AstraZeneca

Regional
294 Warga Kabupaten Blitar Isoman di Rumah, Tempat Isolasi Bangle Masih Kosong

294 Warga Kabupaten Blitar Isoman di Rumah, Tempat Isolasi Bangle Masih Kosong

Regional
Dikejar Cicilan Utang Bank, Pasangan Kekasih di Tegal Nekat Curi 3 Motor dalam Sebulan

Dikejar Cicilan Utang Bank, Pasangan Kekasih di Tegal Nekat Curi 3 Motor dalam Sebulan

Regional
Keterbatasan Stok, Dua Kawasan Pendidikan di Sumedang Jadi Fokus Pemkab Percepat Herd Immunity

Keterbatasan Stok, Dua Kawasan Pendidikan di Sumedang Jadi Fokus Pemkab Percepat Herd Immunity

Regional
PPKM Level 4 di Kebumen Diperpanjang, Bupati: Aturan Tidak Berubah, Hajatan Masih Dilarang

PPKM Level 4 di Kebumen Diperpanjang, Bupati: Aturan Tidak Berubah, Hajatan Masih Dilarang

Regional
Cerita 3 Pemuda Curi Gelang dan Ponsel, Kecanduan Nyabu dan Game Online, Masuk Rumah dengan Pintu Terbuka

Cerita 3 Pemuda Curi Gelang dan Ponsel, Kecanduan Nyabu dan Game Online, Masuk Rumah dengan Pintu Terbuka

Regional
Kisah Linmas Melawan Takut Bantu Warga Terpapar Covid-19, Sempat Dilarang Keluarga hingga Taruhan Nyawa

Kisah Linmas Melawan Takut Bantu Warga Terpapar Covid-19, Sempat Dilarang Keluarga hingga Taruhan Nyawa

Regional
Kabupaten Sambas dan Kubu Raya Masuk Zona Merah Covid-19, BOR dan Kasus Aktif Tinggi

Kabupaten Sambas dan Kubu Raya Masuk Zona Merah Covid-19, BOR dan Kasus Aktif Tinggi

Regional
PPKM Diperpanjang, Pemkot Yogyakarta Fokus Kurangi Mobilitas Warga di Perumahan

PPKM Diperpanjang, Pemkot Yogyakarta Fokus Kurangi Mobilitas Warga di Perumahan

Regional
Cerita di Balik Suami Istri Begal Taksi Online, Ingin ke Luar Negeri tapi Tak Ada Uang

Cerita di Balik Suami Istri Begal Taksi Online, Ingin ke Luar Negeri tapi Tak Ada Uang

Regional
Pemkab Magetan Kesulitan Penuhi Kebutuhan Oksigen, Ini Langkah Bupati

Pemkab Magetan Kesulitan Penuhi Kebutuhan Oksigen, Ini Langkah Bupati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X