Ridwan Kamil : Saya Apresiasi Parpol yang Gelar Vaksinasi Gratis untuk Masyarakat

Kompas.com - 22/07/2021, 16:04 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau vaksinasi masal di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Jawa Barat, Jalan Cipaganti, Kota Bandung, Kamis (22/7/2021). KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau vaksinasi masal di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Jawa Barat, Jalan Cipaganti, Kota Bandung, Kamis (22/7/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi partai politik di Jawa Barat yang ikut membantu pemerintah dalam mendistribusikan vaksin Covid-19 ke masyarakat secara gratis.

Apresiasi tersebut diungkapkan pria yang akrab disapa Emil dini ketika meninjau vaksinasi masal di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Jawa Barat, Jalan Cipaganti, Kota Bandung, Kamis (22/7/2021). Selain Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN) juga telah melakukan vaksinasi massal secara gratis ke warga Kota Bandung belum lama ini.

Baca juga: Ridwan Kamil: Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Jabar Mulai Agustus

"Saya ucapkan terima kasih kepada Partai Nasdem telah melakukan vaksinasi dan sudah ribuan yang divaksin sampai hari minggu. Saya apresiasi juga partai-partai lain yang melakukan vaksinasi. Ini menunjukkan bahwa semua kompak di Jawa Barat. Mudah-mudahan menginspirasi yang lain," kata Emil, Kamis siang.

Emil mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak bisa sendirian untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat Jawa Barat yang jumlahnya lebih dari 50 juta jiwa.

Baca juga: Ridwan Kamil Putuskan Seluruh Jabar Terapkan PPKM Level 4

"Infrastruktur kita tidak akan mampu mengejar sesuai target kalau tidak dibantu oleh semua pihak. Saya  imbau institusi yang mampu, mau bela negara dan mau membantu dalam perang melawan Covid-19 dalam bentuk menjadi kepanitiaan vaksinasi," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Emil menambahkan, sesuai studi yang telah dilakukan, tingkat potensi kematian pasien Covid-19 yang tidak mendapatkan vaksin terbilang tinggi.

"Hasil kajiannya, fatalitas yang tidak divaksin lebih tinggi potensi meninggalnya saat (terpapar) Covid-19. Sehingga harus diperbanyak tingkat vaksinasi," tandasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemilik Batik Danar Hadi Solo Santosa Doellah Meninggal

Pemilik Batik Danar Hadi Solo Santosa Doellah Meninggal

Regional
Niat Membantu, Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Justru Dianiaya Warga, Ini Ceritanya

Niat Membantu, Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Justru Dianiaya Warga, Ini Ceritanya

Regional
Kapal Nelayan Tenggelam Dihantam Gelombang, 4 ABK Selamat, 6 Lainnya Hilang

Kapal Nelayan Tenggelam Dihantam Gelombang, 4 ABK Selamat, 6 Lainnya Hilang

Regional
Apriyani Rahayu Dapat Emas Olimpiade, Bupati Konawe Beri Hadiah Tanah, Rumah, dan 5 Ekor Sapi

Apriyani Rahayu Dapat Emas Olimpiade, Bupati Konawe Beri Hadiah Tanah, Rumah, dan 5 Ekor Sapi

Regional
Keluarga Marah di RS, Bocah Korban Kecelakaan Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Penjelasan Polisi

Keluarga Marah di RS, Bocah Korban Kecelakaan Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Diperiksa 8 Jam di Polda Sumsel gara-gara Bantuan Rp 2 Triliun, Dokter Keluarga Akidi Tio: Saya Capek

Diperiksa 8 Jam di Polda Sumsel gara-gara Bantuan Rp 2 Triliun, Dokter Keluarga Akidi Tio: Saya Capek

Regional
Sebut Tren Kasus Covid-19 Menurun, Ganjar Ingatkan untuk Tidak Lengah

Sebut Tren Kasus Covid-19 Menurun, Ganjar Ingatkan untuk Tidak Lengah

Regional
Nurul Akmal Berlaga di Final Angkat Besi Olimpade Tokyo, Orangtua Ikut Tegang, Berharap Anaknya Diangkat Jadi PNS

Nurul Akmal Berlaga di Final Angkat Besi Olimpade Tokyo, Orangtua Ikut Tegang, Berharap Anaknya Diangkat Jadi PNS

Regional
Tak Pernah Pakai Gaji untuk Pribadi, Gibran: Saya Jadi Wali Kota Bukan untuk Cari Uang

Tak Pernah Pakai Gaji untuk Pribadi, Gibran: Saya Jadi Wali Kota Bukan untuk Cari Uang

Regional
Heboh, Anak-anak Diberi Wafer Berisi Silet hingga Staples Orang Tak Dikenal, Orangtua Diminta Waspada

Heboh, Anak-anak Diberi Wafer Berisi Silet hingga Staples Orang Tak Dikenal, Orangtua Diminta Waspada

Regional
Satgas Penebalan Nakes Mulai Diterjunkan untuk Dampingi Warga Yogyakarta yang Isoman

Satgas Penebalan Nakes Mulai Diterjunkan untuk Dampingi Warga Yogyakarta yang Isoman

Regional
Dipakai 2 Atlet Internasional di Olimpiade Tokyo 2020, Sepeda Buatan Gresik Ini Banyak Diburu

Dipakai 2 Atlet Internasional di Olimpiade Tokyo 2020, Sepeda Buatan Gresik Ini Banyak Diburu

Regional
Stok Menipis, Bupati Karawang: Kita Paham Vaksin Tak Dapat Datang Sekaligus

Stok Menipis, Bupati Karawang: Kita Paham Vaksin Tak Dapat Datang Sekaligus

Regional
Kasus Wartawan Medan Disiram Air Keras, Polisi: Pelaku Kesal Korban Minta 'Jatah Bulanan' hingga Rp 4 Juta

Kasus Wartawan Medan Disiram Air Keras, Polisi: Pelaku Kesal Korban Minta "Jatah Bulanan" hingga Rp 4 Juta

Regional
Massa yang Bakar Polsek Nimboran Mengira Ada Warga yang Tewas Tertembak, Ternyata...

Massa yang Bakar Polsek Nimboran Mengira Ada Warga yang Tewas Tertembak, Ternyata...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X