Kebakaran Hutan Lindung di Riau Meluas Jadi 70 Hektar

Kompas.com - 22/07/2021, 14:22 WIB
Helikopter water bombing melakukan penyiraman api pada kebakaran hutan lindung Bukit Suligi di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul, Riau, Kamis (22/7/2021). Dok. Koramil 08/TandunHelikopter water bombing melakukan penyiraman api pada kebakaran hutan lindung Bukit Suligi di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul, Riau, Kamis (22/7/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan lindung Bukit Suligi di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, masih terus meluas hingga Kamis (22/7/2021).

Babinsa Koramil 08/Tandun, Kodim 0313/KPR, Sertu Faisal Siregar mengatakan, luas hutan yang terbakar saat ini diperkirakan sudah mencapai 70 hektar.

"Kemarin sekitar 50 hektar yang terbakar. Namun hari ini bertambah meluas menjadi sekitar 70 hektar," sebut Faisal kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Kamis.

Baca juga: Kebakaran Hutan Lindung di Riau Diduga Disengaja, Ini Temuan Polisi

Dia mengatakan, upaya pemadaman masih terus dilakukan tim gabungan dari TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja dan dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA).

Selain itu, juga dibantu pemadam dari udara menggunakan satu unit helikopter water bombing.

"Kita beruntung dibantu helikopter water bombing. Kalau tidak, kebakaran bakal terus meluas. Cuaca di lokasi panas dan angin kencang, yang membuat kebakaran cepat meluas," kata Faisal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Aturan Baru di Batam, Pasien yang Isoman di Rumah Akan Dijemput

Menurut dia, tim darat tak bisa berbuat banyak untuk memadamkan api, karena di lokasi kebakaran tidak ada sumber air.

Belasan petugas hanya bisa memadamkan api dengan menggunakan batang kayu.

"Kondisi di lokasi sangat ekstrem dan aksesnya jauh. Kami ke lokasi diantar oleh warga setempat pakai sepeda motor. Sumber air juga nihil di lokasi," ujar Faisal.

Setelah dibantu helikopter water bombing, menurut dia, kondisi kebakaran saat ini sudah mulai berkurang.

"Sebagai besar api sudah padam, tapi masih mengeluarkan asap dari sisa kayu yang terbakar," kata Faisal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 4 di Kebumen Diperpanjang, Bupati: Aturan Tidak Berubah, Hajatan Masih Dilarang

PPKM Level 4 di Kebumen Diperpanjang, Bupati: Aturan Tidak Berubah, Hajatan Masih Dilarang

Regional
Cerita 3 Pemuda Curi Gelang dan Ponsel, Kecanduan Nyabu dan Game Online, Masuk Rumah dengan Pintu Terbuka

Cerita 3 Pemuda Curi Gelang dan Ponsel, Kecanduan Nyabu dan Game Online, Masuk Rumah dengan Pintu Terbuka

Regional
Kisah Linmas Melawan Takut Bantu Warga Terpapar Covid-19, Sempat Dilarang Keluarga hingga Taruhan Nyawa

Kisah Linmas Melawan Takut Bantu Warga Terpapar Covid-19, Sempat Dilarang Keluarga hingga Taruhan Nyawa

Regional
Kabupaten Sambas dan Kubu Raya Masuk Zona Merah Covid-19, BOR dan Kasus Aktif Tinggi

Kabupaten Sambas dan Kubu Raya Masuk Zona Merah Covid-19, BOR dan Kasus Aktif Tinggi

Regional
PPKM Diperpanjang, Pemkot Yogyakarta Fokus Kurangi Mobilitas Warga di Perumahan

PPKM Diperpanjang, Pemkot Yogyakarta Fokus Kurangi Mobilitas Warga di Perumahan

Regional
Cerita di Balik Suami Istri Begal Taksi Online, Ingin ke Luar Negeri tapi Tak Ada Uang

Cerita di Balik Suami Istri Begal Taksi Online, Ingin ke Luar Negeri tapi Tak Ada Uang

Regional
Pemkab Magetan Kesulitan Penuhi Kebutuhan Oksigen, Ini Langkah Bupati

Pemkab Magetan Kesulitan Penuhi Kebutuhan Oksigen, Ini Langkah Bupati

Regional
Pemkab Cirebon Hapus Sanksi Denda Administrasi Pajak, Ini Periodenya

Pemkab Cirebon Hapus Sanksi Denda Administrasi Pajak, Ini Periodenya

Regional
Kisah Peltu Ali, 13 Kali Donasikan Plasma Konvalesen, Donor ke PMI Setiap 14 Hari Sekali

Kisah Peltu Ali, 13 Kali Donasikan Plasma Konvalesen, Donor ke PMI Setiap 14 Hari Sekali

Regional
Sosok Kopengga Enumbi, Anggota KKB yang Ditembak Mati, Terlibat Perampasan Senjata hingga Suplai Logistik KKB

Sosok Kopengga Enumbi, Anggota KKB yang Ditembak Mati, Terlibat Perampasan Senjata hingga Suplai Logistik KKB

Regional
Direktur LBH Bali Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Makar, Ini Penyebabnya

Direktur LBH Bali Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Makar, Ini Penyebabnya

Regional
Biaya Sewa Helikopter Wagub Jabar Rp 600 Juta, Ini Tanggapan Uu

Biaya Sewa Helikopter Wagub Jabar Rp 600 Juta, Ini Tanggapan Uu

Regional
Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bandung Mulai Menurun, Ini Angkanya

Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bandung Mulai Menurun, Ini Angkanya

Regional
Kronologi Bus Terbalik dan Timpa Rumah, Bawa Rombongan Pengiring Jenazah Pendeta, Mundur Saat Tanjakan

Kronologi Bus Terbalik dan Timpa Rumah, Bawa Rombongan Pengiring Jenazah Pendeta, Mundur Saat Tanjakan

Regional
Sederet Fakta Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio, Janji Tetap Cair, Ternyata Saldo Tidak Cukup

Sederet Fakta Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio, Janji Tetap Cair, Ternyata Saldo Tidak Cukup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X