161 Perawat dan Dokter di Jember Terpapar Covid-19, 10 Orang di Antaranya Meninggal

Kompas.com - 22/07/2021, 12:27 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi virus corona (Covid-19)

JEMBER, KOMPAS.com  – Sebanyak 50 dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jember terpapar Covid-19. Sebanyak dua di antaranya meninggal karena terpapar Covid-19. 

Sedangkan perawat yang terpapar mencapai 111 orang, delapan di antaranya meninggal dunia.

Ketua IDI Jember dr Alfi Yudisianto menjelaskan jumlah dokter yang tergabung dalam organisasi tersebut sebanyak 700 orang.

Sejak Maret 2020-Juli 2021, 50 orang di antaranya dilaporkan terpapar Covid-19.

“Ada yang meninggal dua dokter,” kata dia kepada Kompas.com via telepon Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Ketahuan Bawa Kartu Vaksin dan Surat PCR Palsu, Penumpang Pesawat Ini Mengaku Bayar Rp 750.000

Kedua dokter yang meninggal itu bernama Yuli dan Kadek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, masih ada 10 dokter yang menjalani karantina mandiri karena positif Covid-19. Sisanya, sudah dinyatakan sembuh.

Untuk menekan kasus di kalangan dokter, IDI Jember mengimbau para dokter yang sudah lanjut usia tak melakukan praktik.

“Praktik pribadi itu diimbau untuk dikurangi karena risiko besar,” jelas dia.

Selain itu, IDI Jember meminta para dokter selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat menangani pasien.

 

Sementara itu, ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jember Asrah Joyo Widono menambahkan, tercatat 111 perawat terkonfirmasi positif Covid-19.

“22 orang masuk RS, 89 Isoman, 8 meninggal dunia,” ucap dia.

Menurut dia, para perawat yang terpapar Covid-19 itu bekerja di Puskesmas dan rumah sakit.

PPNI pun mengimbau para perawat selalu menjaga kesehatan. Perawat yang merasa kurang fit tidak perlu masuk kerja.

Baca juga: Penjual Hewan Kurban di Surabaya: Berapa Pun Terjual Disyukuri Saja, Semoga Pandemi Segera Berakhir

“Tetap harus pakai APD sesuai dengan levelnya,” ujar dia.

Ia mengingatkan, jumlah pasien yang mendatangi rumah sakit atau puskesmas tetap tinggi.

Selain itu, Asrah juga mendorong agar pemerintah memperhatikan nasib para perawat yang masih honorer. Sebab, gaji mereka sejak Februari 2021 terlambat cair.

Alhamdulillah saya sampaikan ke bupati, kemarin Rabu sudah cair,” papar dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Datangi Gedung DPRD, Nelayan Brebes Protes PNBP Naik 4 Kali Lipat

Datangi Gedung DPRD, Nelayan Brebes Protes PNBP Naik 4 Kali Lipat

Regional
Pria Asal Jakarta Dibunuh Anak Sendiri di Lampung, Jasadnya Direkayasa agar Dikira Bunuh Diri

Pria Asal Jakarta Dibunuh Anak Sendiri di Lampung, Jasadnya Direkayasa agar Dikira Bunuh Diri

Regional
Tergiur Upah Rp 10 Juta, 2 Pemuda Asal Sampang Nekat Jadi Kurir Sabu Jaringan Internasional

Tergiur Upah Rp 10 Juta, 2 Pemuda Asal Sampang Nekat Jadi Kurir Sabu Jaringan Internasional

Regional
Hutan Banyak Ditanami Porang, Kota Madiun Terancam Bencana Banjir Kiriman

Hutan Banyak Ditanami Porang, Kota Madiun Terancam Bencana Banjir Kiriman

Regional
Karena Masalah Arisan Online Fiktif, Pria di Wonogiri Jadi Korban Penikaman

Karena Masalah Arisan Online Fiktif, Pria di Wonogiri Jadi Korban Penikaman

Regional
Kakak Beradik Pukuli Polisi gara-gara Saling Tatap di Jalan, Bilang ke Korban: Apa Mata Kau

Kakak Beradik Pukuli Polisi gara-gara Saling Tatap di Jalan, Bilang ke Korban: Apa Mata Kau

Regional
Diduga Depresi, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Diduga Depresi, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Regional
Puluhan Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi, Polda: Mereka Merasa Gerai Vaksin Membuat Pengunjung Sepi

Puluhan Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi, Polda: Mereka Merasa Gerai Vaksin Membuat Pengunjung Sepi

Regional
Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak Ricuh, Diduga Berawal dari Razia Handphone

Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak Ricuh, Diduga Berawal dari Razia Handphone

Regional
Harga Cabai di Jatim Mulai Merangkak Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai di Jatim Mulai Merangkak Naik, Ini Penyebabnya

Regional
Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Kota Magelang Bakal Dapat Bantuan Tunai dan Beasiswa

Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Kota Magelang Bakal Dapat Bantuan Tunai dan Beasiswa

Regional
Nasib Puluhan Atlet Paralimpik Sumbar, Merana Jelang Peparnas Papua, Ada yang Jual Mobil hingga Makan Sepiring Berdua

Nasib Puluhan Atlet Paralimpik Sumbar, Merana Jelang Peparnas Papua, Ada yang Jual Mobil hingga Makan Sepiring Berdua

Regional
Mengaku Tak Kenal Toni, Alex Noerdin Bantah Terima Suap Rp 2,43 Miliar di Kasus Masjid Sriwijaya

Mengaku Tak Kenal Toni, Alex Noerdin Bantah Terima Suap Rp 2,43 Miliar di Kasus Masjid Sriwijaya

Regional
Kawah Lumpur Kesongo Meletus, Polisi Larang Warga Mendekat

Kawah Lumpur Kesongo Meletus, Polisi Larang Warga Mendekat

Regional
3 Pelaku Penikaman Remaja di Sikka Ditangkap

3 Pelaku Penikaman Remaja di Sikka Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.