Palembang Kini Jalankan PPKM Level 3, Wali Kota: Tidak Ada Perubahan Aturan

Kompas.com - 22/07/2021, 08:03 WIB
Wali Kota Palembang Harnojoyo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam rangka persiapan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19, Selasa (21/4/2020). HANDOUT PEMKOT PALEMBANGWali Kota Palembang Harnojoyo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam rangka persiapan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19, Selasa (21/4/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kota Palembang masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro level 3, setelah mengalami penurunan jumlah kasus harian serta keterisian tempat tidur rumah sakit atau BOR Covid-19.

Penetapan PPKM mikro level 3 itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021 pada Selasa (20/7/2021) kemarin setelah dilakukan penilaian.

Sebelumnya, Palembang sempat masuk dalam PPKM mikro level 4 lantaran mengalami lonjakan kasus harian yang mencapai antara 700-900 orang terpapar Covid-19 dalam sehari.

Baca juga: Tiba di Palembang, Bupati Muara Enim Nonaktif : Jangan Dekat-dekat, Covid-19

Penyebab Palembang turun jadi PPKM mikro level 3

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, penurunan level kasus harian serta jumlah BOR itu dikarenakan adanya sejumlah hal.

Antara lain, pembatasan kegiatan di pusat perbelanjaan, mall, taman kota, serta empat ruas jalan poros pada malam hari dan penerapan ganjil genap yang dimulai sejak 1-20 Juli 2021 kemarin.

Skema aturan itu dinilai efektif dan berhasil menekan pergerakan orang sehingga mampu menurunkan kasus harian Covid-19 di Palembang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sehingga diputuskan PPKM mikro level 3 di Palembang diperpanjang sampai 25 Juli. Harapannya kasus semakin menurun," kata Harno, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Pengetatan PPKM di Palembang dan Lubuk Linggau Diperpanjang hingga 25 Juli

Turun jadi PPKM Mikro Level 3, aturan tetap sama, ini alasannya

Harno mengungkapkan, meski telah turun satu level aturan kebijakan akan tetap sama saat PPKM mikro level 4.

Sehingga, tidak melonggarkan aturan ataupun mengeluarkan kebijakan baru.

"Tidak ada perubahan aturan. Kami masih mengacu pada aturan yang sebelumnya. Namun saya minta masyarakat agar tetap memaksimalkan penerapan prokes," ujarnya.

Baca juga: Perawatan Sapi Kurban Jokowi di Palembang: Makan 5 Kali Sehari agar Bobotnya 1,2 Ton

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19  Palembang, Yudhi Setiawan menerangkan, kasus harian kini berkisar 50-150 orang yang terkonfirmasi per 100.000 penduduk.

Selain kasus aktif, jumlah yang meninggal pun mengalami penurunan sebanyak 2-5 orang per 100.000 penduduk.

"Tetapi meskipun mengalami penurunan prokes jangan diturunkan, harus tetap taat prokes,"ungkapnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Massa Serang 12 Petugas Balai Besar TNGL yang Tangkap Pelaku Illegal Logging

Massa Serang 12 Petugas Balai Besar TNGL yang Tangkap Pelaku Illegal Logging

Regional
Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Regional
Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Regional
Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Regional
Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

Regional
Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

Regional
Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Regional
Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Regional
Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Regional
Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Regional
Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.