Cerita Tukang Ojek Pengkolan Antusias Ikut Vaksinasi: Ikhtiar Sehat, Anter Penumpang Lebih Aman...

Kompas.com - 22/07/2021, 06:21 WIB
Nurdin (51), warga Kampung Buniaga Seri, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang dengan antusias mengikuti vaksinasi di Terminal Tanjungpura, Rabu (17/7/2021). KOMPAS.COM/FARIDANurdin (51), warga Kampung Buniaga Seri, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang dengan antusias mengikuti vaksinasi di Terminal Tanjungpura, Rabu (17/7/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Nurdin (51), warga Kampung Buniaga Seri, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang dengan antusias mengikuti vaksinasi di Terminal Tanjungpura, Rabu (17/7/2021).

"Ikhtiar untuk sehat," ujar Nurdin ditemui usai vaksinasi.

Apalagi, kata Nurdin, ia kerap bepergian mengantar penumpang.

Dengan vaksinasi, ia menjadi merasa lebih aman. Pun saat ini saat bebergian seringkali diminta menunjukkan bukti vaksinasi.

"Biar kalau ke mana-mana, nganter penumpang, lebih aman," kata pria yang sudah lima tahun menjadi tukang ojek itu.

Baca juga: Pendaftaran, Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Anak di Karawang Juli 2021

RT proaktif ajak pengojek mangkal ikut vaksinasi

Ia mengaku diajak ketua RT untuk vaksinasi saat tengah mangkal. Tanpa ragu ia pun langsung mau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mau lah," ujar dia.

Nurdin merupakan satu dari sekitar seratus peserta vaksinasi keliling yang digelar Polisi Resor (Polres) Karawang.

Peserta terdiri atas sopir angkot, tukang ojek, dan warga sekitar Terminal Tanjungpura.

Baca juga: Berawal Gejala Flu, Bupati Karawang Kembali Positif Covid-19

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Karawang mengatakan, vaksinasi bagi sopir angkot dan tukang ojek ditarget maksimal 100 orang.

Sedang vaksinasi tahap kedua dilakukan di Urusan Kesehatan (Urkes) Klinik Polres Karawang.

"Setiap hari kita target minimal 50 tetapi pelaksanaannya nanti kadang 70 ada 80 dapat 100 orang. Tetapi sebelum 50 kita akan terus kan nanti secara terjadwal dosis keduanya kita kirim notifikasi ke yang bersangkutan," ungkap Rama.

Baca juga: Pria Berbadan Tegap Coba Terobos Penyekatan PPKM di Karawang, Kapolres: Petugasnya Sabar

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil dan Sejarah Kota Blitar

Profil dan Sejarah Kota Blitar

Regional
Keracunan Massal Nasi Berkat di Karawang Diduga karena Bakteri Salmonella

Keracunan Massal Nasi Berkat di Karawang Diduga karena Bakteri Salmonella

Regional
Setelah Ada Penyesuaian Aturan PPKM, Sejumlah Hotel di Bandung Tolak Tamu karena Fully Booked

Setelah Ada Penyesuaian Aturan PPKM, Sejumlah Hotel di Bandung Tolak Tamu karena Fully Booked

Regional
Viral Video Dugaan Pungli Rp 50.000 di Pos Polisi Mamuju Tengah, Sopir Truk Protes hingga Sebabkan Macet Panjang

Viral Video Dugaan Pungli Rp 50.000 di Pos Polisi Mamuju Tengah, Sopir Truk Protes hingga Sebabkan Macet Panjang

Regional
Belasan Mobil Dinas Pemkot Pekanbaru Dikuasai Oknum yang Tak Berhak

Belasan Mobil Dinas Pemkot Pekanbaru Dikuasai Oknum yang Tak Berhak

Regional
Cerita Makam Peneleh, Bekas Kuburan Mewah Pejabat Belanda di Surabaya

Cerita Makam Peneleh, Bekas Kuburan Mewah Pejabat Belanda di Surabaya

Regional
Ada 16.790 Usulan Penerima Bansos di Surabaya yang Ditolak

Ada 16.790 Usulan Penerima Bansos di Surabaya yang Ditolak

Regional
Pesan Atlet Disabilitas untuk Presiden Jokowi: Tolong Perlakukan Kami Sama

Pesan Atlet Disabilitas untuk Presiden Jokowi: Tolong Perlakukan Kami Sama

Regional
Trauma Siswi SMP Korban Pemerkosaan Ayah dan Kakak Kandung, Ketakutan Pulang ke Rumah

Trauma Siswi SMP Korban Pemerkosaan Ayah dan Kakak Kandung, Ketakutan Pulang ke Rumah

Regional
Upaya Konservasi Anggrek Pensil, Tanaman Langka di Bangka Belitung

Upaya Konservasi Anggrek Pensil, Tanaman Langka di Bangka Belitung

Regional
Ulah Kakek Cabul Terungkap Setelah Orangtua Korban Curiga Anaknya Selalu Pulang Bawa Uang

Ulah Kakek Cabul Terungkap Setelah Orangtua Korban Curiga Anaknya Selalu Pulang Bawa Uang

Regional
Pengakuan Guru Pesantren Setahun Cabuli 26 Bocah Laki-laki, Mengaku Penasaran, Korban Diancam Dikurung di Gudang

Pengakuan Guru Pesantren Setahun Cabuli 26 Bocah Laki-laki, Mengaku Penasaran, Korban Diancam Dikurung di Gudang

Regional
Berjuang Tanpa Anggaran, Atlet Disabilitas NPCI Garut Bertekad Pertahankan 5 Besar Porda Jabar

Berjuang Tanpa Anggaran, Atlet Disabilitas NPCI Garut Bertekad Pertahankan 5 Besar Porda Jabar

Regional
Kronologi Kurir Dibegal Saat Antar Paket, Korban Ditembak

Kronologi Kurir Dibegal Saat Antar Paket, Korban Ditembak

Regional
Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Mengenal Bambang Samsudin, Seniman Angklung Pengembang Metode Kodaly, Satu-satunya di Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.