Dinkes Pastikan Belum Ada Warga Sumut Terpapar Covid-19 Varian Delta

Kompas.com - 21/07/2021, 16:54 WIB
Ilustrasi covid varian delta ShutterstockIlustrasi covid varian delta

MEDAN, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) memastikan hingga kini belum ada warga Sumut yang terpapar Covid-19 varian Delta.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Aris Yudhariansyah mengungkapkan, memang beberapa waktu lalu sempat ditemukan adanya virus Corona varian baru tersebut di Sumut.

Virus tersebut dibawa oleh 18 anak buah kapal (ABK) SV Miclyn yang berlabuh di Pelabuhan Belawan, Kota Medan.

Baca juga: Stok Vaksin di Sumut Minim, dari Target Vaksinasi 11 Juta Warga, Realisasi Baru 16 Persen

“Ada 18 orang. Itu semua warga di luar Sumut karena ABK kapal yang pindah-pindah,” kata Aris di rumah dinas gubernur di Medan, Rabu (21/7/2021).

Aris memastikan, dari 18 ABK yang terinfeksi Corona varian Delta itu tidak ada yang warga Sumut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa dari mereka ada yang dari Jakarta maupun daerah lain, termasuk warga negara asing dari sejumlah negara, antara lain Italia, Afrika Selatan dan Myanmar.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi: Kita Taati, Khususnya Medan

Sebelumnya, para ABK tersebut sempat menjalani perawatan. Namun saat ini mereka sudah dipulangkan, mengikuti kapal yang sebelumnya mereka tumpangi.

“Sudah kembali ke kapalnya. Tidak ada warga Sumut yang terpapar Delta,” pungkas Aris.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyebutkan, varian Delta telah ditemukan di Sumut yang dibawa oleh 18 ABK tersebut.

Oleh karena itu, saat ini pihaknya menggencarkan proses tracing dan testing di masyarakat.

Edy bahkan sempat mengeluhkan kesulitan menangani masalah penyebaran Covid-19 melalui jalur laut.

Baca juga: Hari Ini, Warga Sumut Mulai Terima Bansos 10 Kg Beras, Diantar Langsung oleh PT Pos

 

Sebab, di Sumut banyak sekali jalur tikus yang dimanfaatkan oleh para tenaga kerja migran yang masuk secara ilegal ke Indonesia.

“Yang kita khawatirkan, mereka bawa virus dari sana,” kata Edy.

Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk memperkuat penjagaan di jalur-jalur laut, terutama di jalur yang selama ini tidak dijaga petugas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Regional
Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Regional
Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Regional
Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Regional
Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Regional
Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Regional
Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 dan Capaian Vaksinasi di Kepri

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 dan Capaian Vaksinasi di Kepri

Regional
Tanggapan Ganjar soal Deklarasi Dukungan Capres dan Istilah 'Kader Celeng'

Tanggapan Ganjar soal Deklarasi Dukungan Capres dan Istilah "Kader Celeng"

Regional
Peternak Ayam Histeris Tak Bisa Temui Risma, Pejabat Kota Blitar: Tolong Hormati Makam Bung Karno!

Peternak Ayam Histeris Tak Bisa Temui Risma, Pejabat Kota Blitar: Tolong Hormati Makam Bung Karno!

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.