Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

DI Yogyakarta Terapkan PPKM Level 3 dan 4, Sekda: Jalan Malioboro Masih Ditutup

Kompas.com - 21/07/2021, 16:43 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Dony Aprian

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 25 Juli 2021.

Berbeda dengan sebelumnya yang disebut dengan PPKM darurat, kini diubah menjadi PPKM level 3 dan Level 4.

DI Yogyakarta sendiri Kabupaten Gunungkidul, Kulon Progo, masuk kategori level 3.

Sedangkan Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul, masuk level 4.

Baca juga: Bali Terapkan PPKM Level 3, Ini Sejumlah Aturan yang Dilonggarkan

Sekretaris Daerah (Sekda) DI Yogyakarta, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, dalam penerapannya, aturan antara PPKM darurat dengan PPKM level tetap sama.

Salah satunya yakni, Jalan Malioboro masih tetap akan ditutup.

"(Jalan Malioboro) belum (dibuka) berarti ya. Karena ini masih tanggal 25 Juli," katanya saat ditemui di Kepatihan Kota Yogyakarta, Rabu (21/7/2021).

Dengan kondisi Jalan Malioboro ditutup banyak dikeluhkan warga seperti pengemudi becsk maupun Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar Malioboro.

Aji mengatakan, bahwa pihaknya mengerti apa yang dirasakan oleh para pedagang maupun pengemudi becak.

Baca juga: Mulai Hari Ini Batam Tak Terapkan PPKM Darurat, tapi PPKM Level 4, Ini Bedanya

Menurutnya, dengan mengurangi mobilitas dengan menutup beberapa ruas jalan diharapkan bisa mengurangi penyebaran Covid-19.

"Kita ingin ada pengurangan kasus positif yang ada di DI Yogyakarta. Akibatnya kalau tidak dibatasi dengan pembatasan mobilitas maka yang terjadi nanti rumah sakit kolaps," katanya.

Pemda khawatir jika rumah sakit benar-benar sampai kolaps maka jumlah pasien yang meninggal dunia akan semakin tinggi.

"Karena pemerintah pusat menghendaki adanya perpanjangan hingga tanggal 25 Juli, ya mari kita laksanakan," kata dia.

Pihaknya mengklaim saat ini pemerintah telah memberikan bantuan seperti bantuan beras, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dia berharap para PKL sudah masuk dalam skema bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat.

"Teman-teman di Kabupaten sudah mencoba mendata yang terdampak tetapi belum mendapatkan bantuan. Kalau ada yang belum mendapatkan dari kabupaten kita coba alokasikan baik itu dari APBD, ABPD kabupaten dan kota," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Puncak Arus Balik Pelabuhan Bakauheni Ramai, Lalu Lintas Mengalir

Puncak Arus Balik Pelabuhan Bakauheni Ramai, Lalu Lintas Mengalir

Regional
Menyusuri Lewomada Sikka NTT yang Dikunjungi Ratusan Wisatawan Saat Libur Lebaran

Menyusuri Lewomada Sikka NTT yang Dikunjungi Ratusan Wisatawan Saat Libur Lebaran

Regional
Tembus 24.000 Pengunjung Sehari, Destinasi Wisata Magetan Sumbang PAD Rp 2 M

Tembus 24.000 Pengunjung Sehari, Destinasi Wisata Magetan Sumbang PAD Rp 2 M

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Pj Nana Wanti-wanti Warga Jateng soal Intensitas Hujan Tinggi Saat Arus Balik

Pj Nana Wanti-wanti Warga Jateng soal Intensitas Hujan Tinggi Saat Arus Balik

Regional
Menhub: Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terorganisasi dengan Baik

Menhub: Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terorganisasi dengan Baik

Regional
Kunjungi Korban Longsor Tana Toraja, Pj Gubernur Sulsel: Tetap Waspada

Kunjungi Korban Longsor Tana Toraja, Pj Gubernur Sulsel: Tetap Waspada

Regional
Melihat Suasana Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

Melihat Suasana Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

Regional
Pagi Ini, Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Pagi Ini, Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Regional
Antrean Masuk Kapal Diserobot, Pemudik Protes ke Petugas ASDP

Antrean Masuk Kapal Diserobot, Pemudik Protes ke Petugas ASDP

Regional
2 Perahu Kayu Bertabrakan di Dekat Dermaga Sebatik, 5 Sepeda Motor yang Diangkut Pecah dan Karam

2 Perahu Kayu Bertabrakan di Dekat Dermaga Sebatik, 5 Sepeda Motor yang Diangkut Pecah dan Karam

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Polisi Tolong Pemudik Sakit di Gubuk | Wisatawan Perancis Jadi Korban Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Cerita Polisi Tolong Pemudik Sakit di Gubuk | Wisatawan Perancis Jadi Korban Perampokan

Regional
Situasi di Sorong Kondusif Pascabentrok Anggota TNI AL dan Brimob

Situasi di Sorong Kondusif Pascabentrok Anggota TNI AL dan Brimob

Regional
Mencicipi Suskorna, Olahan Domba Khas Kabupaten Maluku Barat Daya

Mencicipi Suskorna, Olahan Domba Khas Kabupaten Maluku Barat Daya

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com