Bandara dan Pelabuhan di Papua Akan Ditutup untuk Cegah Penularan Covid-19, Ini Respons Warga

Kompas.com - 21/07/2021, 16:41 WIB
Ilustrasi bandara saat pandemi corona. Justin Chin/BloombergIlustrasi bandara saat pandemi corona.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Gubernur Papua, Lukas Enembe, berencana menutup bandara dan pelabuhan pada Agustus 2021 untuk menekan angka penularan Covid-19.

Ia pun telah meminta masyarakat Papua untuk bersiap menghadapi kebijakan tersebut.

Baca juga: Bandara dan Pelabuhan di Papua Akan Segera Ditutup oleh Gubernur, Ini Penyebabnya

Respons masyarakat

Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko)KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko)

Merespons kebijakan itu, sebagian besar masyarakat Jayapura mengaku setuju karena menganggap Covid-19 masuk dari luar Papua.

Seperti yang diungkapkan Suliman (51 tahun), pedagang mie ayam di Kota Jayapura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan percuma bila akses masuk ke Papua tidak ditutup.

"Kalau untuk penularan Covid-19, penutupan bandara itu bagus karena percuma kalau dilakukan PPKM sementara pintu masuk dibuka," ujarnya di Jayapura, Rabu (21/7/2021).

Suliman hanya meminta, selama penutupan bandara dan pelabuhan, pemerintah bisa memastikan stok kebutuhan masyarakat tetap tersedia.

"Yang penting stok barang aman," kata dia.

Baca juga: Dukung Rencana Gubernur Papua Tutup Bandara, Kadin: Ini Baik untuk Melindungi Masyarakat...

 

Gubernur Papua Lukas Enembe.KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI Gubernur Papua Lukas Enembe.
Hal senada juga disampaikan Jhofy (25 tahun), freelancer editor video di Jayapura.

Menurut dia, penutupan bandara dan pelabuhan sudah menutup risiko masuknya kasus Covid-19 baru ke Papua.

"Bagus karena itu bisa menurunkan angka penularan dan pemerintah fokus menangani kasus yang ada di dalam," kata dia.

Yang terpenting, sambung Jhofy, pemerintah fokus dan tegas dalam proses penanganan kasus Covid-19 selama penutupan tersebut dilakukan.

Baca juga: Bali Terapkan PPKM Level 3, Ini Sejumlah Aturan yang Dilonggarkan

Namun berbeda dengan Rizaldi (24 tahun), seorang sopir rental di Bandara Sentani, yang mengaku akan kesulitan bila bandara dan pelabuhan ditutup.

"Pasti penghasilan menghilang, kenapa harus satu bulan itu terlalu lama, coba dua minggu saja," kata dia.

Ia mengaku kebijakan tersebut efektif untuk menurunkan jumlah kasus Covid-19 di Papua, tetapi Rizaldi meminta pemerintah juga mencarikan solusi bagi dirinya dan rekan-rekan seprofesinya.

"Memang bagus untuk memutus mata rantai penularan tapi pemerintah harusnya memberi solusi karena kami supir-supir rental ini yang merasakan langsung dampaknya," kata Rizaldi.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Juli 2021

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe segera mengeluarkan surat edaran berkaitan dengan penanganan kasus Covid-19 yang terus bertambah di daerahnya.

Hal ini dikarenakan pada September 2021, pemerintah pusat akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan PON XX dan Peparnas.

Melalui juru bicaranya, Muhammad Rifai Darus, Lukas menyatakan akan segera menutup bandara dan pelabuhan untuk arus penumpang.

"Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepada masyarakat Papua agar dapat melakukan persiapan dan mengantisipasi Surat Edaran Gubernur yang akan datang. Sebab direncanakan bahwa Provinsi Papua akan menutup akses keluar dan masuk, baik jalur penerbangan maupun perairan," kata Rifai, Selasa (20/7/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Kampung di Surabaya Sabet Penghargaan Program Kampung Iklim dari Kementerian LHK

10 Kampung di Surabaya Sabet Penghargaan Program Kampung Iklim dari Kementerian LHK

Regional
Laporan Korban Perkosaan Ditolak Polisi, Alasannya karena Belum Vaksin

Laporan Korban Perkosaan Ditolak Polisi, Alasannya karena Belum Vaksin

Regional
Nihil Kasus Baru dan Lokasi Isoter Tutup, PPKM Kota Magelang Turun ke Level 2

Nihil Kasus Baru dan Lokasi Isoter Tutup, PPKM Kota Magelang Turun ke Level 2

Regional
Cari Pakan Sapi, Kakek 65 Tahun Tewas Jatuh dari Pohon Trembesi Setinggi 17 Meter

Cari Pakan Sapi, Kakek 65 Tahun Tewas Jatuh dari Pohon Trembesi Setinggi 17 Meter

Regional
Polisi Nyaris Dibacok Saat Hampiri Pria yang Berkata Kasar Padanya

Polisi Nyaris Dibacok Saat Hampiri Pria yang Berkata Kasar Padanya

Regional
Beredar Kabar Kapal dari Nunukan Bisa Kembali Berlayar ke Malaysia, Ini Faktanya

Beredar Kabar Kapal dari Nunukan Bisa Kembali Berlayar ke Malaysia, Ini Faktanya

Regional
Kota Tegal PPKM Level 1, Wali Kota: Warga Jangan Euforia

Kota Tegal PPKM Level 1, Wali Kota: Warga Jangan Euforia

Regional
Ketahuan Main Judi Online, 2 Pemuda Dicambuk

Ketahuan Main Judi Online, 2 Pemuda Dicambuk

Regional
Armuji Bersihkan Taman Bungkul, Akankah Area Publik Dibuka Usai Surabaya Masuk PPKM Level 1?

Armuji Bersihkan Taman Bungkul, Akankah Area Publik Dibuka Usai Surabaya Masuk PPKM Level 1?

Regional
Keramba Ikan Nelayan di Kukar Hancur Berantakan Ditabrak Ponton Batu Bara

Keramba Ikan Nelayan di Kukar Hancur Berantakan Ditabrak Ponton Batu Bara

Regional
OTK Kibarkan Bendera Bintang Kejora di Tower Setinggi 42 Meter di Manokwari, Ini Penjelasan Polisi

OTK Kibarkan Bendera Bintang Kejora di Tower Setinggi 42 Meter di Manokwari, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Mantan Kepala UPTD Samsat Malingping Dituntut 7 Tahun Penjara

Mantan Kepala UPTD Samsat Malingping Dituntut 7 Tahun Penjara

Regional
PPKM di DIY Turun ke Level 2, Sultan HB X Tetap Minta Warganya Tak Bepergian

PPKM di DIY Turun ke Level 2, Sultan HB X Tetap Minta Warganya Tak Bepergian

Regional
Polda Jateng Terima Aduan 34 Pinjol Ilegal, Cek Daftarnya

Polda Jateng Terima Aduan 34 Pinjol Ilegal, Cek Daftarnya

Regional
Polisi Sebut 2 Pinjol Peneror Wagub Lampung Ilegal, OJK: Jika Diteror, Blokir Nomornya

Polisi Sebut 2 Pinjol Peneror Wagub Lampung Ilegal, OJK: Jika Diteror, Blokir Nomornya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.