Penyelundupan Ribuan Benih Lobster Senilai Rp 10 Miliar Tujuan Singapura Digagalkan

Kompas.com - 20/07/2021, 16:33 WIB
Tersangka dan benih lobster yang diamankan di Mapolda Bangka Belitung, Selasa (19/7/2021). KOMPAS.COM/HERU DAHNURTersangka dan benih lobster yang diamankan di Mapolda Bangka Belitung, Selasa (19/7/2021).

BANGKA, KOMPAS.com - Aksi penyelundupan ribuan benih lobster digagalkan Polisi Perairan Polda Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (19/7/2021) dini hari.

Kawanan penyelundup diduga hendak memanfaatkan kelengahan petugas saat malam hari yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.

"Ini dilakukan malam hari, mereka transaksi dari kapal ke kapal. Mencoba memanfaatkan kelengahan petugas, tapi tim tetap berpatroli setelah adanya informasi ini," kata Kepala Polda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Anang Syarif Hidayat saat gelar kasus di Mapolda, Selasa siang.

Baca juga: Saya Yakin Waktu Diangkat ke Bed, Istri Saya Sudah Meninggal

13 peti lobster senilai Rp 10 miliar

Anang menuturkan, benih lobster yang diamankan sebanyak 67.600 ekor dan tersimpan dalam 13 peti.

Harga komoditas maritim tersebut ditaksir mencapai Rp 10 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tiga tersangka berasal dari Banyuasin, Sumsel, sudah ditahan," ujar jenderal bintang dua itu.

Para tersangka terancam hukuman maksimal 8 tahun penjara atau denda Rp 8 miliar.

Selain para tersangka, juga diamankan satu unit kapal motor.

Baca juga: Pengakuan Pria dalam Video Viral Terobos Penyekatan: Saya Tarik Polisi ke Pinggir karena...

 

Ilustrasi bibit lobsterKOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Ilustrasi bibit lobster
Kepolisian saat ini terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak-pihak lainnya yang terlibat dalam produksi dan penerimaan komoditas barang tanpa dokumen tersebut.

Menurut Anang, benih lobster merupakan komoditas dari luar Bangka yang hendak diselundupkan ke Singapura melalui jalur pelayaran Selat Bangka dan Batam.

Perairan Bangka Belitung, kata Anang, kini dalam pengawasan maksimal karena diduga kerap menjadi jalur penyelundupan dari berbagai daerah.

"Kita tahu Bangka Belitung itu perairannya cukup padat dan ombaknya tidak terlalu besar, jadi ini buat penyelundupan," ujar Anang.

Baca juga: Ganjar: Kalau PPKM Diperpanjang dengan Pola Sama seperti Ini, Masyarakat Berat

Selanjutnya, kepolisian berkoordinasi dengan Balai Karantina Perikanan untuk melepasliarkan benih lobster di perairan Pulau Ketawai Bangka Tengah.

"Ini tidak bisa lama, langsung setelah ini dilepaskan di Pulau Ketawai. Di sana juga sudah ada rumpon sebelumnya," pungkas Anang.

Diharapkan ribuan lobster tersebut bisa hidup dan menjadi salah satu sumber tangkapan nelayan.

Pariwisata Pulau Ketawai juga bisa terbantu dengan banyaknya lobster di gugusan karang yang menjadi lokasi penyelaman wisatawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Lengkap TM Korban Pinjol, Utang Rp 2,6 Juta Cair 50 Persen, Telat Sehari Sudah Diteror 'Debt Collector', Akhirnya Depresi

Cerita Lengkap TM Korban Pinjol, Utang Rp 2,6 Juta Cair 50 Persen, Telat Sehari Sudah Diteror "Debt Collector", Akhirnya Depresi

Regional
Seekor Anak Jerapah Lahir, Satwa Penghuni Mazoola Lamongan Bertambah

Seekor Anak Jerapah Lahir, Satwa Penghuni Mazoola Lamongan Bertambah

Regional
Buntut Bentrok Simpatisan Silat dan Warga di Lamongan, Polisi dan TNI Gelar Patroli

Buntut Bentrok Simpatisan Silat dan Warga di Lamongan, Polisi dan TNI Gelar Patroli

Regional
Pasang Pelat Motor 'Aku Masih Sayang Kamu', Pengendara Ini Santai Berkeliaran di Jalan Raya

Pasang Pelat Motor "Aku Masih Sayang Kamu", Pengendara Ini Santai Berkeliaran di Jalan Raya

Regional
Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Regional
Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Regional
Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Regional
Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Regional
'Blok Santri' Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

"Blok Santri" Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

Regional
Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Regional
Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Regional
Mensos Risma Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Kagum dengan Perjuangannya Mengusir Belanda

Mensos Risma Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Kagum dengan Perjuangannya Mengusir Belanda

Regional
BPBD Kabupaten Malang Sebut Belum Ada Kerusakan akibat Gempa

BPBD Kabupaten Malang Sebut Belum Ada Kerusakan akibat Gempa

Regional
Harapan Gubernur Riau di Hari Santri Nasional, Ponpes Lahirkan Santripreneur

Harapan Gubernur Riau di Hari Santri Nasional, Ponpes Lahirkan Santripreneur

Regional
Kunjungi Ponpes di Jatim, Menteri Nadiem Cerita Pengalaman Pernah Menginap di Pesantren Saat Remaja

Kunjungi Ponpes di Jatim, Menteri Nadiem Cerita Pengalaman Pernah Menginap di Pesantren Saat Remaja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.