Kompas.com - 20/07/2021, 14:19 WIB
Ilustrasi covid varian delta ShutterstockIlustrasi covid varian delta

JAYAPURA, KOMPAS.com - Satgas Covid-19 Papua mengonfirmasi virus corona varian delta sudah masuk ke Kabupaten Merauke.

"Tadi malam, Senin (19/7/2021) sudah dapat konfirmasi dari teman-teman di Litbangkes bahwa dari 12 sampel (pasien di RSUD Merauke) yang diperiksa, 10 dinyatakan positif varian delta," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule, di Jayapura, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Covid-19 Varian Delta Ditemukan di Gunungkidul, Dinkes Minta Warga Disiplin Prokes 5M

Dengan masuknya varian tersebut, seluruh pihak harus membangun kesadaran diri bersama bahwa protokol kesehatan (prokes) harus dijalankan.

Baca juga: Beda Gejala Covid-19 dari Strain Awal, Varian Alpha, Beta, dan Delta

Silwanus menegaskan, walau dari sisi klinis virus tersebut baru ditemukan di Merauke, tidak menutup kemungkinan varian delta sudah ada di kabupaten lain yang ada di Papua.

Hal ini dikarenakan baru dua kabupaten di Papua yaitu Jayawijaya dan Asmat yang menutup bandara dan pelabuhannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Virus ini yang bergerak melalui manusia. Kalau masih ada pembukaan, aktivitas masyarakat masih tetap jalan, artinya virus ini tetap bergerak. Jadi tidak menutup kemungkinan virus ini sudah ada di kabupaten lain," kata Silwanus.

 

Dia juga meminta aparat keamanan untuk tegas melakukan penindakan kepada siapa saja yang tidak menjalankan prokes.

Pengetatan

Merespons masuknya varian delta ke Merauke, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri memastikan akan mendukung seluruh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait dengan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kami akan lebih ketat dan menindak siapa saja yang tidak jalankan prokes," kata Fakhiri.

Hingga Senin (19/7/2021), ada 30.188 kasus Covid-19 di Papua. Dari jumlah tersebut, 5.378 pasien masih dirawat, 24.015 orang sembuh, dan 634 pasien meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Prajurit Kodam Pattimura Latihan Bersama Militer AS, Pangdam: Jaga Nama Baik TNI AD

Puluhan Prajurit Kodam Pattimura Latihan Bersama Militer AS, Pangdam: Jaga Nama Baik TNI AD

Regional
Menahan Tangis, Bupati Non-aktif Muara Enim Minta Rekening Keluarganya Dibuka, Merasa Dizalimi KPK

Menahan Tangis, Bupati Non-aktif Muara Enim Minta Rekening Keluarganya Dibuka, Merasa Dizalimi KPK

Regional
Heboh Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri yang Diduga Dilakukan Dosen Pembimbing Skripsi, Ini Kata Pihak Kampus

Heboh Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri yang Diduga Dilakukan Dosen Pembimbing Skripsi, Ini Kata Pihak Kampus

Regional
Investasi Fiktif Guru Madrasah di Bogor Tipu Korbannya hingga Rp 23 Miliar, Polisi: Rekening Tersangka Tinggal Rp 200 Ribu

Investasi Fiktif Guru Madrasah di Bogor Tipu Korbannya hingga Rp 23 Miliar, Polisi: Rekening Tersangka Tinggal Rp 200 Ribu

Regional
Kawah Lumpur Kesongo Blora Meletus, Ini Kronologinya

Kawah Lumpur Kesongo Blora Meletus, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Raju, Atlet Selancar yang Ditolak Masuk Tim PON NTT, Berhasil Raih 2 Medali di Papua

Cerita Raju, Atlet Selancar yang Ditolak Masuk Tim PON NTT, Berhasil Raih 2 Medali di Papua

Regional
Mobil Terios Terbalik, Pengemudi dan Penumpang Malah Kabur, Polisi: Sopirnya Mabuk

Mobil Terios Terbalik, Pengemudi dan Penumpang Malah Kabur, Polisi: Sopirnya Mabuk

Regional
Ayah Tega Perkosa Anak Kandung hingga Hamil 7 Bulan, Ketahuan Sang Ibu Saat Periksa ke Bidan

Ayah Tega Perkosa Anak Kandung hingga Hamil 7 Bulan, Ketahuan Sang Ibu Saat Periksa ke Bidan

Regional
Data Aplikasi Tidak Sinkron, Pemkab Landak Kalbar Mengaku Tak Dapat Jatah Vaksin Covid-19

Data Aplikasi Tidak Sinkron, Pemkab Landak Kalbar Mengaku Tak Dapat Jatah Vaksin Covid-19

Regional
Guru Honorer di Krayan Kaltara Bunuh Macan Tutul dan Unggah Fotonya di Medsos, Ini Alasannya

Guru Honorer di Krayan Kaltara Bunuh Macan Tutul dan Unggah Fotonya di Medsos, Ini Alasannya

Regional
Penembakan Kantor Bank Sinarmas Pontianak Sudah Terjadi Dua Kali

Penembakan Kantor Bank Sinarmas Pontianak Sudah Terjadi Dua Kali

Regional
Polisi Tangkap Kades di Sultra yang Perintahkan Warganya Bawa Bom Saat Demo

Polisi Tangkap Kades di Sultra yang Perintahkan Warganya Bawa Bom Saat Demo

Regional
Anak di Bawah 12 Tahun di Karawang Tak Boleh Masuk Tempat Wisata, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Anak di Bawah 12 Tahun di Karawang Tak Boleh Masuk Tempat Wisata, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Regional
Cerita Penumpang Pesawat Citilink Saat Anak Kecil Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat: Pramugari Berlarian...

Cerita Penumpang Pesawat Citilink Saat Anak Kecil Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat: Pramugari Berlarian...

Regional
Pria Ini Mengaku Dibegal ke Polisi agar Tidak Ketahuan Gelapkan Uang Perusahaan untuk Berjudi

Pria Ini Mengaku Dibegal ke Polisi agar Tidak Ketahuan Gelapkan Uang Perusahaan untuk Berjudi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.